Ibu Rumah Tangga VS Wanita Karir

3 10 2008

Bagi sebagian orang, pilihan untuk menjadi ibu rumah tangga atau wanita karir merupakan pilihan yang tidak mudah. Ada yang rela mengorbankan karirnya yang gemilang demi mengurus anak dan suami, tapi dengan catatan suami sudah memenuhi kebutuhan keluarga lebih dari cukup. Sementara sebagian wanita lainnya sebenarnya ingin tinggal di rumah, menemani anak bermain dan menunggu suami pulang kerja. Tapi apa daya tuntutan ekonomi memaksa mereka untuk ikut bekerja.

Dilematis memang, karena bekerja bukan hanya ajang mencari sesuap nasi sebutir berlian, tapi juga sebagai wahana untuk aktualisasi diri atau unjuk kemampuan bagi kaum wanita.

Bagi Anda yang masih bingung mempertimbangkan antara menjadi ibu rumah tangga yang baik atau wanita karir, berikut ini beberapa alasan yang patut jadi bahan pertimbangan anda:

Alasan untuk ‘Tidak’ Bekerja

1. Tuntutan keluarga untuk berhenti kerja.

2. Memiliki waktu yang sangat fleksibel untuk keluarga.

3. Anak-anak membutuhkan keberadaan sosok ibu di rumah.

4. Tidak menyukai pekerjaan.

5. Pendapatan suami sudah mencukupi.

6. Tempat kerja jauh dari rumah, biaya dan rasa capek tidak sebanding dengan gaji.

7. Malas terikat atau diatur oleh orang lain.

8. Kondisi anak yang tidak memungkinkan pengasuhannya diserahkan kepada orang lain. Misalnya karena sakit-sakitan atau mengidap penyakit tertentu.

9. Demi alasan kesehatan sendiri, karena menjalankan tanggung jawab pekerjaan sekaligus tanggung jawab rumah tangga membutuhkan kondisi kesehatan yang fit.

Alasan Harus Bekerja

1. Pendidikan tinggi, sayang jika tidak dimanfaatkan.

2. Orang tua menginginkan anda bekerja.

3. Penghasilan suami belum mecukupi.

4. Bekerja adalah aktualisasi diri dan sebagai ajang sosialisasi.

5. Punya kebebasan finansial, tidak harus bergantung sepenuhnya pada suami.

6. Untuk menunjang kebutuhan sendiri, misalnya membantu keluarga tanpa meminta dari suami.

7. Bekerja membuat anda merasa dihargai.

8. Anak-anak dan suami bangga jika anda bekerja.

9. Bekerja dapat menambah wawasan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pola asuh anak-anak.

Di antara dua pilihan di atas, bagian mana yang paling sesuai dengan kondisi anda saat ini? Selebihnya, diskusikan masalah ini dengan pasangan sebelum mengambil keputusan, agar tidak ada penyesalan di belakang.

Sumber : Hanyawanita

Advertisements

Actions

Information

One response

18 12 2008
ety muslimah

jadi binggung mbak jadinya dalam hati kecil saya kepengen jadi ibu rumah tangga yang sejati tapi saya juga cinta pekerjaan saya sebagai guru di sd rasanya senang melihat anak2 mengerti dan memahami apa yang kita jelaskan apa lagi kalau mereka tersenyum bahagia kepada kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: