Tanaman Pengusir Nyamuk

21 11 2008

Musim hujan identik dengan pertambahan populasi nyamuk. Ini tentunya akan sangat mengganggu bila kita tidak awas mengantisipasinya. Bisa-bisa sekujur badan bentol digigit nyamuk. Dan yang lebih parah lagi, terjangkit Demam Berdarah. Hiii… seremmmm…

Tapi, ada cara jitu untuk mengatasinya. Dijamin aman bagi kesehatan dan tentunya ramah lingkungan. Caranya dengan menggunakan tanaman pengusir nyamuk. Siapa sajakah “mereka”?

ZODIA

Tanaman asal Papua dengan nama Latin (Evodia suaveolens) termasuk famili Rutaceae mengandung zat evodiamine dan rutaecarpine.

Menurut Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), minyak yang disuling dari daun zodia mengandung linalool 46 persen dan apinene 13,26 persen. Linalool inilah yang berfungsi sebagai pengusir nyamuk. Daun zodia mampu menghalau nyamuk selama 6 jam, dengan daya halau (daya proteksi) sebesar lebih dari 70 persen. Selain efektif mengusir nyamuk, belakangan ini para ilmuwan menemukan khasiat lain dari zodia, misalnya penyembuh sakit kepala, disentri, dan pembunuh sel kanker. Bunganya pun dapat dijadikan obat gosok untuk mengobati masuk angin.

Zodia akan mengeluarkan aroma bila daun-daunnya saling menggosok. Letakkan tanaman di sekitar tempat angin masuk dalam ruangan, bisa juga di sudut ruangan tertentu, kemudian tiup dengan kipas angin. Aroma yang cukup wangi pun akan keluar. Namun, hati-hati bila meletakkan tanaman ini pada ruangan yang terlalu sempit dengan sirkulasi udara yang sedikit. Bisa-bisa orang yang ada dalam ruangan pun pusing dan mabuk.

GERANIUM

Tanaman jenis ini biasanya ditanam di luar ruangan. Menyandang nama Latin Pelargonium Citrosa, tanaman ini tumbuh merumpun, banyak anakan. Daunnya hijau, berbentuk menjangkar (menyerupai jangkar), tepi daun bergerigi. Batangnya banyak mengandung air. Karena mengandung zat Citronella, geranium akan mengeluarkan bau khas (agak langu) apabila daunnya terkena angin. Bau inilah yang membuat nyamuk-nyamuk “migrasi”.

LAVENDER

Penampilan bunga lavender (Lavandula angustifolia) memang amat menarik. Bunganya berwarna ungu kecil-kecil dan mengeluarkan aroma wangi. Bunga ini sering digosok-gosok ke tubuh untuk menghindari gigitan nyamuk. Seperti layaknya zodia, lavender juga mengandung linalool. Keberadaan tanaman lavender mengundang para penyuling minyak atsiri untuk menyuling bunganya. Minyak lavender memang sering dipakai sebagai aromaterapi. Bahkan, di beberapa rumah, minyak lavender ini ditempatkan di ruang tamu.

SERAI WANGI

Si bumbu masak ini ternyata bisa juga mengusir nyamuk. Pasalnya tanaman serai wangi ini mengandung zat-zat seperti geraniol, metilheptenon, terpen-terpen, terpen-alkohol, asam-asam organik, dan terutama adalah sitronelal. Zat sitronelal ini memiliki sifat racun kontak. Sebagai racun kontak, ia dapat menyebabkan kematian akibat kehilangan cairan secara terus-menerus sehingga tubuh nyamuk kekurangan cairan.

Sumber: republika, media indonesia


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: