Nama, Hadiah Pertama Si Kecil

31 10 2008

Menanti sang buah hati adalah salah satu pengalaman menyenangkan sekaligus mendebarkan bagi calon orangtua. Termasuk memilih nama yang tepat bagi si kecil.

Memilih nama memang menyenangkan, meski kadang membuat orangtua bingung. Pasalnya, nama adalah hadiah pertama yang diberikan bagi sang buah hati yang akan digunakan selamanya. Sebaiknya proses mencari nama untuk calon bayi jangan hanya sembarangan dan asal pilih saja.

Nama merupakan persoalan penting. Meskipun William Shakespeare mengatakan,“What’s in the name, a rose is a rose“. Apalah artinya sebuah nama, setangkai mawar tetaplah mawar yang harum mewangi.

Pemilihan nama yang tidak biasa atau unik memang semakin banyak dilakukan oleh para pasangan muda saat ini.

Tengok saja pasangan Chris Martin dan Gwyneth Paltrow yang menamakan putrinya, Apple. Tak kalah unik, pasangan Arthur Ashe dan Jeanne Moutoussamy menamai anaknya, Camera. Nama Fuchsia menjadi pilihan Sting dan Trudie Styler untuk putrinya.

Dari pasangan selebritis Indonesia juga dapat ditemukan nama unik. Pasangan Melly Goeslaw dan Anto Hoed juga memilihkan nama unik bagai kedua putranya. Putra pertama pasangan ini dinamai Anakku Lelaki Hoed. Nama putra kedua pasangan Melly dan Anto juga tidak kalah unik yaitu Pria Bernama Hoed.

Selain itu, artis sinetron Lucky Hakim menamai putri pertamanya, Nokia Alike Putri Hakim. Yang artinya, bintang penghubung nan cantik. Dia menuturkan, ingin agar Nokia bisa menjadi penghubung ayah dan ibunya kelak.

“Kami mengambil nama Nokia bukan karena merek handphone, tetapi Nokia diambil dari bahasa Italia yang punya arti bintang penghubung,” jelas Lucky.

Menurut Penulis buku best seller Baby Name Book in the world, Bruce Lansky, beberapa orangtua menyesuaikan dengan memberi nama yang umum namun dimodifikasi dari pengucapapan atau ejaannya.

“Bahkan beberapa orangtua berusaha untuk mencari nama baru yang diperoleh dari tempat-tempat yang jauh,” ujar Lansky yang baru-baru ini merilis buku terbarunya Baby Names Around the World.

Dia menuturkan, saat ini perbedaan gender tidak lagi menjadi persyaratan mutlak untuk pemberian nama. Lansky mengungkap, tren yang terjadi ialah anak perempuan seringkali diberi nama yang biasanya diberikan nama anak laki-laki.

“Kini terdapat nama-nama yang dapat digambarkan sebagai nama androgini, yaitu nama yang dapat digunakan oleh anak laki-laki dan perempuan. Misalnya, nama seperti Terry, Chris, Dana dan Cameron,” paparnya.

Lansky menyarankan, untuk memilih nama anak sebaiknya kembali ke latar belakang yang paling fundamental, yang biasanya merupakan kebalikan dari pemberian nama sesuai tren.

“Pilihlah nama yang paling mudah diingat dan mudah diucapkan. Kemudian, pilihlah nama yang memiliki image positif dan tidak mudah untuk diejek. Serta, pilihlah nama panggilan yang disukai oleh orangtua,” saran Lansky.

Lebih baik berbagi pendapat dalam keluarga mengenai nama yang akan dipilih. Kemudian lihatlah respon ketika mereka mendengar nama tersebut.

“Pilihlah nama yang mendapat respon positif dibandingkan gumaman yang tidak senang,” tukas Lansky. (ri)

Tips Memilih Nama

Ada beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan sewaktu orangtua memilih dan menentukan nama bayi, antara lain:

  • Pilihlah nama yang terdengar indah sewaktu diucapkan dan serasi dengan nama keluarga Anda, bila menggunakan nama keluarga dibelakang nama si kecil kelak.
  • Memilih nama yang unik tetap bagus asalkan tetap indah didengar, serasi dan mudah diucapkan. Unik tidak berarti menjadi nama yang terdengar aneh atau sulit diucapkan.
  • Memilih nama yang mengandung makna dan arti yang positif untuk kehidupan. Salah satu hal yang penting, jangan memberi nama yang mengandung arti dan makna buruk. Ingat nama tersebut akan dibawa selamanya oleh anak Anda.
  • Pilihlah nama yang mudah untuk mengambil nama singkat atau panggilan sehari-hari. Juga pilihlahnama yang mudah untuk diucapkan.
  • Pertimbangkn untuk memilih nama yang menunjukkan jenis kelamin yang jelas. Meskipun tengah tren memberikan nama yang dapat digunakan untuk pria dan wanita, sebaiknya Anda pertimbangkan lagi.
  • Tampunglah semua ide-ide nama yang ada dengan suatu daftar, bisa dari majalah, tv, atau keluarga dan teman Anda. Sebaiknya jangan membiarkan siapapun memaksa untuk memberikan nama yang Anda tidak suka.
  • Diskusikan bersama pasangan untuk memberi nama yang terbaik bagi si buah hati. Yang terpenting ialah kedua orangtua memilih dan memutuskan nama bayi yang disukainya.

Sumber : Republika





Perlukah Bayi Dititipkan di Baby Day Care ?

31 10 2008

Di negara kita, kaum pria yang diberi cuti untuk mengurus bayi mungkin masih berada di awang-awang. Bahkan menjadi wacana pun belum pernah terdengar. Apa boleh buat, ketika akhirnya tidak ada orang yang dapat dimintai bantuan untuk merawat bayi, istri akhirnya berhenti bekerja.

Walau begitu, buat ibu bekerja yang ingin memastikan bahwa bayinya selamat sentosa, ada juga pilihan untuk menitipkan bayi di baby day care. Di Jakarta sendiri sudah ada beberapa baby day-care yang didirikan di dekat wilayah perkantoran. Umumnya, baby day-care yang baik bukanlah tempat penitipan anak semata, namun dilengkapi fasilitas serta program-program yang disusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan anak bereksplorasi dengan aman. Kagan, seorang ahli psikologi perkembangan, mengemukakan bahwa umumnya anak usia 4 bulan sudah bisa dimasukkan dalam day-care center, seperti yang terjadi di Amerika Serikat.

Yang jadi pertanyaan sekarang, apakah memang perlu untuk menitipkan anak pada baby day care?

Bila melihat fakta bahwa ibu bekerja dan tidak ada famili yang dapat dititipi bayi, maka program ini tentu saja masuk akal. Namun kenyataannya, kecenderungan untuk menitipkan anak dalam program child day-care bukanlah disebabkan karena ibu  harus bekerja sepanjang hari, melainkan lebih banyak dipengaruhi oleh alasan trend saja. Tak jarang, bayi mungil dititipkan di tempat ini karena orangtuanya tidak mau repot mendidik atau mengajari beberapa keterampilan pada bayi mereka dengan harapan anak akan lebih pintar bila dididik oleh orang yang ahli.

Apakah sebenarnya kebutuhan bayi yang belum berusia setahun? Menurut  psikolog perkembangan yang lain, Erik Erikson, kebutuhan dasar anak pada masa bayi (baru lahir) sampai dengan kurang lebih 1 tahun adalah kebutuhan yang bersifat biologis dan psikologis.

Kebutuhan biologis mencakup makan, minum, pakaian, dan segala urusan pencernaan. Kebutuhan psikologis meliputi kebutuhan akan rasa aman, merasa diri dicintai dan diperhatikan, dan kebutuhan untuk dilindungi. Untuk itu, diperlukan figur orang tua dan pola pengasuhan yang konstan sehingga anak bisa memercayai dan meyakini bahwa orangtua selalu siap menanggapi kebutuhannya.

Jika ternyata dalam prosesnya terjadi hambatan yang menyebabkan hubungan antara keduanya terganggu, misalnya karena orang tua meninggal, terlalu sibuk, sakit, atau situasi apa pun yang menyebabkan terpisahnya hubungan antara anak dengan orang tuanya, maka sang anak akan berpikir bahwa dirinya tidak lagi dicintai. Anak berpikir begitu karena pola pikir mereka yang masih egosentris.

Menurut Erik, anak yang tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang konstan di tahun pertama kehidupannya, akan tumbuh semacam rasa basic mistrust. Ia akan merasa kurang percaya diri (persepsinya mengatakan bahwa dirinya ditolak atau  diabaikan) dan kurang dicintai oleh orang tuanya. Anak tersebut juga akan tumbuh menjadi orang yang sulit mempercayai orang lain karena semasa kecilnya ia tidak menerima kehadiran orang tua yang konstan, stabil, dan predictable.

Masalahnya adalah, anak yang demikian nantinya mungkin akan berkembang menjadi anak yang bermasalah, misalnya, selalu harus menempel pada ibu, lebih suka menyendiri dari pada bermain bersama teman-teman yang lain, pemalu, minder, takut terhadap orang asing, terlalu sering menangis, dan berpotensi mengalami masalah dalam pelajaran sekolah.

Tapi, tak berarti dengan demikian baby day care bukan solusi. Sebab, ketimbang Anda mengambil risiko lebih tinggi dengan meninggalkan anak di rumah dengan pengasuh anak yang tidak terlatih dan tidak terpercaya, institusi ini boleh jadi merupakan suatu jawaban. Hanya, seperti juga memilih pengasuh, Anda perlu berhati-hati memilihnya. Carilah day-care yang benar-benar berkualitas, apakah sesuai dengan kebutuhan yang sedang dihadapi, dan apakah memang benar-benar dibutuhkan. Lihat juga apakah tempat terkait menunjukkan faktor kebersihan dan keamanan yang memadai. Selain itu, peraturan sebaiknya juga fleksibel, di mana Anda diizinkan untuk menelepon pengawas baby day care bila ingin mengecek kondisi anak.





Jangan Mengguncang Bayi Terlalu Keras !

17 09 2008

Jangan Mengguncang Bayi Terlalu Keras !

Tujuan awal untuk menimang-nimang si buah hati adalah untuk menenangkannya dari kerewelan atau agar ia segera tertidur, tetapi, karena terlalu keras  melakukannya, sehingga menyerupai guncangan, akibatnya malah bisa fatal bagi bayi. Shaken Baby Syndrome, adalah cedera yang diderita bayi atau balita akibat diguncang keras-keras. Akibat goncangan keras ini, bagian paling parah yang mengalami cedera biasanya adalah otak.

Keadaan itu terjadi karena saat bayi diguncang, otak dan tulang tengkorak bergerak ke arah yang berlawanan secara berulang kali, akibatnya, bisa terjadi kerusakan pada pembuluh darah halus yang memang masih rentan pada bayi, sehingga terjadi perdarahan. Bila perdarahan terjadi di dalam otak atau retina mata, dapat menimbulkan kebutaan, paralisis (kelumpuhan), serangan jantung, retardasi mental, bahkan kematian.

Dua gejala yang dapat membuktikan terjadinya Shaken Baby Syndrome adalah :

1. Subdural hematoma (pembengkakan di bawah selaput keras otak)

2. Retinal haemorrhagin (perdarahan pada retina mata).

Goncangan terlalu keras biasanya dilakukan ketika orang tua panik dalam usaha menenangkan anaknya yang menangis rewel, oleh karena itu, jika anak rewel dan semua usaha untuk menenangkannya telah diupayakan, misalnya menimang atau memutarkan musik lembut namun tidak berhasil juga, maka pengasuh atau orang tua disarankan meninggalkan diri dulu sebelum melakukan tindakan selanjutnya.

sumber: Ayahbunda





Tahapan Pemberian Makan Bayi

17 09 2008

Usia 0 – 4 bulan:

Makanan yang sebaiknya diberikan adalah ASI Eksklusif atau hanya susu formula jika ibu tidak dapat memberikan ASI.

Usia 4 – 6 bulan:

Mulai mendapatkan makanan padat. Namun masih dalam bentuk halus, contoh, bubur, jus, dll.

Usia 6 – 8 bulan:

Diperkenalkan pada buah dan sayuran yang tidak lagi dihaluskan. Namun pilih buah dan sayuran yang lunak dan tidak berbiji, agar anak tidak tersedak.

Usia 8 – 10 bulan:

Makanan yang kenyal, contoh, makaroni, jeli. Bentuk makanan ini sebaiknya dapat dipegang anak, guna merangsang keterampilan motorik halusnya.

Usia 10 – 12 bulan:

Dapat mengkonsumsi berbagai makanan, dan mulai berusaha makan sendiri.

sumber: Ayahbunda





Kandungan Kimia Botol Bayi Berbahaya

11 09 2008

Kalau anda masih memberikan susu bayi dengan botol, sebaiknya kini berpikir ulang. Dalam penelitian di Amerika baru-baru ini, bisphenol A, salah satu bahan kimia yang digunakan untuk membuat botol bayi dan minuman soda dinyatakan berbahaya untuk kesehatan anak-anak dan masih memerlukan penelitan lebih dalam untuk bisa dipastikan aman digunakan.

Tes terhadap hewan telah menunjukkan efek yang berbahaya dari kandungan kimia bahan ini, yang terkenal disebut BPA. The National Toxicology Program melaporkan resiko bahan kimia ini terhadap anak-anak. Orang tua disarankan membatasi penggunaan botol-botol ini dalam keluarga mereka, tapi institusi ini belum merekomendasikan perubahan standar kesehatan Amerika.

Dalam penelitian ini, versi terakhirnya telah dilaporkan sejak April, yang menggarisbawahi perbedaan dengan pernyataan pemerintah mengenai standar keamanan zat kimia ini. Staf dari Administrasi Makanan dan Obat mengatakan bahwa laporan terakhir bulan lalu ada selisih perbedaan keamanan untuk bisphenol A ketika digunakan dalam produk yang kontak dengan makanan.

“Tidak tertutup kemungkinan BPA mempunyai efek terhadap kesehatan manusia,” ujar John Bucher, Direktur Toxicology Group. Dalam pernyataannya, Bucher menambahkan bahwa melihat perkembangan pengaruh bisphenol A terhadap hewan, yang mempunyai tingkat sama dengan manusia.

Sementara pada Apri lalu, Kanada menjadi negara pertama yang memastikan label bisphenol A adalah racun dan melarang penggunaannya di botol bayi. Sedangkan Senator dari Partai Demokrat di New York Charles Schumer mengaku akan memperhatikan masalah ini dan mengharapkan bahan kimia ini tidak digunakan dalam produk anak-anak. “Tapi butuh penelitian yang lebih detil dan jelas.”

Bisphenol A sendiri sesudah jamak digunakan pada produk botol-botol bayi dan minuman soda. Perusahaan minuman soda menggunakan bahan ini untuk melindungi minuman bersentuhan langsung dengan alumunium.