Lapar Mata

14 04 2010

Ghrelin, Pemicu “Lapar Mata”. Saat perut terasa lapar, kita cenderung jadi “lapar mata”. Tak heran bila tanpa sadar kita memesan berbagai jenis makanan atau memenuhi keranjang dengan berbagai jenis panganan. Tindakan ini menurut para ahli dipicu oleh hormon lapar yang disebut ghrelin yang diproduksi oleh tubuh saat kita lapar. Ghrelin diyakini memicu respon di otak yang mendorong kita jadi ”lapar mata”.

Hal tersebut terungkat lewat penelitian terhadap mencit oleh para ahli dari UT Southwestern Medical Centre yang menyebutkan bahwa ghrelin juga memicu respon di otak, meski kita tidak lapar. Hal ini yang membuat seseorang sulit berhenti makan karena merasa menyenangkan, meskpi sebenarnya perut sudah kenyang.

”Studi ini menunjukkan bahwa kita sering menghadapi situasi di mana tanpa alasan yang jelas kita terdorong untuk membeli atau melahap makanan secara berlebihan meski sebenarnya kita sudah kenyang,” kata Dr Jeffrey Zigman, salah seorang peneliti yang hasil studinya dilaporkan dalam jurnal Biological Psychiatry.

Berbagai penelitian sebelumnya juga telah menemukan kaitan antara meningkatnya level ghrelin dengan dorongan perilaku tak tertahankan dalam konsumsi alkohol atau kokain. Zigman dan timnya lalu menduga ghrelin pula yang mungkin meningkatkan unsur hadiah (reward) dalam aktivitas makan. Reward di sini menurut Zigman adalah sesuatu yang membuat kita merasa senang.

Bagaimana ghrelin anda?

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: