9 08 2010

“Sebesar apapun cintamu pada seorang pria. Jangan pernah mengejarnya dan menyatakan cinta lebih dulu. Sebab pria diciptakan bukan untuk dikejar tapi untuk mengejar. Sudah menjadi sifat dasar pria untuk menaklukan hati wanita yang dicintainya. Maka berbahagialah wanita yang dicintai lebih dulu. Dia akan disirami hujan cinta yang amat deras oleh kekasihnya. Sebaliknya jika wanita menyatakan cinta lebih dulu, belum tentu cinta sang pria yang akhirnya membalas cintanya akan langgeng. Bisa saja dia hanya pura-pura mencintai wanita itu atau dia tidak tega menolaknya. Dalam kamus pria memang tidak ada istilah BELAJAR mencintai. Pria adalah makhluk yang jatuh cinta. Bukan belajar untuk mencintai. Tapi wanita, BISA belajar mencintai.”





Nikmati Perbedaan Setiap Pasangan

11 02 2010

Lihatlah sekeliling kita, indahnya warna-warni bunga, satwa dan segala keragaman lain yang menghiasi dunia. Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni, kita tidak akan merasakan hidup semeriah dan seindah sekarang ini, betul ? Begitu pun dengan kehidupan setiap suami istri selalu berhadapan dengan segala macam perbedaan dan warna-warni kehidupan. Sayangnya tidak semua pasangan mampu melihat perbedaan sebagai kekayaan sehingga banyak orang merasa tersiksa karena perbedaan-perbedaan itu.

Setiap orang lahir dengan perbedaan dan keunikannya masing-masing. Mulai dari perbedaan fisik, pola pikir, kesenangan, prinsip, pendapat, dll. Tidaklah mungkin segala sesuatu hal sama. Banyak hal positif yang bisa kita peroleh dengan perbedaan.

Ada beberapa syarat untuk dapat saling menerima perbedaan diantara pasangan :

Cara pandang kita terhadap perbedaan

Berpikirlah positif dengan mensyukuri adanya perbedaan dan anggaplah perbedaan sebagai kekayaan. Cara pandang yang benar akan melahirkan sikap yang tepat. Ada baiknya kita mencari persamaan lebih dahulu, sebelum mencari perbedaan.

Kelola perbedaan sebaik mungkin

Berlatihlah untuk menghargai, menerima, menjalankan dan bertanggung jawab terhadap keputusan bersama, meski berlawanan dengan ide awal kita

Selalu kembali pada tujuan pernikahan

Saat perbedaan terjadi, ingat kembali pada janji-janji pernikahan. Cara ini akan mendorong tercapainya tujuan bersama sekaligus mempraktekkan saling mengasihi.Jangan menonjolkan diri/sombong

Merasa diri paling penting, lebih benar dan lebih baik dari pasangan tidak akan menambah nilai lebih bagi kita. Jadilah beton dalam bangunan.

Cari sumber informasi yang terjamin kebenarannya

Perbedaan bisa muncul karena informasi yang salah. Oleh sebab itu komunikasi dan saling percaya adalah sangat penting bagi setiap pasangan

Koreksi diri sendiri sebelum menyalahkan pasangan

Menyalahkan pasangan terus menerus tidak akan banyak membantu menyelesaikan masalah. Bisa jadi kesalahan sebenarnya terletak pada diri kita. Karenanya koreksi diri sendiri terlebih dahulu merupakan langkah yang paling bijaksana.

Jadi jangan menyesali perbedaan jika tidak mau kehilangan sumber kebahagiaan !





Rahasia Jodoh

25 07 2009

Engkau telah diciptakan berpasangan, dan selamanya engkau akan berpasangan.

Bergandengan tanganlah engkau hingga sayap-sayap panjang nan lebar lebur dalam nyala, dalam ikatan agung yang menyatukan kalian.

Saling menataplah dalam keharmonisan,
Bukan hanya menatap ke depan, tetapi melangkah ke tujuan semula engkau bercinta.

Berpasanganlah engkau karena tidak ada yang benar-benar mampu hidup sendirian.

Berpasanganlah engkau dalam menikmati alam, karena alam dan karunia Tuhan terlampau luas untuk dinikmati sendirian.

Bersamalah engkau dalam setiap keadaan, karena kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis,
Bagi mereka yang disakiti hatinya
Bagi mereka yang mencari
Dan bagi mereka yang mencoba,
Karena merekalah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupan mereka.

Berikan hatimu namun jangan saling menguasainya
Jika tidak, kalian hanya mencintai pantulan diri sendiri, yang kalian temukan dalam dia.

Tegaklah berjajar namun jangan terlampau dekat.
Bukankah tiang-tiang candi tidak dibuat terlalu rapat
Dan pohon cemara tidak tumbuh dalam bayangan masing-masing?

Berkasih-kasihlah, namun jangan membelenggu cinta
Biarkan cinta mengalir dalam setiap tetesan darah
Bagai mata air kehidupan yang gemerciknya senantiasa menghidupi pantai jiwa.

Percayalah bahwa akan ada pasangan cinta dalam hidup Anda.
Belahan hatimu ada di luar sana.

Apabila cinta menggamitmu, ikutlah ia walaupun jalan-jalannya sukar dan curam

Apabila ia mengepakkan sayapnya, serahkanlah dirimu kepadanya,
walaupun pedang yang tersisip pada sayapnya akan melukaimu.

(Kahlil Gibran)





Ketakutan Dlm Hubungan

25 07 2009

Ketakutan terbesar dalam berhubungan sering kali adalah ketakutan akan penolakan atau ketakutan akan pengalaman yang buruk. Cukup sering anda akan menemukan orang, bahkan mungkin anda sendiri, yang sangat takut akan hal tersebut sampai anda tidak berani mengungkap apa yang sesungguhnya anda rasakan. Hal ini tentu akan menyiksa diri anda sendiri.

Masalah ini sangat bisa dimengerti, terutama jika anda pernah mengalami pengalaman buruk sebelumnya. Masalah yang sebenarnya muncul ketika tiba saatnya anda mulai untuk menikmati sesuatu, dan anda masih terhalang oleh ketakutan anda. Apa yang anda lakukan dan bagaimana anda mengatasi hal ini?

Titik awal yang baik adalah dengan mengingat motto berikut, “Tidak ada satupun di kehidupan yang berharga untuk dimiliki, atau disimpan, tanpa usaha dengan resiko rasa sakit.” Jika anda akan berhubungan dengan seseorang, persahabatan juga bisa termasuk di dalamnya, anda harus membuat suatu komitmen pada mereka bahwa anda bersedia memberikan sepenuhnya dari diri anda. Meskipun hubungan tersebut bisa berakhir dengan sakit hati, akan jauh lebih baik mengungkapkan bahwa anda memberikan dan mencintanyai dengan sepenuh hati, daripada menahannya dan ujung-ujungnya hanya membuat hati anda gelisah tidak karuan.

Jika anda merasa sulit membuka diri untuk mencintai/dan atau menjalin suatu hubungan spesial , cobalah untuk mengikuti ide dan tips berikut.

Jangan Berpikir, Lakukanlah
Jelas sekali, bukan berarti menghilangkan pemikiran anda terhadap sesuatu, tapi sebaliknya. Jika anda adalah tipe orang yang sangat menilai segala sesuatu, hentikan. Biarkan diri anda untuk “go with the flow” daripada mengkhawatirkan apa hasilnya nanti. Ingat, ada informasi berharga dalam ucapan, “Whatever will be, will be.”

Beri Peluang untuk Pengalaman
Seberapa sering anda menolak untuk melakukan sesuatu, atau tidak mengejar sesuatu (atau seseorang) karena anda khawatir dengan pengalaman yang tidak menyenangkan? Ambil resikonya lain waktu dan biarkan diri anda menjalani sesuatu. Anda mungkin akan menemukan bahwa resikonya berguna!

Terbuka dan Jujur
Sering sekali anda akan menemukan seseorang yang khawatir tentang sesuatu, tapi tidak pernah sekalipun mengatakannya pada pasangannya mengenai hal itu. Sangat sulit untuk mempertahankan hubungan jika anda tidak membiarkan pasangan anda tahu apa yang anda rasakan mengenai suatu hal atau kekhawatiran yang mungkin anda miliki. Membagi pemikiran anda tidak hanya akan meringankan ketakutan anda, tapi juga bisa mengawali hubungan yang lebih solid lagi.

Berbagi dengan yang Lain
Jika anda merasa tidak aman akan sesuatu, ada peluang besar bahwa hal itu disebabkan oleh sesuatu yang mirip yang pernah anda lakukan dulu. Buang jauh-jauh perasaan bersalah dengan mengikuti aturan berharga berikut, “Berbagilah dengan yang lain seperti mereka berbagi dengan anda.” Tidak hanya anda akan merasa lebih baik dengan diri anda, anda juga akan merasa lebih mudah untuk terbuka bila anda tidak memiliki sesuatu untuk disembunyikan.

Ingat, terdapat sejumlah resiko tertentu disegala sesuatu yang anda lakukan. Memperkenankan diri anda bebas merasakan cinta, dengan segala ketidakpastiannya, lebih berharga dari investasi apapun di dunia ini.





Selingkuh, Cerai Atau Bertahan ?

2 01 2009

Sebuah pepatah mengatakan, waktu memberikan warna yang lebih indah pada berbagai peristiwa. Saya percaya bahwa hal ini tentu benar. Waktu juga dapat mengubah pemikiran kita sebagai orangtua. Tetapi inilah keanehannya. Jika waktu begitu pandai menghalau hal yang menakutkan dari pikiran kita, maka mengapa kita merasa begitu sulit melupakan kejadian-kejadian dimana seseorang yang kita cintai sangat melukai kita? Mungkin ingatan mengenai perselingkuhan atau cara kita  diperlakukan ketika kita sangat membutuhkan dukungan. Anda tidak akan pernah meyadari kenangan baik apa yang Anda miliki sebelum Anda mencoba dengan segenap untuk melupakan kenangan buruk yang pernah terjadi.

Berkali-kali orang mengatakan kepada saya, “Saya benar-benar tidak dapat melupakannya – saya berharap bisa melakukannya.” Mungkin kita tidak dapat menghapus kenangan-kenangan itu – tetapi dengan kemauan, jangan berusaha mempertahankannya. Bagaimanapun kita dapat memaafkan.

Ketika Anne menceritakan kepada Jack tentang hubungan gelapnya yang sudah berakhir, Anne tidak yakin apa yang ia harapkan akan dilakukan oleh Jack. Dan pikirannya dipenuhi oleh banyak kemungkinan, termasuk kepergian Jack. Namun tidak ada yang terjadi. Tidak ada komentar, tidak ada air mata, tidak ada kemarahan, hanya berdiam diri – selama hampir dua bulan. Akhirnya dia menulis surat kepada Jack:

Jack,seandainya aku dapat mengulang hal ini tahun lalu, aku akan melakukannya berapapun biayanya. Aku sungguh tidak mengerti apa yang membuatku melakukan apa yang kulakukan. Aku tahu kita telah melewati masa yang buruk, tetapi tidak ada satu pun yang membenarkan tindakanku kepadamu. Aku mencintaimu dan mencintai anak-anak kita, tetapi seandainya kita mempunyai kesempatan untuk tinggal bersama, aku perlu meminta sesuatu padamu yang tidak patut aku terima. Aku ingin kamu memaafkan aku. Aku tidak ingin kamu mengatakan lagi padaku betapa bersalahnya aku. Aku tahu itu sekarang. Aku hanya ingin kamu memaafkanku.

Jalan untuk berbaikan bagi mereka dimulai dengan surat itu dan dengan menangisnya Jack seharian seperti seorang anak kecil. Tetapi Jack memaafkannya. Pada hari itu mereka memutuskan untuk memulai sekali lagi, berusaha sekuat tenaga untuk melupakan masa lalu. Ini bukanlah hal yang mudah; kadang-kadang Jack bangun dengan masih diliputi perasaan yang lama, tetapi dengan kemauan keras dia berjanji untuk melupakan luka hatinya. Peristiwa itu terjadi tujuh tahun yang lalu dan sampai hari ini Jack tidak pernah menyinggung isterinya mengenai kejadian itu, juga tidak pernah mengungkitnya pada saat kalah berdebat mengenai hal lain. Mereka telah menemukan cinta lagi – meski telah mengalami semua itu.

Mengampuni bukanlah suatu keputusan untuk menjadi orang yang kalah. Seorang laki-laki yang tidak dapat memutuskan untuk memilih antara kekasih atau isterinya, pulang di akhir minggu, lalu pergi lagi pada hari Senin dan berkata seperti anak berumur lima tahun, “Aku menginginkan kalian berdua,” tidak memerlukan pengampunan yang akan menyadarkan pikirannya. Kadang-kadang seorang isteri berkata, “Aku mencintaimu lebih dari yang kamu ketahui, tetapi aku tidak dapat terus bersamamu seperti ini. Sekarang waktunya bagi kamu untuk membuat keputusan.”

Pengampunan bukanlah hal yang ajaib; kita mengharapkan terlalu banyak dari pengampunan. Kadang-kadang kita mengharapkan banyak hal di antara kita membaik seperti semula dengan segera, tetapi hal itu mungkin memerlukan waktu.

Saya ingat di akhir sebuah seminar sepasang suami isteri yang masih muda menunggu dengan sabar untuk berbicara dengan saya. Mereka menunggu sampai merasa yakin bahwa ruang seminar telah kosong dan kemudian si pria menceritakan kisahnya. Dia telah melakukan hubungan gelap setahun sebelumnya. Dia berkata, “Saya menceritakan kepada isteri saya apa yang telah saya perbuat, dan saya meminta maaf kepadanya. Saya melepaskan cincin pernikahan saya sambil berkata, ‘Jangan memasukkan cincin ini pada jariku lagi sampai engkau dapat mempercayaiku kembali.'” Kemudian pria itu tersenyum, mengangkat tangannya dan berkata, “Bulan lalu isteri saya memasang kembali cincin itu pada jari saya.”

Pria itu merasa lega, tetapi saya memandang pada isterinya untuk melihat bagaimana dia bereaksi. Ia menundukkan kepalanya. Saya berkata kepada pria itu, “Maafkan saya jika saya salah, tetapi saya pikir sewaktu ia memasang kembali cincin itu pada jari Anda dia tidak berkata, ‘Aku mempercayaimu lagi.’ Namun ia berkata, ‘Dengan segenap hati aku ingin mempercayaimu lagi.'” Isterinya mengangkat kepalanya dan berkata, “Itulah perasaan saya.”

Pasangan itu memerlukan waktu untuk membangun kepercayaan kembali, tetapi mereka telah memulainya. Apa yang telah memburuk dan tumbuh seperti kanker yang tak terlihat perlu diatasi. Dan kita memerlukan pengampunan seperti itu bukan hanya dalam masalah-masalah besar, tetapi juga dalam kejadian-kejadian kecil dalam kehidupan sehari-hari yang mempengaruhi semua hubungan kita.

Pengampunan selalu terasa menyakitkan, tetapi tidak akan menyimpan dendam; pengampunan membuat hari esok bebas dari kenangan buruk yang terjadi di masa lalu. Pengampunan selalu sulit dilakukan, kadang-kadang terkesan bodoh dan, pada dasarnya, sesuai dengan kehendak Tuhan.

Tidak ada harapan bagi kita tanpa pengampunan. Demikian pula dalam pernikahan Anda, tidak akan ada harapan tanpa pengampunan di dalamnya. Tidak akan ada permasalahan yang tak terselesaikan dalam pernikahan jika pengampunan selalu tersedia di dalamnya. Saat Anda merasa tak sanggup untuk mengampuni, berdoalah meminta pertolongan Tuhan agar Ia memampukan Anda untuk mengampuni. Karena setiap kita diciptakan Allah dengan satu kekuatan besar untuk mengampuni, sebesar apapun kesalahan yang telah terjadi.





I Will Survive

2 01 2009

Setiap orang pasti pernah merasakan sakitnya putus cinta. Memang sakit karena putus cinta, bisa membuat seseorang merasa sulit tidur, sulit makan dan apapun yang dilakukannya terasa hampa. Sebaiknya jangan terhanyut dalam duka, tapi bangkitkan dan katakan pada diri bahwa anda akan tetap bertahan hidup. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar sakit hati karena putus cinta bisa terobati, simak berikut ini.

Yakinkan diri bahwa mantan bukan orang satu-satunya orang yang bisa membahagiakan anda. Masih banyak orang lain yang lebih cocok tanpa harus menyakiti anda seperti dia.

Beri ‘napas’ untuk diri sendiri. Hari ini berikan dispensasi untuk menangis jika ingin menangis, mengunci diri di kamar tanpa menyisir rambut, melakukan hal yang ingin Anda lakukan. Tapi ingat, batasi maksimal 24 jam saja.

Ucapkan mantera sakti setiap pagi setelah bangun tidur. Kalimat seperti, “Saya tak butuh lelaki macam dia” atau “He’s not worth for me to love“, merupakan terapi diri yang sangat manjur bila diterapkan.

Melupakan diet untuk sementara dapat dimaafkan. Memakan coklat lezat favorit anda, dapat menjadi semacam vaksin. Setiap gigitan coklat anda memberikan phenylethylamine, semacam zat kimia yang keluar saat anda jatuh cinta.

Get the new fresher look! Pergilah ke salon, mengganti model atau warna rambut dan membuat penampilan anda lebih segar. Tak akan ada yang menyangka anda sebagai perempuan atau lelaki patah hati.

Singkirkan semua barang yang berkaitan dengannya. Mulai dari foto, surat cinta, shaver dia yang ketinggalan, sampai dengan hadiah pemberiannya.

Some exercise will help. Menurut physical trainer Amerika, Kathy Kaehler, gerakan senam dapat merangsang hormone yang bisa membuat Anda merasa nyaman

Hang-out dengan teman-teman anda. Apabila anda sudah lama tidak berhang-out, kini saatnya anda bebas kembali tanpa ada kewajiban lapor atau dilarang pergi.

Kenakan baju bernuansa hijau. Menurut teori terapi warna, hijau selalu diasosiasikan dengan hati. Dengan mengenakan busana hijau maka perasaan anda akan mendapat energi yang diperlukan.

Sounds cliché, but it works! Tanamkan di kepala anda bahwa soulmate anda yang sesungguhnya dan lebih baik dari dia telah menanti di luar sana. So, janganlah berputus asa, tapi yakinlah bahwa anda akan menemukan yang terbaik untuk kehidupan anda nantinya. You will survive, don’t you, pals?





Pacar Pelit

1 01 2009

Cinta memang membutuhkan pengorbanan sebagai salah satu wujud penerimaan atas kekurangan dari masing-masing pasangan. Tapi terkadang pengorbanan bisa merubah perasaan cinta menjadi kebencian. Tentu saja hal ini akan menimbulkan rasa sakit hati yang mendalam kepada pasangan.

Di dunia ini, tidak ada yang sempurna, begitu juga makhluk yang menjadi penghuni dunia ini. Setiap manusia memiliki kekurangan, tapi bukan berarti harus menerimanya secara mentah-mentah, tanpa kesadaran dari pasangan untuk merubah kebiasaan buruknya. Kesabaran setiap manusia pun ada batasnya, jika sudah begini, pastilah rasa sakit dan benci yang ada dihati anda. Pengharapan dia akan menjadi pasangan anda untuk selamanya akan sirna begitu saja.

Terkadang sikapnya begitu baik, tapi begitu acuh juga. Terkadang perhatiannya begitu besar hingga anda begitu mencintainya, tapi hal itu dibarengi pula dengan sikap cemburunya yang besar.

Menghadapi tipe pasangan seperti ini memang serba salah. Apalagi pasangan termasuk tipe yang pelit, plin-plan dan posesif. Anda pun sudah terlanjur sayang dan cinta kepadanya, pasti bingung harus bagaimana menghadapi karakternya yang seperti itu. Untuk itu, ada baiknya anda simak beberapa langkah untuk menghadapi pasangan yang pelit, plin plan dan posesif agar hubungan tetap bisa dipertahankan.

Pasangan yang pelit, memang sangat mengesalkan. Mungkin tanpa anda sadari, dia akan berhasil menguras isi dompet anda. Memang terkadang, dia mengeluarkan uang untuk jalan-jalan, tapi dengan frekuensi yang bisa dihitung dengan jari. Meskipun penghasilan dia lebih besar daripada anda, tapi dia penuh dengan perhitungan.

Memang kalau sudah menyangkut uang, sangat sensitif. Apabila anda kurang sabar, pasti anda akan memilih meninggalkan dia dan mencari penggantinya. Sebaiknya janganlah hal itu anda lakukan, cobalah cari tahu apa yang menyebabkan dia bersikap seperti itu. Mungkin saja dia ingin berhemat untuk persiapkan pernikahan dan kehidupan rumah tangga bersama anda nantinya. Jadi kalau memang alasannya ini, maka anda harus mengerti.

Tapi jika ternyata dia memang tipe yang malas mengeluarkan uang meski untuk kekasihnya, bisa anda pertimbangkan itu. Cobalah anda ajak dia untuk membuka rekening bersama. Buatlah jadwal taktir, siapa dan kapan yang mendapat giliran untuk membayar makan malam, nonton bareng atau apapun yang anda habiskan uang bersama. Beri penjelasan kepada dia, bahwa selama ini anda yang lebih banyak membayar daripada dia. Hal ini dilakukan hanya sebatas mengingatkan bahwa banyak hal yang seharusnya bisa dihemat dengan membagi dua biaya yang telah dikeluarkan.

Apabila dengan cara tersebut pasangan anda ternyata belum juga menyadari kepelitannya, cara terakhir yakni dengan memberi dia pelajaran. Saat anda berdua kencan di restoran atau café, begitu acara makannya selesai anda bisa meninggalkanya sendiri. Tentu saja dengan harapan dia bisa menyadari bagaimana rasanya bila berada diposisi kita.