Pernikahan : Gambaran Hubungan Manusia dengan Tuhan

17 09 2008

˜A man shall leave his father and mother and be joined to his wife, and the two shall become one flesh. This is a great mystery, but I speak concerning Christ and the church”.

Ephesians 5 : 31 – 32

Anda sudah berpacaran dengannya selama bertahun-tahun. Anda mencapai usia ‘matang’ di mana biasanya orang seusia anda dianggap pantas untuk menikah. Lalu anda melamar atau dilamar pasangan anda, dan jawabannya adalah ya. Hari-hari anda kemudian diisi dengan kesibukan pekerjaan sekaligus persiapan hari pernikahan anda. Menentukan tempat resepsi, mencari gaun dan jas pengantin, memilih desain undangan dan kue pengantin, menentukan makanan yang akan dipesan, membuat daftar orang-orang yang akan diundang. Hari pernikahan anda semakin dekat dan stres yang anda rasakan makin meningkat. Muncul konflik antara keluarga anda dan keluarga pasangan mengenai siapa yang akan menanggung biaya pernikahan, dan apa saja yang harus dibeli untuk prosesi adat baik sebelum maupun saat menikah. Anda mulai frustasi dan tertekan. Mungkin juga pasangan anda kelihatan cuek atau plin-plan dalam membantu anda mengambil keputusan atau menangani konflik yang muncul. Lalu anda mulai berpikir bahwa sebaiknya pernikahan ditunda atau dibatalkan saja sekalian.Muncul pertanyaan yang seharusnya diajukan sebelum anda memutuskan untuk mau menikah dengan pasangan anda: “Mengapa anda menikah?”

Mengapa anda ingin menikah? Apa yang anda bayangkan dan idamkan tentang pernikahan?

Pernikahan adalah rancangan Allah agar kita dipersatukan dengan pasangan kita di dalam kasihNya. Pernikahan sebenarnya menjelaskan misteri yang besar, karena di dalamnya manusia bisa melihat Allah dengan lebih jelas. Allah merancang manusia sebagai makhluk relasional, karena Ia sendiri adalah makhluk relasional, tiga pribadi dalam satu kesatuan. Dalam relasi ini Allah menunjukkan kesempurnaan kasih-Nya dalam hubungan antara ketiga Pribadi, sebab Ia adalah kasih. Ia adalah pernikahan itu sendiri, di mana ketiga pribadi menjadi satu. Misteri Allah Trinitas adalah bahwa Allah bukanlah Allah yang monistik (tunggal), tetapi tritunggal (tiga di dalam satu kesatuan) di mana esensi hubungan dari ketiga Pribadi tersebut adalah kasih. Walaupun Ia adalah Allah satu-satunya, keberadaanNya tidak mungkin seorang diri (bahkan sebelum penciptaan) karena Ia adalah kasih, dan kasih menunjukkan bahwa harus ada relasi (minimal dua pribadi).

Itulah yang terjadi dalam pernikahan, bahwa laki-laki menjadi satu dengan istrinya. Pernikahan merupakan analogi terdekat dari hubungan yang dapat terjadi di dunia ini yang dapat menggambarkan apa maksudnya dipersatukan dengan Allah. Ia adalah Pribadi yang dapat kita kenal dengan intim di mana di dalamNya kita mengenal diri sendiri dan dengan demikian kita tahu bahwa kita juga dikenal olehNya. Mengenal Allah berarti dibawa ke dalam hubungan pribadi yang begitu luar biasa, di mana pernikahan hanyalah gambaran yang samar-samar tentang hubungan tersebut.

Pernikahan merepresentasikan betapa dalam dan intimnya hubungan manusia dengan Allah. Di dalam Efesus 5:22-33, dinyatakan bahwa hubungan suami dengan istri adalah sebagaimana hubungan Kristus dengan kita. Kita adalah mempelai wanitaNya. Kita adalah yang dikasihiNya. Kita adalah yang dipilihNya, yang diinginkanNya untuk hidup bersama denganNya. Gairah Tuhan dalam mengasihi kita jauh lebih besar dan lebih menakjubkan dari gairah yang pernah ditunjukkan pasangan kita ketika ia menatap mata kita dalam-dalam. Tuhan mencintai kita jauh lebih besar dari cinta yang kita rasakan dari pasangan kita. Ia memberikan contoh bagaimana seharusnya hubungan kita dengan pasangan kita, yaitu sejalan dengan bagaimana Ia mengasihi kita.

Ketika Allah menciptakan isi dunia ini, Ia melihat bahwa segala sesuatu yang Ia ciptakan adalah baik. Namun ada satu hal yang dilihatNya tidak baik, yaitu ketika manusia itu sendirian. Karena itulah Allah menciptakan pernikahan dengan memberikan seorang wanita kepada manusia itu. Pernikahan merupakan peristiwa di mana bukan hanya mukjizat pertama yang Yesus lakukan, tetapi bahkan mukjizat pertama setelah penciptaan itu sendiri úHe brought the woman to the manî (Kejadian 2:22). Allah merancang pernikahan untuk manusia dan Ia senang dengan pernikahan yang dialami manusia. Sehingga ketika seseorang menikah, ia bukan hanya menjalani apa yang menjadi pilihannya dengan siapa yang dipilihnya, tetapi ia masuk ke dalam mukjizat Allah bagi dirinya. Ia masuk ke dalam peristiwa terindah di mana ia bisa merasakan kasih yang unconditional (tanpa syarat) bagi dirinya, yang hanya mencerminkan sebagian kecil kasih Allah pada dirinya.

Istilah kasih yang tidak bersyarat sebenarnya adalah redundan, karena kasih haruslah tidak bersyarat. Jika kasih bersyarat, maka itu bukanlah kasih. Ketika kita mengatakan bahwa kita mengasihi pasangan kita, apakah kita benar-benar mengasihinya apapun kondisinya? Apakah kita mengasihinya ketika ia menjengkelkan kita? Apakah kita mengasihinya ketika ia nampaknya tidak punya waktu untuk kita? Apakah kita mengasihinya ketika ia berdosa? Apakah kita mengasihinya ketika ia tidak setia (berselingkuh)? Apakah kita mengasihinya ketika ia lemah, tidak berdaya, sakit, dan melelahkan kita? Jika anda menjawab ya untuk pertanyaan-pertanyaan ini (dan banyak pertanyaan lain), maka anda dapat berkata bahwa anda mengasihi/ mencintainya. Jika tidak, pikirkan lagi baik-baik.

Bagaimana kita merasa terhadap pasangan kita adalah bagaimana kita merasa terhadap Tuhan. Ketika kita mengalami bahwa Allah mengasihi kita tanpa syarat, maka kitapun harus mengasihi pasangannya secara tidak bersyarat. Ketika kita belum mampu mengasihi pasangan kita tanpa syarat, maka mungkin sekali bahwa kita belum benar-benar mengalami kasih Allah terhadap diri kita. Jika anda sulit mengasihi dengan tulus pasangan anda sekalipun ia sering menyakiti anda, maka lihatlah pada salib Kristus. Dengan kasihNya yang tak berkesudahan Ia mati bagi dosa anda dan saya. Ketika pasangan anda tidak setia, ingatlah bahwa Allah mengasihi kita bahkan ketika kita tidak setia. Ketika sulit mengampuni pasangan anda, ingatlah bahwa Tuhan mengampuni anda. Ketika lupa bagaimana cantik/ gagahnya pasangan kita karena waktu membawanya pergi, ingatlah bahwa Tuhan mengasihi jiwa kita ketika kita begitu buruk rupa oleh dosa. Ketika seluruh hidup anda nampaknya dihancurkan oleh ketidaksetiaan pasangan anda, lihatlah bahwa Kristus rela dihancurkan oleh dosa kita di atas kayu salib. Dan lihatlah Ia berkata”Aku mengasihimu sebesar ini” sambil merentangkan tanganNya dan mati di atas kayu salib.

Jika anda rindu mengalami kasih dan hadirat Allah lebih nyata dalam hidup anda, jika anda rindu mengasihi pasangan anda sebagaimana Allah mengasihi anda tanpa syarat, jika anda rindu mengalami pekerjaan Tuhan dalam membentuk diri anda lebih indah lagi (walaupun dengan cara yang menyakitkan), jika anda bersedia mati bagi pasangan anda setiap hari agar ia menjadi bahagia, maka menikahlah. Tuhan menyertai anda.

Advertisements




Let God Leads Us…

15 09 2008

“Kita tidak pernah mempertanyakan ke mana supir bus kota yang kita tumpangi akan membawa bus-nya. Tetapi kita sering mempertanyakan Tuhan,kemana Dia akan membawa hidup kita”

Seorang ayah mengajak puterinya, Asa 6 tahun, mengendarai mobil menuju ke sebuah museum. Sudah lama Asa menginginkann ya. Si Ayah kebetulan hari itu mengambil cuti dan sengaja mengantar anaknya ke tempat yang sudah lama diimpikan Asa itu tanpa didampingi Bunda.

Di perjalanan, tak hentinya Asa bertanya kepada si Ayah :

“Ayah tahu tempatnya?”, tanya Asa yang duduk di samping kemudi Ayah. “Tahu, jangan kuatir …”, jawab Ayah sembari tersenyum. “Emang Ayah tahu jalan-jalann ya? ” “Tahu, jangan kuatir …” “Benar, tidak kesasar Ayah?”
“Benar, jangan kuatir …”, jawab Ayah tetap dengan sabar.
“Nanti kalau Asa haus, bagaimana?” “Tenang, nanti Ayah beli air mineral …”
“Terus kalau lapar?” “Tenang, Ayah ajak mampir Asa ke restoran …”
“Emang ayah tahu tempat restorannya? ” “Tahu, sayang …”
“Emang ayah bawa cukup uang?” “Cukup, sayang …”
“Kalau Asa pengin ke kamar kecil?” “Ayah antar sampai depan pintu toilet wanita …”
“Emang di musium ada toiletnya?” “Ada, jangan kuatir …”
“Ayah bawa tissue juga?” “Bawa, jangan kuatir …”, kata ayah sembari membelokkan mobilnya masuk jalan tikus, karena macet.
“Kok Ayah belok ke jalan jelek dan sempit begini?”
“Ayah cari jalan yang lebih cepat … supaya Asa bisa menikmati museum lebih lama nanti …”

Tidak berapa lama, Asa kemudian tidak bertanya-ta nya lagi. Giliran sang Ayah yang bingung,
“Kenapa Asa diam, sayang?” “Ya, Asa percaya Ayah deh! Ayah pasti tahu, akan antar dan bantu Asa nanti!”

Kita ini seperti Asa si anak kecil ini. Kita bertanya banyak hal mengenai apa yang kita hadapi dan
terjadi dalam hidup kita. Terlalu banyak khawatir apa yang akan kita hadapi. Padahal sesungguhnya Tuhan “sedang mengemudi” buat kita semua. Kadang Ia membawa ke “gang sempit” yang barangkali tidak enak, tetapi itu semua untuk menghindari “kemacetan” di jalan yang lain. Kadang Ia memperlambat “kendaraan-Nya” , kadang mempercepat. Semuanya ada maksudnya.

Ada baiknya kalau kita menyerahkan hal- hal yang di luar jangkauan kita kepada- Nya. Biarkan Dia berkarya atas hidup Anda, biarkan Dia mengemudikan hidup Anda, sebaliknya fokuskan hidup Anda kepada hal-hal yang Anda bisa kerjakan di depan mata, dengan berkat kemampuan yang Anda sudah miliki.





Tujuan Hidup

1 09 2008

Manusia mempunyai keunikan bakat dan kemampuan yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, di antara manusia juga mempunyai perbedaan tujuan hidup. Si A misalnya boleh merasa aneh dengan tingkah laku Si B, sebab Si A tidak mengetahui tujuan yang hendak dicapai oleh Si B. . Faktanya, orang-orang yang sukses di dunia itu pasti mempunyai tujuan hidup

Masing-masing di antara kita tentu juga mempunyai tujuan hidup. Tetapi saya heran mengapa tujuan hidup sebagian besar manusia di dunia ini tidak mampu berperan penting dalam mencapai kesuksesan .Setelah sekian lama saya mengamati, rupanya penyebab utama tujuan hidup itu tidak dapat berfungsi sebagai langkah penting untuk mencapai kesuksesan adalah ketidakmampuan kita sendiri dalam memahami dan mendefisikan tujuan hidup tersebut.

Sebagian besar di antara kita memang mempunyai tujuan hidup, tetapi terkadang jumlah tujuan hidup itu bisa sampai ratusan. Sifat tujuan hidup itu pun masih rancu atau tidak terperinci secara pasti. Agar hal itu tidak terjadi, maka sebaiknya buatlah konsep mengenai tujuan hidup untuk jangka waktu tertentu, misalnya untuk 1 minggu ke depan, 1 bulan atau satu tahun ke depan.

Pengambilan keputusan merupakan tahap selanjutnya yang sangat penting. Untuk itu berpikirlah lebih dalam, jernih dan terkontrol sebelum benar-benar memutuskan apa tujuan hidup Anda. Sebuah pepatah bijak mengatakan, “Your decisions determine your direction, and your direction determines your destiny?. Keputusanmu menentukan arah tujuan, dan tujuanmu menentukan keberuntunganmu. ” Karena itu Anda akan memerlukan lebih banyak informasi agar dapat memutuskan sebuah tujuan hidup yang paling tepat.

Setelah membuat keputusan mengenai tujuan hidup, maka langkah berikutnya adalah menuliskan tujuan hidup tersebut. Menuliskan tujuan hidup dimaksudkan untuk memudahkan Anda memahaminya. Jika tujuan hidup itu ditulis, itu artinya Anda sudah menciptakan instruksi yang jelas mengenai apa yang harus Anda lakukan dan bagaimana mengembangkan rencana berikutnya.

Langkah-langkah tersebut sangat efektif digunakan untuk dapat memahami tujuan hidup. Pemahaman terhadap tujuan hidup sangat penting sebab proses pencapaian tujuan hidup berkembang dari pemikiran hingga menjadi sketsa, dari sketsa ke tindakan, dan dari tindakan ke pencapaian yang sesungguhnya. Goethe mengatakan, “Hal terbesar di dunia ini bukanlah dimana Anda berdiri, melainkan kemana Anda akan pergi.” Itu artinya, jika Anda mampu menetapkan,memahami dan memperjelas tujuan hidup, maka kemungkinan untuk meraih sukses juga akan lebih besar.

Yang terpenting bukan berapa lama anda hidup, tapi bagaimana anda mengisi dan mempunyai tujuan hidup anda. Batas hidup manusia telah ditentukan, makna dan nikmati kehidupan ini dengan hal yang baik dan berguna.

” Kematian adalah pasti, yang terpenting bagaimana mengisi kehidupan dengan hal positif terus maju dan berkarya “





Terima kasih untuk tidak berbohong

1 09 2008

Saat ini Kejujuran sulit di dapati, mungkin karena banyak dari kita yang kurang menghargainya, Kita lihat saat ini pemimpin sering tidak jujur dalam penyelenggaraan negara sehingga merugikan kita sebagai rakyatnya, Pedagang berbohong kepada Pembeli sehingga sering mengecewakan pembeli, pendidik sering menggunakan kata-kata yang tidak benar dalam mendidik, sehingga akan timbul generasi yang mengutamakan ketidak benaran.

Kenapa sih manusia itu suka berbohong? karena berbohong itu mudah, karena dengan berbohong dia bisa menutupi kelemahan atau kekuranganya, Karena dengan berbohong seseorang terhindar dari hukuman atau terhindar kelihatan kekurangan atas dirinya. Tapi apakah kebohongan itu akan kekal dan membawa bahagia, Saya yakin kebohongan tidak akan membawa kebahagian dalam hidup, mungkin dengan berbohong anda selamat hari ini, tapi anda akan terus dihantui rasa bersalah seumur hidup anda dimana anda takut kalau kebohongan yang anda buat terbongkar, apa lagi kalau hal itu menyangkut hal yang besar, mungkin anda takut hal tersebut bisa berakibat Fatal.

Adakah yang namanya bohong baik, banyak orang yang mengatakan bahwa dia terpaksa berbohong untuk kebaikan, tapi menurut saya sekali berbohong tetap berbohong, tidak ada namanya bohong yang baik, mungkin akan lebih baik kita mengungkapkan suatu kebenaran walau kebenaran itu memang sulit dan pahit, tetapi anda telah berjiwa besar, untuk melakukanya dan anda tidak harus menutupi kebohongan seumur hidup anda.

Perlu diingat sekali kita berbohong itu tidak akan cukup, kenapa, karena sekali berbohong tentang suatu hal pasti kita akan merambat ke hal-hal yang lain, jadi mau tidak mau pasti kita akan terus berbohong, mau kah kita hidup dalam kebohongan satu ke kebohongan yang lain. Kalau saya mengatakan tidak mau, katakan salah itu salah dan benar itu benar, tidak ada daerah abu-abu. kecuali orang yang berfikir tidak baik selalu melihat daerah abu-abu untuk tujuan tidak benar.

Kejujuran adalah bahasa universal, agama apa pun, di tanah mana pun kita berdiri, dan di waktu kapan pun kejujuran tetap berlaku. Namun nampaknya keuniversalan tersebut semakin teralienasi, dimana justru saat ini yang lebih sering dianggap biasa dan lumrah adalah ketidakjujuran. Di kantor, rumah, persahabatan, rumah tangga semakin mudah ditemui warna-warna dusta dengan berbagai ragam dan bentuknya. Dan justru pula disaat yang sama, kejujuran menjadi barang langka dan seringkali dianggap aneh untuk kita semua.

Kebohongan itu menghancurkan, beberapa bukti besar dapat kita lihat bagaimana koruptor yang ditelanjangi di pengadilan selalu menggunakan kebohongan-demi kebohongan untuk menutupi pada akhirnya menghancurkan dirinya sendiri, contohnya tokoh politik P3 Al-amin Nur nasution, begitu banyak kebohongan yang di keluarkan saat pertama tertangkap, tetapi kebohonganya terungkap satu demi satu, dan hal itu membuat dia tidak dapat dipercaya lagi, sungguh ironis, Al-Amin yag berarti dalam bahasa arab dapat dipercaya menjadi orang yang tidak dapat dipercaya. Dan banyak contoh lainya betapa seorang yang berbohong untuk korupsi pada saat akhirnya terungkap mereka terlihat menyedihkan, dari seorang yang terhormat menjadi orang yang terhujat. kasihan…

Pernah ingat nasihat orang tua saat kita kecil, pasti kita pernah mendengar orang tua menasehati supaya harus menjadi orang yang jujur. Dalam mendidik dan memotivasi supaya seorang anak menjadi orang yang jujur, kerap kali dikemukakan bahwa menjadi orang jujur itu sangat baik, akan dipercaya orang, akan disayang orang tua, dan bahkan mungkin sering dikatakan bahwa kalau jujur akan disayang/dikasihi oleh Tuhan. terkadang terlontar pikiran nakal, bagaimana orang tua menasihati anak untuk jujur sedangkan orang tua tidak jujur dalam kehidupan pribadinya.. . kita mengajarkan jujur tetapi kita sendiri berbohong… .

Dalam kehidupan sehari-hari, saya sering melihat (bahkan juga ikut terlibat) dalam berbagai macam bentuk aktivitas interaksi sosial dimasyarakat, yang justru kebanyakannya adalah wujud realisasi dari sikap tidak jujur dalam skala yang sangat bervariasi, seperti:

Sering terjadi, orang tua bereaksi spontan saat melihat anaknya terjatuh dan berkata “Oh, tidak apa-apa! Anak pintar, enggak sakit, kok! Jangan nangis, yah!”. Menurut saya, dalam hal ini secara tidak langsung si-anak diajarkan dan dilatih kemampuan untuk dapat “berbohong”, menutup-nutupi perasaannya (sakit) hanya karena suatu kepentingan (supaya tidak menangis). mungkin seharusnya orang tua berkata “jangan menangis ya, sakit itu wajar nanti kita obati agar lekas sembuh” agar kita mengjarkan kejujuran kepada anak kita.

Selain itu saya juga sering melihat dan mengalami kejadian seperti: Saat seseorang bertamu kerumah orang lain, ketika ditanya: ” Sudah makan, belum?”, walaupun saya yakin tawaran sang tuan rumah “serius” biasanya dengan cepat saya akan menjawab “Oh, sudah!! Kita baru saja makan “, padahal sebenarnya saya belum makan. mungkin kita bisa menjawab “Saya tidak lapar, atau oh Nanti saja dirumah” kita cenderung berbohong untuk hal remeh seperti ini bagaimana kita membiasakan jujur untuk hal besar, kalau hal kecil saja kita berbohong

Dalam lingkungan usaha / dagang, kejujuran sering disebut-sebut sebagai modal yang penting untuk mendapatkan kepercayaan. Akan tetapi sangat kontroversial dan lucunya kok dalam setiap transaksi dagang itulah justru banyak sekali kebohongan yang terjadi. Sebuah contoh saja: penjual yang mengatakan bahwa dia menjual barang “tanpa untung” atau “bahkan rugi” hampir bisa diyakini pasti bohong. mungkin pedagang bisa berkata, “maaf pak harganya sekian saya beli, mungkin bapak mau kasih saya berapa, atau mungkin tidak berkata apa-apa lebih baik dari pada harus berbohong.

Pernah membayangkan juka hidup di dunia ini tidak ada bohong Maka dibayangkan pasti ketika tidak ada kebohongan maka akan tidak ada perusahaan yang dirugikan oleh kecurangan pegawainya, negara tidak bangkrut karena ulah para koruptor kelas kakap, tak ada keretakan rumah tangga karena senantiasa terlindung oleh bingkai kejujuran, tidak ada pengkhianatan, tidak ada kemunafikan, tidak ada bencana besar yang timbul akibat satu bentuk ketidakjujuran yang terlalu sering dianggap sepele. Maka juga, bisa dipastikan hari itu adalah hari yang sangat dirindukan oleh kita semua. mungin tidak ya.. berharap itu semua bisa terjadi…. Dan saya akan mengucapkan Terimaksih untuk tidak berbohong, kepada orang yang jujur.

Di Momentum yang tepat di bulan yang sakral bagi umat islam saya mengajak seluruh Warga negara Indonesia untuk kembali merefleksikan diri dan membiasakan diri untuk hidup Jujur, Saya akan mencoba mengkampanyekan untuk hidup jujur, dari hal yang terkecil, dimulai saat ini, dimulai dari diri kita sendiri, didalam apa pun yang anda kerjakan. Ijinkan saya mengucapkan kepada Sahabat semua ” Terimakasih untuk tidak berbohong…”

http://erwin-arianto.blogspot.com





7 Rahasia Kulit Kita

1 09 2008

Kalau ingin mempunyai kulit yang sehat, sebelumnya kita harus tahu dulu rahasia dari kulit itu sendiri, ini dia :

1. kulit bisa bosan
tau nggak kalo kelamaan pake produk kosmetik bisa bikin kulit bosan? Setelah 6 bln pake produk yg sama, kulit akan berhenti merespon. Umumnya ini terjadi pada produk pembersih. So, lbh baik kita pake scrub yg mengandung asam glikolat untuk meluruhkan lapisan kulit mati.

2. nggak perlu cuci muka dua kali sehari
maksudnya cuci muka pake product kosmetik. Krn bakalan bikin kulit jd kaku dan memerah. Trus, jgn cuci muka pd siang hari. Krn, pembersih yg plg ringan pun dpt menyebabkan kulit kita mengelupas dan iritasi. Jd, ckp bilas dg air aja yah… tp, pd malam hari kitau WAJIB cuci muka.

3. jangan terlalu sering memakai alkohol
bagi yg suka memakai parfum yg beralkohol, lbh baik sdkt dikurangi, krn kulit yg terkena parfum apabila terkena matahari, akan menimbulkan noda atau bintik kemerahan.

4. dua menit, please!
Jk ingin pake beberapa product sekaligus, berilah jeda 2 mnt. Gunanya utk melancarkan efek product kpd kulit.

5. jangan salah posisi tidur
knp?? Sebab bakal bikin penuaan kulit. Coba tdr dg posisi leher terangkat bantal. Trus, lbh baik sarung bantal kita berbahan lembut seperti satin. Bahan yg lembut akan mengurangi kecenderungan kulit berkerut akibat atau posisi yg lama

6. kulit sesuai musim
ternyata jenis kulit bisa berubah sesuai musim. Pd saat kt berusia 20 thn, otomatis kulit mjd lbh kering. Kalo saat musim hujan, kulit akan keliatan lbh kering dan pd musim panas sebaliknya

7. perhiasan bikin sakit kulit
kalo kita suka pake perhiasan, lbh baik gunakan yg terbuat dr platinum atau steel yg aman bg kulit. Kalo ada yg alergi dan terkena bintik-bintik merah saat make perhiasan, segera lakukan perawatan dg memakai krim yg mengandung hydrocortisone sampai alergi hilang.

Sumber : Cosmopolitan Magazine





Es Krim…

30 08 2008

Minggu siang di sebuah mal. Seorang bocah lelaki umur delapan tahun berjalan menuju ke sebuah gerai tempat penjual eskrim. Karena pendek, ia terpaksa memanjat untuk bisa melihat si pramusaji. Penampilannya yang lusuh sangat kontras dengan suasana hingar bingar mal yang serba wangi dan indah.

“Mbak sundae cream harganya berapa?” si bocah bertanya.

“Lima ribu rupiah,” yang ditanya menjawab.

Bocah itu kemudian merogoh recehan duit dari kantongnya. Ia menghitung recehan di tangannya dengan teliti. Sementara si pramusaji menunggu dengan raut muka tidak sabar. Maklum, banyak pembeli yang lebih
“berduit” ngantre di belakang pembeli ingusan itu.

“Kalau plain cream berapa?”

Dengan suara ketus setengah melecehkan, si pramusaji menjawab, “Tiga ribu lima ratus”.

Lagi-lagi si bocah menghitung recehannya, ” Kalau begitu saya mau sepiring plain cream saja, Mbak,” kata si bocah sambil memberikan uang sejumlah harga es yang diminta. Si pramusaji pun segera mengangsurkan
sepiring plain cream.

Beberapa waktu kemudian, si pramusaji membersihkan meja dan piring kotor yang sudah ditinggalkan pembeli. Ketika mengangkat piring es krim bekas dipakai bocah tadi, ia terperanjat. Di meja itu terlihat dua keping uang logam limaratusan serta lima keping recehan seratusan yang tersusun
rapi.

Ada rasa penyesalan tersumbat dikerongkongan. Sang pramusaji tersadar, sebenarnya bocah tadi bisa membeli sundae cream. Namun, ia mengorbankan keinginan pribadi dengan maksud agar bisa memberikan tip bagi si pramusaji.

Pesan moral yang dibawa oleh anak tadi: setiap manusia di dunia ini adalah penting. Di mana pun kita wajib memperlakukan orang lain dengan sopan, bermartabat, dan dengan penuh hormat.

Sumber : Anonymous