Berserulah KepadaKu

24 11 2008

Berserulah kepadaKu, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui (Yer 33:3)

Kepuasan sejati tidak tergantung dari apa yang kita pikirkan atau rasakan.

Kepuasan sejati atau kebahagiaan sejati dalam hidup ini hanya dapat ditemukan di satu tempat

Tidaklah mengherankan, apabila saat ini banyak buku-buku yang mengangkat tema mencapai kepuasaan atau kebahagiaan sejati. Salah satu yang terkenal dan mengundang kontroversi adalah “The Secret”. Sudah jutaan kopi terjual di seluruh dunia dan yang mengejutkan adalah buku ini juga menganut prinsip-prinsip alkitabiah.

Kebenaran sesungguhnya tidak terdapat pada filosofi. Rahasia atai kebenaran sesungguhnya adalah ada dia dalam Dia

Hanya di dalam Dia, kita dapat menemukan segala macam rahasia, segala jawaban terhadap masalah atau persoalan kita hari ini

Ketika masalah menghampiri, kemana kita mencari jawabannya ? Apakah kita mengandalkan Dia atau mencari cara dengan mengandalkan akal kita yang terbatas?

Mari kita belajar mengandalakan Allah kita yang tak terbatas yang menjawab doa Elia ketika ia meminta hujan turun, yang menjawab doa Paulus dan Silas dan membebaskan mereka dari penjara, dan yang membangkitkan Yesus dari kubur

Ingatlah, doa kita mengubah sesuatu, dapat mengubah situasi di sekeliling kita, bahkan mengubah sejarah, Ketika situasi dan tekanan datang, janganlah bergantung kepada diri kita yang terbatas, tetapi andalkan Dia yang tak terbatas!

Ketika kau berdoa, sabarlah dalam menunggu waktu Tuhan. Dia Allah yang berjanji akan memberi kekuatan dan damai yang kau perlukan selama masa penantianmu.

“Jangan katakan kepada Allahmu betapa besar masalahmu, tetapi katakanlah kepada masalahmu betapa besar Allahmu”





Puasa Kristen

20 11 2008

Pada umumnya menjelang bulan Puasa selalu timbul pertanyaan; apakah bagi orang Kristen juga ada kewajiban puasa seperti para penganut agama lainnya? Bagaimana puasanya orang Kristen dan berapa lama?

Pertama perlu diketahui bahwa Puasa umat Kristen itu bukan hanya sekedar diet seperti juga untuk melangsingkan tubuh ataupun detoksifikasi, jadi bukan hanya sekedar pantang makan dan minum saja. Diet dan puasa itu beda.

Diet hanya puasa jasmani lahiriah saja, sedangkan puasa adalah untuk “Jiwa dan Raga”. Jadi bukan hanya menahan diri dari makan dan minum saja melainkan juga menahan diri dari segala sesuatu yang dilarang Allah. Menahan diri dari gempuran dari segala macam godaan maksiat. Entah ini nyolong pulsa pada saat jam kantor ataupun berselingkuh. Dan perlu diketahui juga bahwa puasa bukan untuk menghukum tubuh Anda, tapi untuk memusatkan perhatian pada Tuhan.

Mulai dari Musa (Kel 34:28), Elia (1 Raj 19:8) maupun Tuhan Yesus (Mat 4:2) sendiri; mereka melakukan puasa selama 40 hari. Berpuasa dalam Alkitab pada umumnya berarti tidak makan dan tidak minum selama waktu tertentu, jadi bukannya hanya menjauhkan diri dari beberapa makanan tertentu saja (Est 4:16; Kel. 34:28). Umat Kristen pada umumnya melakukan puasa menjelang Paskah atau dilakukan dengan cara berpantang.

Kenapa puasa 40 hari ? Ini mengingatkan Tuhan Yesus yang berpuasa 40 hari (Mat. 4:2) dan juga bangsa Israel 40 tahun dipadang gurun hidup sengsara. Sedangkan puasa Senin – Kamis merupakan tradisi orang Farisi (Luk 18:21). Puasa tidak selalu harus 40 hari, lihat jenis macam puasa yang terlampir dibawah ini.

Agama Kristen Protestan tidak mewajibkan untuk berpuasa, sedangkan Kristen Katolik mewajibkan untuk berpuasa pada masa pra-paskah.

Yesaya dengan jelas memberitahukan umat Israel (Yes. 58) bahwa orang bisa saja tidak melakukan puasa lahir, tetapi yang harus dilakukan adalah melakukan puasa batin, yaitu berpuasa dari kelaliman, menganiaya dan memperbudak orang. Berpuasa dari mengenyangkan diri sendiri menjadi memberi makan orang lapar, tidak punya rumah, dan yang telanjang (Mat. 25:31-46). Jadi, puasa itu pada dirinya sendiri tidak memiliki arti bila bukan merupakan ungkapan hati yang bertobat dan merendahkan diri di hadapan Allah.

Yesus menekankan bahwa Puasa harus dilakukan demi kemuliaan Tuhan semata-mata dan bukan untuk mendapat pujian, pamer atau perhatian manusia ataupun untuk kepentingan pribadi misalnya agar bisa naik pangkat, ataupun ingin lulus ujian.

Masalahnya banyak orang menyalahartikan dengan apa yang tercantum dalam Alkitab Matius 17:21 seakan-akan apabila kita hanya berdoa saja, doa kita itu kurang afdol dan kurang di dengar oleh Allah. Banyak orang berpikir melalui tindakan berpuasa dengan sendirinya menjamin bahwa Allah akan mendengar dan mengabulkan seluruh doa kita (Yes 58:3-4) Untuk menentang ini para nabi menyatakan, bahwa tanpa kelakuan yang benar, tindakan berpuasa adalah sia-sia (Yes 58:5-12; Yer 14:11; Za 7)

Puasa merupakan suatu ibadah, maka pelaksanaannya tidaklah dapat dipaksakan. Relasi dengan Allah adalah soal keyakinan pribadi dan tidak ada seorang pun yang dapat mengganggu gugat hal itu. Namun permasalahannya adalah, jika puasa itu adalah ibadah apakah puasa perlu dilegalkan atau diwajibkan dalam hukum agama? Jika demikian kenyataannya, berarti relasi manusia dengan Allah adalah sesuatu yang dapat (bahkan harus) dipaksakan.

Puasa berkaitan dengan komitmen. Maka jenis dan bentuk berpuasa (mis. Pantang makanan; minum; dan berapa lamanya seseorang harus berpuasa) ditentukan oleh orang yang hendak berpuasa berdasarkan komitmen pribadinya dengan Tuhan; bukan ditentukan oleh aturan agama.

Puasa adalah panggilan, bukan kewajiban. Karena itu puasa harus dilakukan dengan sukacita bukan karena terpaksa. Puasa bukan pula ukuran kesalehan atau kerohanian seseorang. Orang yang menjalankan puasa tidak berarti dia lebih saleh atau lebih beriman dari mereka yang tidak berpuasa.

Perlu disadari bahwa penebusan Yesus di atas kayu salib telah menggenapi Hukum Taurat (PL) yang bergantung pada usaha manusia menyelamatkan diri sendiri dengan melakukan hukum agama secara ketat (sunat, korban, sabat, puasa, halal-haram dll), menjadi kasih karunia Allah yang diberikan kepada setiap orang yang percaya dan bertobat (Yoh. 3:16; Ef. 2:8-10).

Terlampir dibawah ini jenis macam Puasa berdasarkan Alkitab:

1. Puasa Musa, 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28)

2. Puasa Daud, tidak makan dan semalaman berbaring di tanah (2 Sam 12:16)

3. Puasa Elia, 40 hari 40 malam berjalan kaki (1 Raj 19:8)

4. Puasa Ester, 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum (Est 4:16)

5. Puasa Ayub, 7 hari 7 malam tidak bersuara (2:13)

6. Puasa Daniel, 10 hari hanya makan sayur dan minum air putih (Dan 1:12), doa dan puasa (Dan 9:3), berkabung selama 21 hari (Dan 10:2)

7. Puasa Yunus, 3 hari 3 malam dalam perut ikan (Yunus 1:17)

8. Puasa Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7)

Apakah tujuannya kita berpuasa?

1. Untuk merendahkan diri di hadapan Allah

2. Untuk menyatakan rasa kasih kita kepada Tuhan Yesus

3. Untuk mendisiplinkan tubuh kita dari keinginan duniawi, salah satu cara untuk menyangkal diri.

4. Untuk menambah rasa simpati kepada sesama, agar bisa merasakan penderitaan orang lain.

5. Untuk meminta jawaban Tuhan atas permasalahan kita.

6. Untuk mengusir jenis setan tertentu yang hanya bisa diusir dengan doa puasa.

Apakah dalam Agama Kristen ada yang namanya Puasa?

Agama Kristen Protestan tidak mewajibkan untuk berpuasa, sedangkan Kristen Katolik mewajibkan untuk berpuasa pada masa pra-paskah.

Bagaimana cara kita berpuasa?

Terserah pribadi masing-masing. Tentukan sendiri jangka waktunya: 8 jam, 1 hari, 1 hari 1 malam, 3 hari, 7 hari, 40 hari, dst. Tentukan jenis puasanya: hanya makan sayur, tidak makan, tidak makan dan tidak minum, atau puasa kebiasaan jelek seperti ; tidak merokok, tidak berjudi, dll. Perbanyak jam doa, pujian penyembahan dan baca Alkitab supaya lebih efektif.

Apakah Tuhan Yesus mengajarkan agar kita berpuasa?

Ya, Yesus mengajarkan agar murid-muridNya untuk berpuasa. Tuhan Yesus berkata: “Dan apabila kamu berpuasa,…” (Mat 6:16). Kata apabila artinya adalah sebagai orang Kristen, pada suatu saat kita akan berpuasa. Hanya waktunya sebaiknya tidak diwajibkan oleh agama, karena niat berpuasa timbul dari masing-masing pribadi.

Apa yang Yesus ajarkan ketika kita berpuasa?

Sedapat mungkin agar tidak ada orang lain yang tahu jika kita berpuasa. Biar hanya Tuhan yang tahu dan memberi upah kepada kita. Oleh karena itu agama Kristen tidak mewajibkan waktu puasa.

Mengapa murid-murid Yesus tidak berpuasa ketika Ia bersama mereka?

Karena puasa adalah untuk menunjukkan kepada Allah, sedangkan Yesus adalah Imanuel (=Allah beserta kita).

Untuk apa berpuasa jika Allah sudah ada di tengah-tengah mereka?

Yesus telah menjelaskan dalam Mat 9:15. Yesus juga menerangkan lewat perumpamaan bahwa puasa dalam Perjanjian Lama berbeda dengan puasa dalam Perjanjian Baru (Mat 9:16-17).

Apakah bedanya puasa dalam PL dan PB?

Puasa dalam PL yang dilakukan secara rutin oleh bangsa Israel adalah untuk menantikan kedatangan Mesias, Penyelamat bangsa Israel yang dijanjikan dalam kitab Taurat dan kitab para nabi. Sedangkan dalam PB, Mesias telah datang dan berkarya. Artinya Keselamatan sudah datang, dan kita berpuasa untuk menjaga keselamatan yang sudah kita miliki.

Apakah ada niat puasa selain jawaban diatas?

Ya, seperti Musa dan Elia, mereka berpuasa karena memang Tuhan memberikan kekuatan untuk bersekutu secara intim dengan Tuhan, sehingga mereka tidak merasa lapar dan haus, seperti keadaan di sorga. Lainnya untuk situasi yang mendesak, untuk meminta belas kasihan dati Tuhan, untuk meminta agar Tuhan bertindak dalam masalah kehidupan kita, untuk meminta kekuatan Allah dalam pelayanan.

Apa saja puasa yang tercatat dalam PL?

1. Puasa Musa, 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28)

2. Puasa Daud, tidak makan dan semalaman berbaring di tanah (2 Sam 12:16)

3. Puasa Elia, 40 hari 40 malam berjalan kaki (1 Raj 19:8)

4. Puasa Ester, 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum (Est 4:16)

5. Puasa Ayub, 7 hari 7 malam tidak bersuara (2:13)

6. Puasa Daniel, 10 hari hanya makan sayur dan minum air putih (Dan 1:12), doa dan puasa (Dan 9:3), berkabung selama 21 hari (Dan 10:2)

7. Puasa Yunus, 3 hari 3 malam dalam perut ikan (Yunus 1:17)

8. Puasa Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7)

Apa saja puasa yang tercatat dalam PB?

1. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Mat 4:2)

2. Puasa Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Mat 11:18)

3. Puasa Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kis 9:9)

4. Puasa Jemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kis 13:2-3)

Alkitab tidak memerintahkan orang-orang Kristen untuk berpuasa. Puasa bukanlah sesuatu yang dituntut atau diminta Allah dari orang-orang Kristen. Pada saat yang sama, Alkitab memperkenalkan puasa sebagai sesuatu yang baik, berguna dan perlu dilakukan. Kitab Kisah Rasul mencatat tentang orang-orang percaya yang berpuasa sebelum mereka mengambil keputusan-keputusan penting (Kisah Rasul 13:4; 14:23). Doa dan puasa sering dihubungkan bersama (Lukas 2:37; 5:33). Terlalu sering fokus dari puasa adalah tidak makan. Seharusnya tujuan dari puasa adalah melepaskan mata kita dari hal-hal duniawi dan berpusat pada Tuhan. Puasa adalah cara untuk mendemonstrasikan kepada Tuhan, dan kepada diri sendiri, bahwa Anda serius dalam hubungan Anda dengan Tuhan. Puasa menolong Anda untuk memperoleh perspektif baru dan memperbaharui ketergantungan pada Tuhan.

Sekalipun di dalam Alkitab puasa selalu berhubungan dengan tidak makan, ada cara-cara lain untuk berpuasa. Apapun yang dapat Anda tinggalkan untuk sementara demi untuk memusatkan perhatian pada Tuhan dengan cara yang lebih baik dapat dianggap sebagai puasa (1 Korintus 7:1-5). Puasa perlu dibatasi waktunya, khususnya puasa makanan. Tidak makan dalam jangka waktu yang panjang dapat merusak tubuh. Puasa bukan untuk menghukum tubuh Anda, tapi untuk memusatkan perhatian pada Tuhan. Puasa tidak boleh dianggap sebagai salah satu “metode diet.” Jangan berpuasa untuk menghilangkan berat badan, tapi untuk memperoleh persekutuan yang lebih dalam dengan Allah. Benar, siapa saja bisa berpuasa. Ada orang-orang yang tidak bisa puasa makan (penderita diabetes misalnya), tapi setiap orang dapat untuk sementara meninggalkan sesuatu demi untuk memfokuskan diri pada Tuhan.

Dengan mengalihkan mata dari hal-hal dunia ini, kita dapat memusatkan diri pada Kristus dengan lebih baik. Puasa bukanlah cara untuk membuat Tuhan melakukan apa yang kita inginkan. Puasa mengubah kita, bukan Tuhan. Puasa bukanlah cara untuk kelihatan lebih rohani dibanding orang lain. Puasa harus dilakukan dalam kerendahan hati dan dengan penuh sukacita. Matius 6:16-18 mengatakan, “”Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

Berbagai sumber





666 dan Teknologi

5 11 2008

Jauh-jauh hari sebelum ada perkembangan teknologi seperti sekarang ini, Tuhan telah menyampaikan pesan nubuatan melalui hamba-hambaNya. Bahwa akan ada satu penguasa yang akan memerintah dunia ini dengan kekuasaan sangat besar. Allah telah menyingkapkan kejadian masa depan ini supaya umat-Nya menjadi waspada dan sadar terhadap rencana-rencana iblis. Dia ingin semua umat-Nya diselamatkan dalam Yesus Kristus, luput dari aniaya besar yang akan terjadi. Gereja Tuhan hendaknya menggunakan hikmat Allah dalam bertindak, tekun dalam menuruti perintah Allah dan beriman teguh kepada Yesus. Itulah yang penting!

Teknologi yang berkembang dengan luar biasa ini sedang mempersiapkan munculnya satu tokoh baru yang akan memerintah dunia ini. Dia adalah antikristus. Alkitab menjelaskan dalam Wahyu 13:18, antikris mempunyai bilangan seorang manusia yang berjumlah 666. “… karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam”. Ia memiliki kekuasaan yang sangat besar di bumi dan menguasai perekonomian dunia. Ia akan menyebabkan semua orang besar dan kecil masuk dalam sistem keuangan yang ditetapkannya. Mereka yang tidak mau mengikuti aturan mainnya, tidak dapat melakukan bisnis apapun. Orang ini tidak bisa membeli barang-barang di supermarket, tidak bisa berbelanja, tidak bisa membeli ataupun menjual. Hanya yang memakai tanda 666 pada tangan atau dahinya saja yang bisa berbisnis, membeli dan menjual. “… Dan tidak ada seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya…” (Wahyu 13:16)

Nubuatan Alkitab sedang digenapi. Pemakaian tanda 666 yang ada di dalam microchip sudah mulai dipakai di beberapa negara. Di Hongkong telah dipromosikan microchip Mondex yang ditanamkan dalam tubuh manusia. Sekitar 120.000 orang Hongkong diberi tanda ini. Mereka yang mempunyai tanda ini mendapat fasilitas dan kelebihan khusus. Di bandara Belgia ada tempat lounge (ruang tunggu) yang istimewa, hanya orang yang menggunakan tanda 666 bisa masuk ke dalam ruangan ini.Cukup dengan menempelkan tanda pada scanner komputer, mereka mendapatkan fasilitas yang lebih.Sistem seperti Mondex dengan basis kode bar 666 ini sepertinya akan dipakai antikris dalam mengontrol dan menguasai keuangan perekonomian dunia.

Saudara bisa membayangkan apabila suatu hari ada satu bank besar di Indonesia yang mengumumkan untuk promosi penanaman microchip secara gratis dibatasi hanya 1.000.000 orang saja. Kira-kira apa yang terjadi? Sepertinya yang sudah Saudara ketahui di seluruh bank yang ada di Indonesia sekarang ini sedang gencar – gencarnya mempromosikan penggunaan kartu kredit dan kartu ATM. Mereka yang ingin memiliki kartu ATM bisa mendaftarkan diri dan mengajukan permohonan tanpa dipungut biaya sama sekali asal menabung di bank tersebut. Kemudahan dalam transaksi bisnis karena adanya perkembangan teknologi smart card ini menarik minat semua orang. Apalagi untuk mendapatkannya gratis. Bagaimana jika yang gratis itu adalah penanaman microchip Mondex ini? Mereka yang memakai tanda 666 di dahinya atau di tangannya memang akan mendapat fasilitas yang lebih. Itulah yang Alkitab katakan bahwa “… tidak ada seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya”.

Mondex adalah nama sebuah perusahaan yang menyediakan sistem pembayaran tanpa uang tunai. Sistem ini telah dibeli oleh lebih 20 negara besar. Sistem ini diciptakan pada tahun 1990 oleh seorang bankir London bernama Tim Jones yang bekerja sama dengan Graham Higgins dari Natwest Coutts, sebuah bank pribadi dari keluarga Kerajaan Inggris. Sistem ini didasarkan atas teknologi Smart Card (teknologi yang dipakai oleh SIM Card pada handphone) yang memanfaatkan microchip yang dilekatkan pada kartu plastik (kartu kredit) dan mampu menyimpan informasi elektronik seperti pembayaran, identifikasi maupun bermacam-macam informasi penting lainnya.

Semua transaksi dimungkinkan melalui penerapan SET (Secure Electronic Transaction / Transaksi Elektronik yang Aman). Mondex singkatan dari Monetary and Dexter. Berdasarkan Webster’s Dictionary Encylopedia (kamus Webster), arti kata-kata tersebut adalah: Money: Segala sesuatu yang berhubungan dengan uang… Dexter: Menunjukkan lokasi yang ada di tangan kanan manusia. Microchip yang ada dalam “card Mondex” mengandung lambang angka (bar code). Lambang atau kode garis ini mewakili angka antikris yaitu 666 (GIA WebMaster: untuk penjelasan bar code dapat dibaca pada artikel “Tanda binatang ada di kehidupan kita”). Sistem Mondex akan menjadi solusi yang tepat untuk perekonomian dunia yang sedang dilanda krisis mata uang.

Mondex merupakan satu sistem yang mendukung terciptanya satu mata uang dunia tanpa uang tunai. Mungkin sistem ini pula yang akan mewujudkan penguasaan antrikris atas dunia ekonomi di masa akan datang. Microchip Mondex yang tertanam dalam tubuh manusia menyimpan kode 666. Mereka yang memakai microchip ini mendapat fasilitas khusus. Mereka tinggal meletakkan tangan mereka di atas scanner komputer dan semua transaksi jual beli dapat dilakukan dengan otomatis tanpa menggunakan uang tunai. Di masa yang akan datang, untuk melakukan kegiatan transaksi jual beli, setiap orang harus mempunyai tanda ini. Di kepala (dahi) atau di tangan kanannya.

Kata bahasa Yunani dalam Alkitab untuk “tanda” binatang tersebut adalah “Charagma” yang berarti cap (stempel), lencana atau tanda perbudakan, perhambaan atau kerja paksa. Bilangan 666 adalah ungkapan Yunani untuk “stigma” yang berarti menusuk atau menggores sebuah tanda sebagai tanda kepemilikan. Jadi mereka yang menggunakan tanda 666 secara tidak langsung dicap sebagai budak antikris.
Pada tahun 1996 dihasilkan sebuah perjanjian yang dibuat oleh “Gemplus” untuk memproduksi smart card dengan implementasi sistem Mondex untuk dipakai di seluruh dunia. AT&T / Lucent Technologies membeli ijin pengoperasian Mondex di Amerika Serikat. Logo perusahaan ini memakai simbol dari Ular Naga Matahari atau Naga Merah yang adalah iblis sendiri. Lucent sendiri adalah singkatan dari Lucifer Enterprises (perusahaan milik Lucifer), yang singkatan tersebut dibantah oleh mereka, namun mereka tetap memakai nama tersebut meskipun mereka tahu arti singkatan yang dikatakan oleh banyak orang. Jika mereka adalah seorang Kristen, pastilah mereka mengganti nama Lucent jika banyak orang mengartikan singkatannya seperti diatas. Disamping itu, perusahaan ini begitu mencolok dalam memberikan nama untuk produk-produk mereka seperti: Styx (sungai di Hades), Janus (illah berwajah dua) dan Inferno. Yang dipromosikan dari Inferno adalah sebuah cerita tentang iblis di neraka, lingkaran api yang menandakan dewa kuno. Perusahaaan ini memilih untuk memindahkan kantor mereka ke Fifth Avenue 666 di Manhattan. Salah satu penemuan mereka yang paling dibanggakan adalah TSS (Text to Speech). Dimana mereka memberikan kehidupan pada benda mati untuk berbicara seperti layaknya manusia hidup. Ini adalah salah satu arah yang akan menuju kepada Firman Tuhan dalam Alkitab. “Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga dan bertindak begitu rupa sehingga semua orang yang tidak menyembah patung binatang itu akan dibunuh”. (Wahyu 13:15)Perkembangan teknologi selalu bertujuan untuk membangun kehidupan manusia namun dalam perkembangannya belum tentu teknologi itu digunakan untuk menunjang dan membangun iman kepada Tuhan Yesus. Karena itulah Tuhan menyatakan lebih dahulu akan siasat dan rencana iblis atas dunia ini.
Tujuan iblis selalu sama yaitu mencuri, membunuh dan membinasakan. Ketika iblis berhasil mencuri teknologi, dia akan berusaha menggunakannya menjadi alat untuk membunuh dan membinasakan manusia. Waspada dan berjaga-jagalah karena hari Tuhan sudah semakin dekat, lebih dekat dari hari kemarin.

“Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat”. (Efesus 5:15-16)





The Real Secret

1 10 2008

Berserulah kepadaKu, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui (Yer 33:3)

Kepuasan sejati tidak tergantung dari apa yang kita pikirkan atau rasakan.
Kepuasan sejati atau kebahagiaan sejati dalam hidup ini hanya dapat ditemukan di satu tempat

Tidaklah mengherankan, apabila saat ini banyak buku-buku yang mengangkat tema mencapai kepuasaan atau kebahagiaan sejati. Salah satu yang terkenal dan mengundang kontroversi adalah “The Secret”. Sudah jutaan kopi terjual di seluruh dunia dan yang mengejutkan adalah buku ini juga menganut prinsip-prinsip alkitabiah.

Kebenaran sesungguhnya tidak terdapat pada filosofi. Rahasia atai kebenaran sesungguhnya adalah ada dia dalam Dia

Hanya di dalam Dia, kita dapat menemukan segala macam rahasia, segala jawaban terhadap masalah atau persoalan kita hari ini

Ketika masalah menghampiri, kemana kita mencari jawabannya ? Apakah kita mengandalkan Dia atau mencari cara dengan mengandalkan akal kita yang terbatas?

Mari kita belajar mengandalakan Allah kita yang tak terbatas yang menjawab doa Elia ketika ia meminta hujan turun, yang menjawab doa Paulus dan Silas dan membebaskan mereka dari penjara, dan yang membangkitkan Yesus dari kubur

Ingatlah, doa kita mengubah sesuatu, dapat mengubah situasi di sekeliling kita, bahkan mengubah sejarah, Ketika situasi dan tekanan datang, janganlah bergantung kepada diri kita yang terbatas, tetapi andalkan Dia yang tak terbatas!

Ketika kau berdoa, sabarlah dalam menunggu waktu Tuhan. Dia Allah yang berjanji akan memberi kekuatan dan damai yang kau perlukan selama masa penantianmu.

“Jangan katakan kepada Allahmu betapa besar masalahmu, tetapi katakanlah kepada masalahmu betapa besar Allahmu”





Lima Kriteria Jodoh Pilihan Tuhan

22 09 2008

Rasanya janggal kalau sebagai orang kristen kita masih mempertanyakan bagaimana menentukan bahwa jodoh itu adalah pilihan hati atau pilihan Tuhan. Apa memang ada yang seperti itu? Bukti pertanyaan diatas memang ada, diketahui dari banyaknya perkawinan yang kandas di tengah jalan, terjadinya ketidakharmonisan, atau perceraian. Kenyataan-kenyataan seperti ini yang seringkali kita pakai untuk mencetuskan pertanyaan di atas. Yang bertengkar terus menerus dan bercerai merupakan pasangan yang bukan merupakan pilihan Tuhan. Sedangkan yang harmonis dan bahagia hidupnya adalah mereka yang memang telah disatukan oleh Tuhan.

Yang jelek pasti bukan dari Tuhan dan yang baik pastilah jodoh yang dikehendaki-Nya. Kita sendiri tidak punya resep bagaimana caranya menentukan antara jodoh pilihan hati atau pilihan Tuhan. Namun yang bisa kita lakukan dengan mencermati kriteria-kriteria yang baik untk membentuk sebuah keluarga. Ada kriteria yang bisa kita pakai sebagai dasar untuk mengetahui siapa jodoh kita.

1. Anda berdua harus memiliki minat yang banyak

Dalam usaha mencari pasangan hidup, carilah orang yang telah hidup dalam kehidupan yang menarik, seorang yang mempunyai banyak saluran dan yang telah banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan. Anda tidak perlu mempunyai yang disukai dan tak disukai yang sama kalau Anda berdua adalah orang yang mudah menyesuaikan diri, tetapi lebih disukai adalah orang yang secara jelas bisa mendemonstrasikan bahwa dia memiliki energi, imaginasi, dan konfiden.

Dengan berkata demikian, maka kita mengenali bahwa “batu kebosanan akan bisa menenggelamkan bahtera perkawinan”. Dalam usaha mencari jodoh, tambahkan kekuatan kepada kekuatan, bukan kelemahan kepada kekuatan. Dengan kata lain, Anda akan berusaha menambahkan kekuatan Anda kepada kekuatannya. Bukan kekuatanmu kepada kelemahannya.

Formula ini berlaku juga bagi setiap orang yang memikirkan jenjang relasi perkawinan.

Dengan demikian merupakan hal yang sangat penting bahwa Anda sendiri mengalami kehidupan yang sangat menarik sebelum Anda menikah, sesuatu yang dipenuhi dengan suatu variasi keprihatinan dan ketrampilan. Tujuan perkawinan memang membuka pandangan pengalaman baru yang luas, persahabatan baru dan kesuka-citaan baru. Perkawinan tidak dirancang untuk memperbesar beban-beban dan rintangan-rintangan baru. Seorang yang menikah hanya sekedar menghilangkan kejenuhan mengalami kesulitan bercumbu.

Kalau seorang tidak mempunyai baik semacam ketrampilan, maupun minat yang besar, dia akan bisa memberikan sumbangan yang kecil saja kepada suatu kehidupan perkawinan yang diharapkan untuk berlangsung bertahun-tahun. Otot-otot yang kuat seorang lelaki dan tubuh seksi seorang perempuan masih belum cukup.

Karena apa yang akan terjadi kalau otot dan tubuh itu mulai layu dan kendor setelah usia 40 tahun?

Hidup berpasangan melibatkan berbagai rasa-perasaan, melakukan pekerjaan bersama, berbagi-rasa dalam percakapan yang mencakup banyak pokok, dan pencarian bersama minat-minat yang lebih besar.

2. Anda berdua harus mampu tertawa bersama

Bisakah calon pasangan Anda tertawa bersama dengan Anda? tertawa menyatakan sifat lentur/fleksibel yang merupakan lawan dari sifat kaku. Seorang yang memiliki sifat humor yang sungguh akan mampu untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang terjadi. Yang di luar kendali orang untuk mengaturnya, dan banyak situasi yang demikian itu terjadi di dalam kehidupan perkawinan.

Dengan bisa tertawa bersama, anda bisa lebih siap untuk menerima keterbatasan dan kekurangan satu sama lain dan bisa membangun kenikmatan mutualistis yang menjadikan kehidupan memuaskan dan sekaligus bermakna. Tanpa tawa perkawinan itu membosankan dan monoton. Perlu diingat bahwa tertawa itu mutualistis. Kalau Anda menjadi cemburu dan defensif ketika dia bercerita tentang gadis cantik atau pria ganteng, Anda bermasalah.

Barangkali percintaan itu seharusnya dimulai dengan tertawa seperti yang berlaku pada banyak orang, daripada ketertarikan fisikal kekaguman, atau kesepian. Kemampuan untuk bisa tertawa menyatakan toleransi. Ada para ahli mengatakan bahwa “ada kekejaman di semua humor”.

Kalau hal itu benar, bagaimana percintaan itu memancar melalui tawa? Rata-rata pada awal relasi antara seorang gadis dengan seorang pemuda, seorang perempuan dengan laki-laki, sendiri atau kelompok. Ada masa kesedihan, kesendirian itu sedih, malu itu sedih, rasa tidak nyaman itu pun sedih, khawatir juga sedih.

3. Anda berdua harus memiliki perasaan secara fisik yang kuat

Tidak usah berpretensi, sebagai orang kristen sekalipun seorang mau memilih jodohnya, dia tidak bisa tanpa aspek ketertarikan kepada fisik. Adakah rasa ketertarikan yang kuat secara fisik satu sama lain? Biasanya seorang gadis lebih lambat daripada seorang pemuda yang secara spontan akan muncul keinginan seksualnya.

Disinilah letak kerawanan dalam kencan dengan teman laki-laki. Jikalau seorang lelaki mengencani seorang gadis sudah tiga kali dan si gadis sudah bisa menerimanya, dan ternyata si lelaki tidak juga menunjukkan tanda-tanda ketertarikannya secara fisik, lebih baik cari yang lain.

Tanda-tanda ketertarikan itu bisa berupa lirikan yang disertai senyuman khas atau memegang tangan sebagai suatu lamaran.

Jikalau anda suka kepadanya maka sebaiknya menanggapi dengan cara tersenyum balik; kalau si lelaki meremas tangan anda dengan kuat, balaslah secara lemah-lembut, kalau sampai meraba secara kuat, tolaklah dengan cara halus; kalau dia mulai mencium anda…ya…memang harus hati-hati (Kej 24:12,16,18).

Jikalau dia mendesak untuk mengadakan hubungan seksual, perkawinan bukanlah tujuannya. Jangan membiarkan perasaan fisikal anda menjadi demikian kuat sehingga anda tidak mampu melihat “daerah-daerah berbahaya”. Lebih dari semuanya itu, jangan menikah karena hal seksual saja.

4.Anda berdua harus setuju dengan sasaran kehidupan

Inilah pokok yang sangat vital. Tidak terlalu penting memang apakah seorang pemuda itu mempunyai uang atau tidak, tapi pertanyaannya adalah apakah dia seorang yang memiliki minat bekerja atau tidak? Apakah dia seorang yang mempunyai tanggung-jawab tentang hidup ini atau tidak? Jikalau calon anda adalah seorang pemuda dari keluarga kaya, dan berpangkat, dengarkan kepada apa yang dikatakan olehnya tentang sasaran hidup yang ingin dicapainya. (Kej 24:10).

Kemajuan jaman memaksa manusia untuk berpacu satu sama lain. Sehingga sudah terlalu banyak perkawinan yang kandas, disebabkan oleh suami yang rendah ambisinya untuk maju.

5.Anda harus setuju tentang Agama

Banyak permasalahan dalam pacaran yang isu pokoknya adalah perbedaan agama. Sangat menarik untuk disimak bahwa sejak Abraham mau mencari menantu, masalah yang paling dipikirkan oleh Abraham adalah bahwa anaknya Ishak, harus menikah dengan seorang gadis yang beragama bahkan bersuku sama. Kalau mau mencari jodoh yang dikehendaki oleh Tuhan, yang terutama perlu diperhatikan adalah bahwa dia adalah seagama dengan anda.

Jangan sampai masa pacaran itu sudah sedemikian mendalam baru dibicarakan tentang keagamaan anda. Agama harus dibicarakan cukup dini, sehingga kalau harus berpisah luka batin yang dialami tidak harus merusak seluruh kehidupan anda (Kej 24:3-4).





Pernikahan : Gambaran Hubungan Manusia dengan Tuhan

17 09 2008

˜A man shall leave his father and mother and be joined to his wife, and the two shall become one flesh. This is a great mystery, but I speak concerning Christ and the church”.

Ephesians 5 : 31 – 32

Anda sudah berpacaran dengannya selama bertahun-tahun. Anda mencapai usia ‘matang’ di mana biasanya orang seusia anda dianggap pantas untuk menikah. Lalu anda melamar atau dilamar pasangan anda, dan jawabannya adalah ya. Hari-hari anda kemudian diisi dengan kesibukan pekerjaan sekaligus persiapan hari pernikahan anda. Menentukan tempat resepsi, mencari gaun dan jas pengantin, memilih desain undangan dan kue pengantin, menentukan makanan yang akan dipesan, membuat daftar orang-orang yang akan diundang. Hari pernikahan anda semakin dekat dan stres yang anda rasakan makin meningkat. Muncul konflik antara keluarga anda dan keluarga pasangan mengenai siapa yang akan menanggung biaya pernikahan, dan apa saja yang harus dibeli untuk prosesi adat baik sebelum maupun saat menikah. Anda mulai frustasi dan tertekan. Mungkin juga pasangan anda kelihatan cuek atau plin-plan dalam membantu anda mengambil keputusan atau menangani konflik yang muncul. Lalu anda mulai berpikir bahwa sebaiknya pernikahan ditunda atau dibatalkan saja sekalian.Muncul pertanyaan yang seharusnya diajukan sebelum anda memutuskan untuk mau menikah dengan pasangan anda: “Mengapa anda menikah?”

Mengapa anda ingin menikah? Apa yang anda bayangkan dan idamkan tentang pernikahan?

Pernikahan adalah rancangan Allah agar kita dipersatukan dengan pasangan kita di dalam kasihNya. Pernikahan sebenarnya menjelaskan misteri yang besar, karena di dalamnya manusia bisa melihat Allah dengan lebih jelas. Allah merancang manusia sebagai makhluk relasional, karena Ia sendiri adalah makhluk relasional, tiga pribadi dalam satu kesatuan. Dalam relasi ini Allah menunjukkan kesempurnaan kasih-Nya dalam hubungan antara ketiga Pribadi, sebab Ia adalah kasih. Ia adalah pernikahan itu sendiri, di mana ketiga pribadi menjadi satu. Misteri Allah Trinitas adalah bahwa Allah bukanlah Allah yang monistik (tunggal), tetapi tritunggal (tiga di dalam satu kesatuan) di mana esensi hubungan dari ketiga Pribadi tersebut adalah kasih. Walaupun Ia adalah Allah satu-satunya, keberadaanNya tidak mungkin seorang diri (bahkan sebelum penciptaan) karena Ia adalah kasih, dan kasih menunjukkan bahwa harus ada relasi (minimal dua pribadi).

Itulah yang terjadi dalam pernikahan, bahwa laki-laki menjadi satu dengan istrinya. Pernikahan merupakan analogi terdekat dari hubungan yang dapat terjadi di dunia ini yang dapat menggambarkan apa maksudnya dipersatukan dengan Allah. Ia adalah Pribadi yang dapat kita kenal dengan intim di mana di dalamNya kita mengenal diri sendiri dan dengan demikian kita tahu bahwa kita juga dikenal olehNya. Mengenal Allah berarti dibawa ke dalam hubungan pribadi yang begitu luar biasa, di mana pernikahan hanyalah gambaran yang samar-samar tentang hubungan tersebut.

Pernikahan merepresentasikan betapa dalam dan intimnya hubungan manusia dengan Allah. Di dalam Efesus 5:22-33, dinyatakan bahwa hubungan suami dengan istri adalah sebagaimana hubungan Kristus dengan kita. Kita adalah mempelai wanitaNya. Kita adalah yang dikasihiNya. Kita adalah yang dipilihNya, yang diinginkanNya untuk hidup bersama denganNya. Gairah Tuhan dalam mengasihi kita jauh lebih besar dan lebih menakjubkan dari gairah yang pernah ditunjukkan pasangan kita ketika ia menatap mata kita dalam-dalam. Tuhan mencintai kita jauh lebih besar dari cinta yang kita rasakan dari pasangan kita. Ia memberikan contoh bagaimana seharusnya hubungan kita dengan pasangan kita, yaitu sejalan dengan bagaimana Ia mengasihi kita.

Ketika Allah menciptakan isi dunia ini, Ia melihat bahwa segala sesuatu yang Ia ciptakan adalah baik. Namun ada satu hal yang dilihatNya tidak baik, yaitu ketika manusia itu sendirian. Karena itulah Allah menciptakan pernikahan dengan memberikan seorang wanita kepada manusia itu. Pernikahan merupakan peristiwa di mana bukan hanya mukjizat pertama yang Yesus lakukan, tetapi bahkan mukjizat pertama setelah penciptaan itu sendiri úHe brought the woman to the manî (Kejadian 2:22). Allah merancang pernikahan untuk manusia dan Ia senang dengan pernikahan yang dialami manusia. Sehingga ketika seseorang menikah, ia bukan hanya menjalani apa yang menjadi pilihannya dengan siapa yang dipilihnya, tetapi ia masuk ke dalam mukjizat Allah bagi dirinya. Ia masuk ke dalam peristiwa terindah di mana ia bisa merasakan kasih yang unconditional (tanpa syarat) bagi dirinya, yang hanya mencerminkan sebagian kecil kasih Allah pada dirinya.

Istilah kasih yang tidak bersyarat sebenarnya adalah redundan, karena kasih haruslah tidak bersyarat. Jika kasih bersyarat, maka itu bukanlah kasih. Ketika kita mengatakan bahwa kita mengasihi pasangan kita, apakah kita benar-benar mengasihinya apapun kondisinya? Apakah kita mengasihinya ketika ia menjengkelkan kita? Apakah kita mengasihinya ketika ia nampaknya tidak punya waktu untuk kita? Apakah kita mengasihinya ketika ia berdosa? Apakah kita mengasihinya ketika ia tidak setia (berselingkuh)? Apakah kita mengasihinya ketika ia lemah, tidak berdaya, sakit, dan melelahkan kita? Jika anda menjawab ya untuk pertanyaan-pertanyaan ini (dan banyak pertanyaan lain), maka anda dapat berkata bahwa anda mengasihi/ mencintainya. Jika tidak, pikirkan lagi baik-baik.

Bagaimana kita merasa terhadap pasangan kita adalah bagaimana kita merasa terhadap Tuhan. Ketika kita mengalami bahwa Allah mengasihi kita tanpa syarat, maka kitapun harus mengasihi pasangannya secara tidak bersyarat. Ketika kita belum mampu mengasihi pasangan kita tanpa syarat, maka mungkin sekali bahwa kita belum benar-benar mengalami kasih Allah terhadap diri kita. Jika anda sulit mengasihi dengan tulus pasangan anda sekalipun ia sering menyakiti anda, maka lihatlah pada salib Kristus. Dengan kasihNya yang tak berkesudahan Ia mati bagi dosa anda dan saya. Ketika pasangan anda tidak setia, ingatlah bahwa Allah mengasihi kita bahkan ketika kita tidak setia. Ketika sulit mengampuni pasangan anda, ingatlah bahwa Tuhan mengampuni anda. Ketika lupa bagaimana cantik/ gagahnya pasangan kita karena waktu membawanya pergi, ingatlah bahwa Tuhan mengasihi jiwa kita ketika kita begitu buruk rupa oleh dosa. Ketika seluruh hidup anda nampaknya dihancurkan oleh ketidaksetiaan pasangan anda, lihatlah bahwa Kristus rela dihancurkan oleh dosa kita di atas kayu salib. Dan lihatlah Ia berkata”Aku mengasihimu sebesar ini” sambil merentangkan tanganNya dan mati di atas kayu salib.

Jika anda rindu mengalami kasih dan hadirat Allah lebih nyata dalam hidup anda, jika anda rindu mengasihi pasangan anda sebagaimana Allah mengasihi anda tanpa syarat, jika anda rindu mengalami pekerjaan Tuhan dalam membentuk diri anda lebih indah lagi (walaupun dengan cara yang menyakitkan), jika anda bersedia mati bagi pasangan anda setiap hari agar ia menjadi bahagia, maka menikahlah. Tuhan menyertai anda.





Allah Selalu Ada

6 09 2008

Bila Allah cepat maqbulkan doamu, maka dia menyayangimu, Bila dia lambat maqbulkan doamu, maka dia ingin mengujimu, Bila dia tidak maqbulkan doamu, maka dia merancang sesuatu yang lebih baik untukmu, Oleh itu sentiasalah bersangka baik pada Allah dalam apa jua keadaan sekalipun kerana kasih sayang Allah itu mendahului kemurkaannya.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih.. Allah sudah menghitung airmatamu.

Jika kau fikir bahawa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu terasa berlalu begitu saja… Allah sedang menunggu bersama-samamu…

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelefon dirimu… Allah sentiasa berada di sampingmu…

Ketika kau fikir bahwa kau sudah berusaha sesungguhnya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi… Allah mempunyai jawapannya…

Ketika segalanya menjadi sesuatu yang tidak masuk akal dan kau merasa tertekan… Allah bersamamu untuk menenangkanmu. ..

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan… sebenarnya Allah sedang berbisik kepadamu…
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur… Allah telah pun memberkatimu…

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.. . Allah akan tersenyum kepadamu…
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi…Allah sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu….

Oleh itu ingatlah bahwa di manapun kau atau ke manapun kau berada…Allah akan mengetahui dan senantiasa berada di sampingmu

“in life, ALLAH doesnt give you the person you want, instead he gives you the person you need…
to love you… hurt you and teach you the real meaning of life…”