Takut Mengambil Resiko

27 02 2010

Oleh DR.Jakoep Ezra

Setiap tujuan yang ingin dicapai pasti mempunyai resiko. Mungkin kita akan berkata, jika demikian lebih baik tidak melakukan sesuatu hal yang baru daripada harus menerima resiko yang tidak diharapkan. Tetapi kenyataannya, bukan banyak hal yang baru tapi bahkan semua perkara yang kita lakukan ternyata mempunyai resiko. Saat melangkah dan menyeberangi jalan kita pun punya resiko ditabrak, untuk memulai bisnis ada resiko mengalami kerugian, bahkan untuk mencintai pun kita ternyata punya resiko untuk ditolak. Jadi mengapa kita takut untuk mengambil resiko ?

Penyebab:

–         Tidak punya prediksi

Jika mengingat pengalaman masa kecil, ternyata kita tidak menyadari resiko terjatuh saat mulai belajar berjalan, namun kita toh tetap bersemangat untuk belajar berjalan. Pengalaman kemudian membentuk kita untuk selalu berusaha melindungi diri, memberi rasa aman agar tidak mengalami hal-hal yang merugikan dan tidak terduga sebelumnya. Tidak adanya gambaran/prediksi dapat membuat kita takut untuk mengambil resiko.

–         Tidak yakin pada kemampuan diri sendiri

Meragukan diri sendiri akan melumpuhkan semua tindakan dan reaksi kita dalam menghadapi berbagai kemungkinan dan akibat sehingga kita akan menganggap bahwa mengambil resiko adalah suatu tindakan yang nekad.

–         Tidak melihat keuntungan di balik resiko

Pandangan pesimis hanya dapat melihat kegagalan, kerugian, kekurangan, bahaya, krisis dan semua hal-hal negatif, tetapi tidak dapat melihat buah dan keuntungan yang diperoleh saat kita memutuskan untuk mengambil resiko.

Tips Solusi :

–         Pelajari kondisi dan masalahnya

Ketika kita mengetahui masalah dengan cermat, maka kita akan dapat memperkirakan, mengantisipasi kemungkinan resikonya

–         Melatih kapasitas pribadi

Seorang pemain bulu tangkis mungkin tidak menduga datanya setiap bola yang dikembalikan oleh lawannya, namun hal terbaik yang dapat dilakukan adalah melatih dirinya untuk dapat menerima bola dari segala arah. Kesiapan kita menerima resiko lebih baik daripada setiap usaha untuk menolak resiko

–         Melakukan hal-hal baru adalah warna kehidupan

Semua yang rutin terasa membosankan dan kebosanan juga dapat membuat hidup kita lebih buruk daripada mengambil resiko dengan tantangan baru.

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: