8 Tanda Cinta Hambar

9 11 2008

Rutinitas, kesibukan, tekanan, serta masalah kantor seringkali membuat cinta Anda berdua-cinta yang bergairah, cinta penuh kehangatan, cinta yang indah, serta cinta yang manis-tiba-tiba terasa hambar. Tandai ciri-cirinya dan cari jalan keluarnya secepat mungkin.

Biasanya dia tak pernah lupa mengatakan betapa cantiknya din Anda saat pulang kantor. Tak jarang dia pun ritemberikan aneka hadiah kecil yang membuat Anda tersanjung. Sering pula Anda tertawa terbahak-bahak ketika dia menceritakan hal bodoh yang dilakukannya di kantor. Anda pun tahu jelas, siapa saja yang membuat onar di kantor pada hari itu karena selalu dia menceritakannya sambil berkeluh kesah saat makan berdua. Tak terhitung, mata Anda dan matanya bertatapan sehingga secara tak sengaja mengetahui apa yang Anda atau dia pikirkan.

Ketika bepergian ke luar kota ia pun tak pernah absen menghubungi Anda di mana saja Anda berada. Begitu tiba di tempat tujuan, saat malam tiba, bahkan saat-saat jam tidur si kecil. Sepertinya kesibukan bukanlah suatu kendala yang serius. Sesibuk apa pun si dia di kantor, Watau sesibuk apa pun Anda berkegiatandi ru , tau pun di luar rumah-Anda berdua selalu berusaha menyisihkan sedikit waktu. Saaf itu tampaknya kehidupan rumah tangga Anda tak memiliki cela sedikit pun. Suami penuh cinta, Anda penuh bakti, dan anak-anak pun tak pernah dirundung masalah.

Semuanya Sudah Berlalu?

Tampaknya semuanya itu hanyalah kisah manis saat tahun-tahun pertama pernikahan Anda. Sekarang semuanya hanya tinggal kenangan. Dia selalu pulang larut malam dengan keadaan yang terlalu penat dengan wajah yang selalu kuyu. Kalaupun dia mengecup kening atau pipi Anda, hal tersebut hanyalah kecupan rutin yang tak memiliki makna sama sekali. Hubungan intim? Bisa dihitung dengan jari dalam dua atau tiga bulan belakangan ini. Saking sibuknya, dia sering lupa kegiatan apa saja yang sedang Anda lakukan saat ini. Sebaliknya, Anda pun tak ingat lagi siapa tim sepak bola favoritnya atau hari apa ia selalu bermain tenis dengan temanteman kantornya. Saat ini tampaknya tak ada lagi waktu bagi Anda berdua untuk bercakap-cakap atau berbincang dari hati ke hati. Semakin jarang Anda berdua berhubungan intim. Setiap hari Anda hanya menjalani tugas, kewajiban, dan rutinitas.

Ke mana perginya semua keindahan, kenikmatan, serta kehangatan cinta yang pernah Anda rasakan di tahun-tahun pertama perkawinan. Hilang, lenyap, sirna! Jangan putus asa dulu. Tak usah berpikir terlalu negatif dan menyangka hal-hal yang bukan-bukan. Anda-dan swami Anda tentunya-hanyalah menghadapi suatu kejenuhan yang membuat cinta Anda berdua tidak lagi indah, tidak lagi menggairahkan, dan tidak lagi manis. Cinta Anda berdua menjadi hambar. Tapi tak usah terlalu khawatir karena keadaan ini merupakan keadaan yang wajar. Keadaan yang dialami oleh hampir semua suami istri di dunia ini.

Cinta Menjadi Hambar

Keadaan seperti ini sebenarnya agak membingungkan. Jika diperhatikan tak ada yang salah dalam kehidupan perkawinan Anda, namun sebaliknya, berjalan dengan mulus pun tidak. Biasanya keadaan ini muncul karena Anda terlalu sibuk, terlalu lelah, atau sedang dalam keadaan stres berat akhirakhir ini. Demikian pula dengan pasangan Anda. Saking sibuk, lelah, atau stres, Anda seolah-olah merasa tak ada yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan hal-hal tersebut, bahkan bicara dengan suami sekali pun.

Keadaan ini tidak hanya disebabkan oleh tekanan atau akibat stamina yang menurun, tetapi bisa pula disebabkan oleh keadaan fisik yang memburuk. Dari serangan flu sampai saat penyembuhan akibat kecelakaan atau pembedahan. Bisa jugs timbul akibat kelelahan yang kronis atau akibat obat-obatan yang diberikan dokter. Namun tak jarang pula keadaan cinta yang hambar ini terjadi akibat kemarahan atau depresi yang selama ini dipendam. Tak tertutup kemungkinan pula keadaan ini tercipta akibat masalah keluarga, masalah di kantor, sebab-sebab eksternal lainnya yang secara tak sadar telah menyerap seluruh energi Anda, termasuk energi yang Anda simpan untuk menyayangi dan mencintai si dia. Pun demikian sebaliknya.

Dialami Pasangan Paling Romantis

Lucunya cinta yang menjadi hambar ini tak hanya dialami oleh pasanganpasangan sibuk. Pasangan yang paling romantis di dunia pun tak kebal dengan keadaan seperti ini. Paling tidak, terjadi sekali atau dua kali dalam kehidupan perkawinan mereka. Kehidupan perkawinan yang rutin serta kegiatan yang itu-itu saja-ditambah dengan tekanan serta masalah kantor dan rumah tangga, didakwa menjadi penyebab cinta menjadi hambar.

Keadaan seperti ini bukanlah sinyal bahwa perkawinan atau rumah tangga Anda sedang “guncang”, namun sebaliknya keadaan ini justru merupakana tanda bahwa Anda harus memperbarui hubungan cinta Anda dengan si dia. Sebaliknya, jangan anggap enteng dan membiarkan keadaan ini berlarut-larut. Bukannya tak mungkin cinta yang hambar akan menciptakan perselingkuhan yang berakhir dengan perceraian. Untuk membuat cinta Anda kembali manis, kembali indah, dan kembali bergairah, tentu saja Anda harus mengetahui penyebabnya.

Tanda Cinta Hambar

1. Merasa tidak aman. Mungkin dalam hati kecil, Anda pernah merasa si dia akan meninggalkan Anda (mungkin dia sangat ganteng sehingga sering diburu-buru oleh banyak wanita di kantor). Padahal sebenarnya ia cinta mati pada diri Anda.

2. Terlalu posesif. Rasa cemburu pada suami yang muncul pada diri Anda dan tercermin lewat tingkah laku, wajar-wajar saja. Tapi jika rasa cemburu ini muncul secara berkesinambungan ini harus dicurigai. Mengapa hal ini tiba-tiba muncul?

3. Melayani secara berlebihan. Jika si dia lelah atau sakit, layani sewajarnya. Jangan melayani dan menyayangi dia secara berlebihan seakanakan suami Anda adalah anak kecil yang berumur lima tahun. Bagi pria, pelayanan secara berlebihan-dalam bentuk apapun: ucapan atau pun tingkah laku-dari seorang istri membuat ia merasa tidak berdaya.

4. Curiga yang berlebihan. Jangan terlalu ingin tahu terhadap sikap atau pola hidup si dia yang ke luar dari jalur. Tak usah langsung memeriksa kantong celana atau jaketnya ketika suatu saat ia pulang larut malam. Pulang larut malam bukan berarti selingkuh. Sebaliknya, mengawasi si dia secara berlebihan adalah bukti bahwa Anda tidak percaya pada susmi Anda. Cinta tumbuh atas dasar saiing percaya. Bukan saling curiga.

5. Mengeluh, mengeluh, dan mengeluh. Jika sepanjang hari Anda mengeluh, mengeluh, dan mengeluh terus, Anda harus curiga. Bahkan kesalahan kecil sang suami pun Anda keluhkan.

6. Mengontrol. Jika Anda sudah mulai mengatur seluruh kegiatan di dalam rumah dengan cara Anda sendiri tanpa menghiraukan cara suami, sudah seharusnya Anda curiga. Apa yang terjadi dengan hubungan cinta Anda berdua sehingga segala sesuatunya harus berjalan menurut kehendak Anda, bukan kehendak Anda berdua.

7. Berdusta. Dusta merupakan salah satu tanda yang sangat jelas bahwa kadar cinta Anda pada dirinya tak lagi seperti dahulu. Jika Anda ketahuan berdusta, maka suami tak akan percaya lagi pada Anda. Ingatlah, cinta dibangun atas dasar kepercayaan,

8. Mengungkit kelemahannya. Mengungkit kelemahan-kelemahan si dia saat bertengkar merupakan salah satu indikasi yang sangat jelas bahwa kadar cinta Anda mengalami perubahan. Ketahuilah, pasangan yang menerima sifat masing-masing pasangan apa adanya tak akan saling mengungkit kelemahan masing-masing.

Ciptakan Waktu Untuk Saling Mencintai

Jika merasa cinta Anda sudah mulai hambar atasi segera. Jangan menunda-nunda lagi. Untuk itu buatlah waktu agar Anda dan si dia kembali memiliki cinta yang indah, cinta yang bergairah, dan cinta yang manis. Ciptakan waktu untuk saling mencintai. Ingat, yang penting, kualitas bukan kuantitas. Ada lima cara mudah untuk kembali membuat cinta Anda berdua menjadi lebih bergairah.

1. Usahakan untuk berbicara berdua, dari hati ke hati minimal 15 menit sehari. Jika sedang berada tak serumah, paksakan berbicara melalui telepon.

2. Cobalah untuk berkilas balik dan membangkitkan kenangan-kenangan indah Anda berdua sesering mungkin.

3. Pergi dan nikmati hari-hari hanya berdua saja. Tanpa anak tanpa keluarga. Tak usah sampai menginap di luar kota. Cukup makan malam dengan suasana romantis berdua.

4. Sesekali, ada baiknya Anda menyendiri. Tak harus keluar rumah. Bisa saja dilakukan di ruang kerja atau bahkan di dalam kamar tidur. Lakukan segala hal yang Anda ingin lakukan. Hal ini bisa dianggap sebagai kegiatan mengumpulkan kembali energi emosional Anda sehingga Anda akan berkomunikasi lebih baik dengan si dia.

5. Jangan biarkan suami Anda merasa terlantar dan terasing-padahal ia masih ingin berdua dengan Andahanya karena Anda harus mengerjakan urusan rumah tangga atau mengurusi pekerjaan kantor. Cobalah kompromi agar dia tak merasa terasing, tapi pekerjaan kantor pun beres. (Bhisma)

Sumber: Majalah Lisa

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: