Nikmati Perbedaan Setiap Pasangan

11 02 2010

Lihatlah sekeliling kita, indahnya warna-warni bunga, satwa dan segala keragaman lain yang menghiasi dunia. Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni, kita tidak akan merasakan hidup semeriah dan seindah sekarang ini, betul ? Begitu pun dengan kehidupan setiap suami istri selalu berhadapan dengan segala macam perbedaan dan warna-warni kehidupan. Sayangnya tidak semua pasangan mampu melihat perbedaan sebagai kekayaan sehingga banyak orang merasa tersiksa karena perbedaan-perbedaan itu.

Setiap orang lahir dengan perbedaan dan keunikannya masing-masing. Mulai dari perbedaan fisik, pola pikir, kesenangan, prinsip, pendapat, dll. Tidaklah mungkin segala sesuatu hal sama. Banyak hal positif yang bisa kita peroleh dengan perbedaan.

Ada beberapa syarat untuk dapat saling menerima perbedaan diantara pasangan :

Cara pandang kita terhadap perbedaan

Berpikirlah positif dengan mensyukuri adanya perbedaan dan anggaplah perbedaan sebagai kekayaan. Cara pandang yang benar akan melahirkan sikap yang tepat. Ada baiknya kita mencari persamaan lebih dahulu, sebelum mencari perbedaan.

Kelola perbedaan sebaik mungkin

Berlatihlah untuk menghargai, menerima, menjalankan dan bertanggung jawab terhadap keputusan bersama, meski berlawanan dengan ide awal kita

Selalu kembali pada tujuan pernikahan

Saat perbedaan terjadi, ingat kembali pada janji-janji pernikahan. Cara ini akan mendorong tercapainya tujuan bersama sekaligus mempraktekkan saling mengasihi.Jangan menonjolkan diri/sombong

Merasa diri paling penting, lebih benar dan lebih baik dari pasangan tidak akan menambah nilai lebih bagi kita. Jadilah beton dalam bangunan.

Cari sumber informasi yang terjamin kebenarannya

Perbedaan bisa muncul karena informasi yang salah. Oleh sebab itu komunikasi dan saling percaya adalah sangat penting bagi setiap pasangan

Koreksi diri sendiri sebelum menyalahkan pasangan

Menyalahkan pasangan terus menerus tidak akan banyak membantu menyelesaikan masalah. Bisa jadi kesalahan sebenarnya terletak pada diri kita. Karenanya koreksi diri sendiri terlebih dahulu merupakan langkah yang paling bijaksana.

Jadi jangan menyesali perbedaan jika tidak mau kehilangan sumber kebahagiaan !





Menguji Kecocokan Dengan Pasangan

26 12 2008

Seberapa cocok Anda dengan pasangan Anda? Semakin banyak kita memiliki kesamaan biasanya dianggap cocok. Bagaimana dengan pendapat bahwa perbedaan justru membuat pasangan saling melengkapi?

Bayangkan, seandainya mantan Presiden Soeharto itu isterinya bukan Ibu Tien  melainkan Ibu Gedong Oka, pemimpin spiritual Hindu yang meneruskan ajaran Mahatma Gandhi. Atau bayangkan, seandainya Presiden Megawati yang oleh khalayak dikenal sedikit bicara itu suaminya bukan Taufik Kiemas yang punya ambisi politik besar, melainkan Topan atau Leysus yang jago mengocok perut.

“Nggak cocok,” mungkin ada di antara Anda yang berkomentar begitu. Mungkin Pak Harto tidak akan berkuasa 32 tahun. Atau mungkin nasib Indonesia akan berbeda? Dan mungkin Bu Mega malah tidak jadi presiden. Dalam garis besarnya ada dua teori yang berbicara tentang membangun hubungan baik. Sebagian pakar psikologi bicara tentang teori komplementasi, yaitu bahwa masing-masing pasangan memiliki ciri dan sikap berlawanan. Mereka tertarik justru karena ada perbedaan, untuk kemudian bisa saling melengkapi, dan sempurna sebagai satu kesatuan.

Sementara itu pakar psikologi yang lain berpegang pada teori kesamaan. Riset (di Barat) menunjukkan bahwa selama posisi mereka sejajar, maka minat atau hobi, sikap, dan latarbelakang yang sama akan membuat pasangan itu langgeng. Ini masuk akal, sebab ruang bagi konflik menjadi sempit, sehingga peluang untuk bahagia lebih besar.
Memiliki hobi dan minat yang sama membantu pasangan bisa langgeng. Bukan Cuma karena mereka bisa melakukan sesuatu bersama-sama, tapi juga bisa ‘nyambung’ kalau bicara.

Kuiz yang dibuat oleh pakar psikologi dari Amerika, Dr. Glenn Wilson, berikut ini bisa menjadi alat untuk mengetes apakah Anda dan pasangan benar-benar cocok. Kalau pun tidak cocok, selama Anda berdua tahu situasinya dan dapat menerimanya, tentu saja kebahagiaan tetap bisa menjadi milik Anda.

Kualitas Hubungan Interpersonal

Pilih salah satu jawaban yang paling sesuai dengan Anda, lingkari huruf di depannya!
1.  Apakah Anda sering berpikir soal mengakhiri hubungan dengan pasangan?
a. Betapa menyakitkan jika Anda berdua sampai berpisah.
b. Gagasan itu muncul ketika sedang muak dengan pasangan Anda.
c. Gagasan itu muncul hampir setiap hari.

2.  Seberapa sering Anda dan pasangan berbagi cerita rahasia?
a. Anda selalu saling menceritakan semua ketakutan, fantasi, dan perasaan terdalam.
b.  Ada hal-hal dalam hidup yang Anda tetap jaga sebagai rahasia pribadi.
c.  Hubungan Anda ditentukan oleh kebohongan yang Anda lakukan setiap saat.

3.  Saat Anda berulangtahun, pasangan Anda akan:
a.  Dengan instingnya mengetahui secara tepat apa yang Anda inginkan.
b.  Bisa jadi membelikan sesuatu, tapi nantinya harus Anda tukar ke tokonya.
c.  Menghabiskan banyak uang untuk membeli hadiah yang tidak berguna.

4.  Apakah Anda senang berduaan saja?
a.  Pasangan Anda adalah orang yang paling menggairahkan hidup Anda.
b.  Anda merasa bahwa pisah satu sama lain membuat Anda tetap terpikat.
c. Anda mencoba menghilangkan kebosanan dengan menghadirkan banyak teman.

5.  Jenis perbedaan pendapat mana yang Anda punya?
a.  Ketidaksepakatan boleh saja tapi segera dicari jalan keluarnya.
b.  Ada beberapa topik yang menurut Anda lebih baik tidak dibicarakan.
c.  Anda selalu cekcok, baik untuk masalah kecil maupun besar.

6.  Apakah pasangan Anda merupakan pilihan yang terbaik?
a. Anda tidak pernah bertemu orang lain yang membuat diri Anda sangat berarti.
b. Anda yakin bahwa hidup itu kompromi, dan Anda bisa melakukan dengan baik.
c. Anda memilih yang terbaik dari yang buruk, dan berharap yang lebih baik  akan muncul.

7.  Anda tiba di rumah kepanasan dan kecapekan. Pasangan Anda akan:
a. Membolehkan Anda marah-marah, lalu melakukan yang terbaik sehingga muncul kembali tawa dan canda.
b. Mengambilkan minuman lalu meninggalkan Anda sementara waktu.
c. Menyerbu Anda dengan masalahnya, sebelum Anda sempat duduk.

8.  Ketika pergi ke pesta Anda selalu mencari-cari:
a. Percakapan yang menggairahkan.
b. Persahabatan baru.
c. Seorang pengganti pasangan Anda.

9.  Anda memergoki pasangan Anda terlibat hubungan yang dekat dengan orang yang sangat menarik. Yang Anda perhatikan adalah:
a. Ketidakmampuan Anda yang sangat jelas untuk memuaskannya.
b. Anda sudah tidak muda lagi.
c. Kehilangan sumber keuangan Anda.
10.Bagaimana Anda menjelaskan hubungan dengan pasangan Anda?
a. Pasangan kekasih yang sangat sempurna.
b. Penuh gairah, tapi ada naik turunnya.
c. Lebih baik daripada kesepian.

Cara menghitung dan menafsirkan:
Kuiz ini menggambarkan kualitas hubungan interpersonal Anda dengan pasangan. Faktor ini sangat penting untuk mengukur apakah hubungan bisa mulus dan langgeng. Cara menghitungnya, beri nilai 1 pada pilihan ’c’, nilai 2 untuk pilihan ‘b’, dan nilai 3 untuk pilihan ‘a’, lalu jumlahkan.

Jumlah > 25 mengindikasikan bahwa Anda pasangan yang sangat cocok.
Jumlah 20-24 mengindikasikan rata-rata atau lumayan cocok.
Jumlah 15-19 mengindikasikan tingkat ketidakpuasan yang tinggi.
Jumlah 10-14 mengindikasikan hubungan yang sangat parah





Mengapa Cemburu ?

24 12 2008

Cemburu membuat kita menjaga kelekatan dan keterikatan dengan seseorang yang kita nilai berharga. Kecemburuan mengandung pesan bahwa “dia sangatlah penting bagi kita” itulah kenapa objek cemburu biasanya sangat disanjung dan dipuja. Akan tetapi cemburu seringkali dicap sebagai sesuatu yang buruk karena dapat dengan mudah membuat orang yang cemburu melakukan tindakan-tindakan yang tidak benar.

Bila seseorang percaya bahwa kelekatannya dengan seseorang adalah hak mutlaknya, (yang memberikan orang lain tidak memiliki hak untuk membubarkan kelekatan itu), kecemburuan dapat menjadi kejam. Cemburu bisa juga tidak realistis, seperti ketika pasangan kita diantar orang lain atau kekasih kita memakai pakaian yang menarik, lalu kita menafsirkannya sebagai ancaman terhadap hubungan.

Begitu kita terlibat dalam suatu hubungan cinta, kita akan mengeksklusifkan hubungan itu hanya antara si dia dan diri kita. Akibatnya bila ada pihak lain yang dirasakan akan mengganggu hubungan maka muncullah keterbangkitan emosi yang disebut cemburu. Semakin serius dan eksklusif hubungan itu, maka kecemburuan juga cenderung meningkat (Dugosh, 2000). Jadi intensitas kecemburuan seseorang yang baru pacaran sangat mungkin lebih rendah bila dibandingkan dengan seseorang yang sudah tunangan. Sudah jamak banyak yang mengeluh bahwa dulu pada awal-awal pacaran kekasihnya tidak cemburuan, tapi justru setelah sekian tahun pacaran menjadi sangat pencemburu.

Kita juga cemburu bila ada yang mengancam harga diri kita. Umumnya orang yang cemburu harga dirinya menurun. Kekasih dan hubungan cinta merupakan salah satu sumber harga diri. Bila dirasakan ada ancaman terhadap sumber harga diri itu dimana ada potensi untuk kehilangan maka muncullah respon cemburu. Potensi kehilangan bisa secara emosional (pasangan mencintai orang lain) maupun secara perilaku (pasangan melakukan hubungan seksual dengan orang lain).

Ada tipe kepribadian tertentu yang membuat seseorang menjadi lebih pencemburu. Orang yang memiliki tipe kepribadian egoistik, cenderung mementingkan diri sendiri, ambisius, dan berpandangan sempit umumnya lebih pencemburu. Orang yang memiliki tipe cinta passionate love juga memiliki kecemburuan yang tinggi. Mereka sangat mudah cemburu dan meledak-ledak sehingga sangat mempengaruhi pikiran dan perasaannya, serta perilakunya menjadi negatif. Demikian juga orang yang memiliki tipe kelekatan anxious/ambivalent umumnya sangat pencemburu.

Cemburu merupakan emosi yang dikontruksi secara sosial, artinya bahwa situasi timbulnya cemburu telah ditentukan secara kultural. Oleh karena itu ada perbedaan situasi yang menimbulkan cemburu diantara budaya-budaya yang berbeda. Dalam budaya Amerika, memegang lengan orang yang sudah menikah mungkin tidak akan membangkitkan kecemburuan, akan tetapi di Indonesia hal itu mengundang kecemburuan yang besar.

Sudah tentu kita memiliki panduan moral mengenai cemburu, sebagaimana semua bentuk emosi lainnya. Misalnya, kecemburuan pada anak karena menyita waktu pasangan kita sesuatu yang kurang diterima. Lalu kecemburuan kita pada kekasih kita karena harus sering menjenguk orang tuanya juga sesuatu yang kurang diterima.





Hangatkan Kembali Romantisme Hubungan

14 12 2008

Tidak banyak yang tahu kalau keberhasilan bercinta tidak terpaku pada sanggup tidaknya orgasme, tapi bagaimana pasangan kita. Kalau dia puas, bisa dikatakan ritual bercinta anda berhasil dengan sukses, apalagi bisa mencapai kepuasan yang berulang.

Namun hal ini jangan dilakukan secara sepihak, karena walau bagaimanapun bercinta membutuhkan dua orang sebagai pasangan. Bila ingin mendapatkan sensasi yang diinginkan, sebaiknya membicarakan dulu hal ini kepada pasangan.

Ada persiapan khusus yang menjadi patokan. Setidaknya lakukan pada hari libur, toh anda tidak ingin hari kerja anda terserang kantuk hebat gara-gara ritual bercinta kamu yang ‘kebablasan’.

Sebagian pasangan yang sudah menikah menganggap bercinta merupakan ritual biasa seperti halnya bangun pagi, sarapan, berangkat kerja dan sebagainya hingga kembali lagi ke rumah. Bercinta masuk pada aktivitas kunci atau aktivitas pamungkas dari kegiatan kamu dalam sehari.

Jika ini yang terjadi, kamu tidak akan memperoleh lagi stimuli kecil yang pernah kamu rasakan dulu ketika masih pacaran. Kamu tidak akan deg-degan ketika tangannya menyentuh punggung leher kamu. Ini akan lebih parah saat kamu tak lagi bisa membedakan kehadiran pasangan kamu. Ada atau tidak sama saja suasananya.

Perlu juga sesekali mengintrospeksi diri soal ritual bercinta kamu. Jangan sampai pasangan lebih memilih ‘jajan’ di luar. Kalau beberapa teman enggan dan merasa tabu untuk bercerita, apalagi membocorkan rahasianya, jangan pernah malu bertanya pada ahlinya.

Kamu pastinya tahu kemana harus mencarinya, tidak perlu ke lokalisasi untuk urusan yang satu ini, bisa-bisa kamu yang ditawar orang. Pergilah atau lebih tepatnya anda mengunjungi tempat hiburan malam, diskotik atau sejenisnya. Cari wanita yang biasa (maaf kalau terkesan kasar) menjual diri. Jalin persahabatan dengan mereka. Kamu tidak perlu memberikan identitas kamu yang sesungguhnya.

Ajak dia berteman, kalau perlu beberapa orang sekalian. Korek rahasia bercinta mereka, sampai pelanggan bisa merasa ketagihan. Sekali lagi, jangan sampai mereka tahu motivasi kamu sesungguhnya. Cari informasi sebanyak-banyaknya, meski ini bukan jalan terbaik, tidak ada salahnya kamu mencoba. Toh, keinginan kamu adalah ingin mengembalikan romantisme kehidupan kamu yang hampir hilang. Mau mencobanya?





8 Tanda Cinta Hambar

9 11 2008

Rutinitas, kesibukan, tekanan, serta masalah kantor seringkali membuat cinta Anda berdua-cinta yang bergairah, cinta penuh kehangatan, cinta yang indah, serta cinta yang manis-tiba-tiba terasa hambar. Tandai ciri-cirinya dan cari jalan keluarnya secepat mungkin.

Biasanya dia tak pernah lupa mengatakan betapa cantiknya din Anda saat pulang kantor. Tak jarang dia pun ritemberikan aneka hadiah kecil yang membuat Anda tersanjung. Sering pula Anda tertawa terbahak-bahak ketika dia menceritakan hal bodoh yang dilakukannya di kantor. Anda pun tahu jelas, siapa saja yang membuat onar di kantor pada hari itu karena selalu dia menceritakannya sambil berkeluh kesah saat makan berdua. Tak terhitung, mata Anda dan matanya bertatapan sehingga secara tak sengaja mengetahui apa yang Anda atau dia pikirkan.

Ketika bepergian ke luar kota ia pun tak pernah absen menghubungi Anda di mana saja Anda berada. Begitu tiba di tempat tujuan, saat malam tiba, bahkan saat-saat jam tidur si kecil. Sepertinya kesibukan bukanlah suatu kendala yang serius. Sesibuk apa pun si dia di kantor, Watau sesibuk apa pun Anda berkegiatandi ru , tau pun di luar rumah-Anda berdua selalu berusaha menyisihkan sedikit waktu. Saaf itu tampaknya kehidupan rumah tangga Anda tak memiliki cela sedikit pun. Suami penuh cinta, Anda penuh bakti, dan anak-anak pun tak pernah dirundung masalah.

Semuanya Sudah Berlalu?

Tampaknya semuanya itu hanyalah kisah manis saat tahun-tahun pertama pernikahan Anda. Sekarang semuanya hanya tinggal kenangan. Dia selalu pulang larut malam dengan keadaan yang terlalu penat dengan wajah yang selalu kuyu. Kalaupun dia mengecup kening atau pipi Anda, hal tersebut hanyalah kecupan rutin yang tak memiliki makna sama sekali. Hubungan intim? Bisa dihitung dengan jari dalam dua atau tiga bulan belakangan ini. Saking sibuknya, dia sering lupa kegiatan apa saja yang sedang Anda lakukan saat ini. Sebaliknya, Anda pun tak ingat lagi siapa tim sepak bola favoritnya atau hari apa ia selalu bermain tenis dengan temanteman kantornya. Saat ini tampaknya tak ada lagi waktu bagi Anda berdua untuk bercakap-cakap atau berbincang dari hati ke hati. Semakin jarang Anda berdua berhubungan intim. Setiap hari Anda hanya menjalani tugas, kewajiban, dan rutinitas.

Ke mana perginya semua keindahan, kenikmatan, serta kehangatan cinta yang pernah Anda rasakan di tahun-tahun pertama perkawinan. Hilang, lenyap, sirna! Jangan putus asa dulu. Tak usah berpikir terlalu negatif dan menyangka hal-hal yang bukan-bukan. Anda-dan swami Anda tentunya-hanyalah menghadapi suatu kejenuhan yang membuat cinta Anda berdua tidak lagi indah, tidak lagi menggairahkan, dan tidak lagi manis. Cinta Anda berdua menjadi hambar. Tapi tak usah terlalu khawatir karena keadaan ini merupakan keadaan yang wajar. Keadaan yang dialami oleh hampir semua suami istri di dunia ini.

Cinta Menjadi Hambar

Keadaan seperti ini sebenarnya agak membingungkan. Jika diperhatikan tak ada yang salah dalam kehidupan perkawinan Anda, namun sebaliknya, berjalan dengan mulus pun tidak. Biasanya keadaan ini muncul karena Anda terlalu sibuk, terlalu lelah, atau sedang dalam keadaan stres berat akhirakhir ini. Demikian pula dengan pasangan Anda. Saking sibuk, lelah, atau stres, Anda seolah-olah merasa tak ada yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan hal-hal tersebut, bahkan bicara dengan suami sekali pun.

Keadaan ini tidak hanya disebabkan oleh tekanan atau akibat stamina yang menurun, tetapi bisa pula disebabkan oleh keadaan fisik yang memburuk. Dari serangan flu sampai saat penyembuhan akibat kecelakaan atau pembedahan. Bisa jugs timbul akibat kelelahan yang kronis atau akibat obat-obatan yang diberikan dokter. Namun tak jarang pula keadaan cinta yang hambar ini terjadi akibat kemarahan atau depresi yang selama ini dipendam. Tak tertutup kemungkinan pula keadaan ini tercipta akibat masalah keluarga, masalah di kantor, sebab-sebab eksternal lainnya yang secara tak sadar telah menyerap seluruh energi Anda, termasuk energi yang Anda simpan untuk menyayangi dan mencintai si dia. Pun demikian sebaliknya.

Dialami Pasangan Paling Romantis

Lucunya cinta yang menjadi hambar ini tak hanya dialami oleh pasanganpasangan sibuk. Pasangan yang paling romantis di dunia pun tak kebal dengan keadaan seperti ini. Paling tidak, terjadi sekali atau dua kali dalam kehidupan perkawinan mereka. Kehidupan perkawinan yang rutin serta kegiatan yang itu-itu saja-ditambah dengan tekanan serta masalah kantor dan rumah tangga, didakwa menjadi penyebab cinta menjadi hambar.

Keadaan seperti ini bukanlah sinyal bahwa perkawinan atau rumah tangga Anda sedang “guncang”, namun sebaliknya keadaan ini justru merupakana tanda bahwa Anda harus memperbarui hubungan cinta Anda dengan si dia. Sebaliknya, jangan anggap enteng dan membiarkan keadaan ini berlarut-larut. Bukannya tak mungkin cinta yang hambar akan menciptakan perselingkuhan yang berakhir dengan perceraian. Untuk membuat cinta Anda kembali manis, kembali indah, dan kembali bergairah, tentu saja Anda harus mengetahui penyebabnya.

Tanda Cinta Hambar

1. Merasa tidak aman. Mungkin dalam hati kecil, Anda pernah merasa si dia akan meninggalkan Anda (mungkin dia sangat ganteng sehingga sering diburu-buru oleh banyak wanita di kantor). Padahal sebenarnya ia cinta mati pada diri Anda.

2. Terlalu posesif. Rasa cemburu pada suami yang muncul pada diri Anda dan tercermin lewat tingkah laku, wajar-wajar saja. Tapi jika rasa cemburu ini muncul secara berkesinambungan ini harus dicurigai. Mengapa hal ini tiba-tiba muncul?

3. Melayani secara berlebihan. Jika si dia lelah atau sakit, layani sewajarnya. Jangan melayani dan menyayangi dia secara berlebihan seakanakan suami Anda adalah anak kecil yang berumur lima tahun. Bagi pria, pelayanan secara berlebihan-dalam bentuk apapun: ucapan atau pun tingkah laku-dari seorang istri membuat ia merasa tidak berdaya.

4. Curiga yang berlebihan. Jangan terlalu ingin tahu terhadap sikap atau pola hidup si dia yang ke luar dari jalur. Tak usah langsung memeriksa kantong celana atau jaketnya ketika suatu saat ia pulang larut malam. Pulang larut malam bukan berarti selingkuh. Sebaliknya, mengawasi si dia secara berlebihan adalah bukti bahwa Anda tidak percaya pada susmi Anda. Cinta tumbuh atas dasar saiing percaya. Bukan saling curiga.

5. Mengeluh, mengeluh, dan mengeluh. Jika sepanjang hari Anda mengeluh, mengeluh, dan mengeluh terus, Anda harus curiga. Bahkan kesalahan kecil sang suami pun Anda keluhkan.

6. Mengontrol. Jika Anda sudah mulai mengatur seluruh kegiatan di dalam rumah dengan cara Anda sendiri tanpa menghiraukan cara suami, sudah seharusnya Anda curiga. Apa yang terjadi dengan hubungan cinta Anda berdua sehingga segala sesuatunya harus berjalan menurut kehendak Anda, bukan kehendak Anda berdua.

7. Berdusta. Dusta merupakan salah satu tanda yang sangat jelas bahwa kadar cinta Anda pada dirinya tak lagi seperti dahulu. Jika Anda ketahuan berdusta, maka suami tak akan percaya lagi pada Anda. Ingatlah, cinta dibangun atas dasar kepercayaan,

8. Mengungkit kelemahannya. Mengungkit kelemahan-kelemahan si dia saat bertengkar merupakan salah satu indikasi yang sangat jelas bahwa kadar cinta Anda mengalami perubahan. Ketahuilah, pasangan yang menerima sifat masing-masing pasangan apa adanya tak akan saling mengungkit kelemahan masing-masing.

Ciptakan Waktu Untuk Saling Mencintai

Jika merasa cinta Anda sudah mulai hambar atasi segera. Jangan menunda-nunda lagi. Untuk itu buatlah waktu agar Anda dan si dia kembali memiliki cinta yang indah, cinta yang bergairah, dan cinta yang manis. Ciptakan waktu untuk saling mencintai. Ingat, yang penting, kualitas bukan kuantitas. Ada lima cara mudah untuk kembali membuat cinta Anda berdua menjadi lebih bergairah.

1. Usahakan untuk berbicara berdua, dari hati ke hati minimal 15 menit sehari. Jika sedang berada tak serumah, paksakan berbicara melalui telepon.

2. Cobalah untuk berkilas balik dan membangkitkan kenangan-kenangan indah Anda berdua sesering mungkin.

3. Pergi dan nikmati hari-hari hanya berdua saja. Tanpa anak tanpa keluarga. Tak usah sampai menginap di luar kota. Cukup makan malam dengan suasana romantis berdua.

4. Sesekali, ada baiknya Anda menyendiri. Tak harus keluar rumah. Bisa saja dilakukan di ruang kerja atau bahkan di dalam kamar tidur. Lakukan segala hal yang Anda ingin lakukan. Hal ini bisa dianggap sebagai kegiatan mengumpulkan kembali energi emosional Anda sehingga Anda akan berkomunikasi lebih baik dengan si dia.

5. Jangan biarkan suami Anda merasa terlantar dan terasing-padahal ia masih ingin berdua dengan Andahanya karena Anda harus mengerjakan urusan rumah tangga atau mengurusi pekerjaan kantor. Cobalah kompromi agar dia tak merasa terasing, tapi pekerjaan kantor pun beres. (Bhisma)

Sumber: Majalah Lisa





Bila Hubungan Putus Sambung

10 10 2008

Berkali-kali putus sambung, menurut Henny Wirawan, psikolog dari Universitas Tarumanegara, mengindikasikan hubungan belum matang sehingga kurang bisa menghadapi konflik. Akibatnya, kata putus sering kali diucapkan. Henny menambahkan, putus sambung berkali-kali menandakan hubungan tidak sehat.

“Keputusan untuk putus seharusnya bukan keputusan bangun tidur, keputusan semalam, tapi sudah melalui proses perenungan yang cukup panjang,” kata Henny. Bila hanya mengandalkan emosi akan sulit karena Anda akan berkali-kali mengalami putus sambung, tapi akar persoalannya tidak pernah selesai.

Sebelum terucap putus, perlu dicari tahu dulu permasalahan yang sesungguhnya terjadi di antara Anda berdua, apakah menyangkut ketidakcocokan pendapat atau yang lebih fatal, misalnya menyangkut prinsip. Bila karena kebiasaan atau karakter yang beda, perlu juga Anda tanya pada diri sendiri, apakah Anda bisa menyesuaikannya atau tidak. Bagaimana bila ternyata setelah kata putus diucapkan, pasangan ingin kembali menjalin hubungan? Ada beberapa hal yang perlu dilihat bila pasangan ingin minta kembali pada Anda, di antaranya:

1. Cari tahu sumber konfliknya apa dan tanyakan bisakah Anda berdua mengatasi atau mencari jalan keluarnya.

2. Adakah perubahan dalam dirinya? Hal ini perlu dibuktikan dulu dengan kesungguhannya, perubahan sikapnya. Jangan buru-buru memutuskan iya sebelum Anda yakin dia telah berubah.

3. Jangan memutuskan kembali pada pasangan hanya karena kasihan, tidak bisa mengatasi rasa kangen, dan sebagainya. Tapi pastikan Anda sudah berhitung untung ruginya.

4. Beri waktu. Hindari berhubungan lagi setelah kata putus. Anda perlu waktu untuk diri sendiri, setidaknya untuk melihat persoalan secara jernih.

Sumber : Kompas





Seperti Apa Perkawinan Anda Kelak?

8 10 2008

Seperti apa perkawinan Anda kelak? Semua bisa dilihat sejak dini, antara lain dari kedekatan calon suami dengan orangtuanya.

Seberapa dekat pasangan Anda dengan orangtuanya? Apakah dia selalu membicarakan mereka dengan kehangatan atau hampir tak pernah bercerita? Apa pun jawabannya, penting Anda ketahui. Menurut Rebecca Ward M.S.W., dalam bukunya How to Stay Married Without Crazy, hubungan calon suami dengan orangtuanya merupakan salah satu pengaruh paling besar dalam perkawinan nanti. Bahkan, hal itu bisa memberi petunjuk seberapa baik dia beradaptasi dalam perkawinan.

Menurut para psikolog, 85% lelaki jatuh cinta pada 1 dari 2 tipe ekstrim ini, yaitu perempuan dengan karakter mirip orangtua si lelaki atau jauh berbeda dari orang tuanya. Jika pasangan Anda tidak berada di dua tipe tersebut, carilah yang paling dekat.

Persatuan Dua Tradisi
Kalau pasangan:

– Sering menelepon ibunya tanpa perlu Anda ingatkan.
– Tersenyum ketika cerita tentang ibunya.
– Membela sang ibu jika Anda menjelekkannya.

Artinya: Pasangan memiliki hubungan istimewa dengan ibunya. Namun, ia tak keberatan punya hubungan spesial dengan perempuan lain, yaitu Anda. Pengertian Anda akan hubungan istimewa mereka bisa membuat calon ibu mertua merasa Anda adalah perempuan yang cocok mendampingi anaknya.

Perkawinan Anda kelak: Akan jadi sebuah persatuan tradisi (tradisi sang ibu mertua dan tradisi Anda sendiri). Konflik pasti ada. Namun, Anda akan bahagia jika menyadari dan siap bahwa sesekali pasangan akan membandingkan Anda dengan sang ibu. Tenang saja! Setelah beberapa tahun rumah tangga berjalan, perbandingan itu akan pudar dan akhirnya hilang sama sekali. Lagipula, lelaki yang sayang dan hormat pada ibunya, tentu akan menghargai perempuan lain dalam hidupnya.
Patriarki
Kalau pasangan:

– Selalu bercerita tentang ayahnya dengan bangga.
– Sering meminta saran ayah.
– Mencoba bersikap seperti sang ayah.

Artinya: Pasangan akan menjadi suami dan ayah yang baik. Memang ia akan banyak meniru sang ayah bagaimana memperlakukan istri dan anak-anaknya. Namun, jika calon ayah mertua Anda memiliki perkawinan yang bahagia, Anda tentu beruntung. Pasangan pasti juga ingin memperlakukan Anda seperti sang ayah membahagiakan ibunya.

Perkawinan Anda kelak: Kadang diwarnai pertengkaran, meski Anda dan pasangan saling mencintai. Terlebih, jika pengaruh si ayah sangat kuat. Memang tidak menyenangkan jika ayah mertua selalu ikut campur, termasuk dalam urusan rumahtannga Anda. Namun, jangan khawatir! Dalam hubungan jenis ini, akhirnya keinginan istrilah yang akan menang dan dituruti.
Anda Adalah Bos
Kalau pasangan:

– Jarang bicara tentang ibunya.
– Baru akan menelepon sang ibu setelah Anda suruh
– Membiarkan Anda bicara banyak saat bersama ibunya.

Artinya: Anda tak perlu cemas akan bersaing dengan ibunya. Pengaruh sang ibu tidak dominan dalam kehidupan pasangan. Bahkan, dia mungkin senang karena Anda tak bersikap seperti ibunya.

Perkawinan Anda kelak: Seperti partnership. Memang kadang Anda tidak setuju dengan pasangan. Namun, secara keseluruhan Anda dan dia akan saling menyenangkan. Hindari bersikap seperti sang ibu memperlakukan pasangan. Sebab, dia bisa marah pada Anda.
Tim Kompak
Kalau pasangan:

– Jarang menyinggung soal ayahnya.
– Tidak bisa mengobrol banyak dengan sang ayah.
– Baru mengunjungi ayahnya jika Anda menyarankan acara kumpul bersama keluarga.

Artinya: Anda berada pada posisi setara dengan pasangan. Apalagi jika dia juga tidak dekat dengan ibunya. Dia akan respek pada pendapat Anda melebihi opini siapa pun.

Perkawinan Anda kelak: Seperti sebuah tim. Lelaki yang bisa menyesuaikan diri dengan baik dalam perkawinan adalah yang dapat mengatur hidupnya tanpa campur tangan ayah atau ibunya. Nilai plusnya, pasangan mungkin akan ingat semua sifat ayahnya yang tidak ia sukai dan berusaha melakukan kebalikannya. Jika ayah cenderung jauh dari anak, maka dia akan berusaha menjadi ayah yang terlibat dalam hidup anaknya. Yang harus Anda lakukan adalah manjakan pasangan dan biarkan dia memanjakan Anda. Anda berdua sangat mandiri hingga kadang lupa betapa menyenangkan jalan bersama.

Sumber : Kompas