Brokoli Teman Baik Untuk Pria Perokok

1 12 2008

Beberapa sayuran ternyata dapat dipercaya dapat menurunkan risiko kanker paru-paru.

Para peneliti di Roswell Park Cancer Institute di Buffalo, New York melaporkan hasil penelitian ini di Washington pada 18/11-2008 dalam acara pertemuan asosiasi peneliti kanker dalam bidang pencegahan (American Association of Cancer Research meeting on cancer prevention).

Disamping berhenti merokok, Tang menganjurkan perokok dan para mantan perokok untuk mengkonsumsi sayur-sayuran yang penting bagi tubuh, seperti brokoli, kol bunga, kubis, lobak, khususnya dalam bentuk mentah.

Tang mengingatkan bahwa tidak ada peluru ajaib yang dapat menjamin pencegahan kanker paru-paru. Tetapi, tidak ada sisi buruknya mengkonsumsi sayur-sayuran.

Tim Tang menanyakan kepada 948 pasien kanker paru-paru dan 1.743 tanpa kanker paru-paru mengenai sejarah merokok mereka, konsumsi buah-buahan dan sayuran.dengan dengan risiko kanker yang lebih rendah.

Itu tidak berarti bahwa sayuran tersebut mencegah kanker paru-paru. Studi yang dilakukan Tang bersifat observasi, tidak secara langsung mencoba manfaat sayuran tersebut dalam pencegahan kanker.

Tetapi, penelitian lain telah menunjukkan bahwa komponen isothiocyanates dalam sayuran mengandung zat yang dapat melawan kanker, kata Tang.

Pada bulan Februari, tes laboratorium yang dilakukan oleh peneliti lain menunjukkan bahwa isothiocyanates pada brokoli dapat membantu mencegah kanker kandung kemih pada tikus.

Pada bula Juli, studi lain menunjukkan bahwa laki-laki yang mengkonsumsi brokoli beberapa kali dalam seminggu memiliki risiko yang lebih kecil terkena kanker prostat daripada laki-laki yang tidak mengkonsumsi brokoli.

Advertisements




Mengapa Pria Berselingkuh

30 11 2008

Sebuah survei di majalah Playboy menemukan fakta bahwa lelaki melakukan perselingkuhan bukan semata karena seks. Survei ini juga menemukan tidak ada kaitan antara kualitas seks dalam perkawinan dengan setia tidaknya seorang lelaki.

Menurut survei tersebut, alasan sesungguhnya mengapa lelaki menyeleweng adalah kurangnya keintiman emosi dan merasa kurang dicinta atau kurang memiliki rasa gembira dalam hubungan.

 

Para peneliti di Inggris juga melakukan survei terhadap 400 orang lelaki dan perempuan di sana. Para responden diminta menilai karakter yang ditampilkan dalam gambar wajah sejumlah lelaki yang diset secara digital.

Hasilnya? Ciri-ciri fisik yang menyatakan maskulin, seperti rahang persegi, hidung besar, dan mata sipit, dinilai lebih dominan, kurang setia, (calon) orang tua yang buruk, dan cuma memiliki sedikit kehangatan. Sebaliknya, laki-laki yang berwajah halus, bibir penuh, mata besar, alis mata melengkung, dan wajah tirus dinilai memiliki hubungan yang lebih hangat dengan pasangannya.

 

Sumber : Kompas





Beda Pria dan Wanita di Dunia Kerja

21 10 2008

Sangat menyenangkan bila kita dapat bekerja sama dengan rekan sekerja pria. Perbedaan antara pria dan wanita, terutama dalam bidang komunikasi, sering membuat kita tertawa dan menjadi bahan yang menarik untuk diperbincangkan di tempat kerja. Hal ini juga membantu para wanita agar lebih mengerti dan menghargai bagaimana Tuhan menciptakan kaum pria.

Yang jelas, pendapat berikut bukan untuk menyamaratakan perbedaan antara pria dan wanita. Namun, walau bagaimanapun, selalu ada pengecualian yang didasarkan pada jender. Secara umum, perbedaan antara pria dan wanita di dunia kerja adalah sebagai berikut:

Perbedaan 1: Cara Berpikir
Pola pikir pria cenderung didasari pada fakta, sementara wanita cenderung pada konsep dan jalinan hubungan. Semangat wanita sama halnya dengan sistem kereta api bawah tanah, yaitu saling berhubungan, sedangkan semangat pria seperti kapal di atas lautan yang berlayar dari titik A menuju titik B.

Perbedaan 2: Cara Memerintah
Pria cenderung lebih tegas, sementara wanita lebih halus tetapi dengan penekanan di akhir kalimat. Di satu sisi mereka berusaha mempertahankan keharmonisan, tetapi di sisi lain mereka memberi penekanan seperti kata-kata yang diucapkan di akhir kalimat seperti, “Kamu bisa, kan?”

Perbedaan 3: Pemilahan
Pria dapat bekerja sama dengan orang yang tidak disukainya. Wanita pada umumnya sulit untuk dapat bekerja sama dengan orang yang tidak disukainya. Hal ini dikarenakan pria dapat memilah-milah, “Pekerjaan, ya, pekerjaan.” Sebaliknya, wanita dalam melakukan sesuatu selalu menghubungkan hal satu dan lainnya. Contohnya, bisa saja terjadi mereka tidak dapat bekerja dengan si X yang sering bercanda dengan cara tidak sopan.

Perbedaan 4: Mengekspresikan Perasaan
Bila seorang pria ingin mengutarakan perasaannya, mereka akan membicarakannya kepada istri atau kekasihnya. Paling tidak, pada orang terdekatnya. Sementara wanita dapat mengutarakan perasaannya kepada siapa saja, tidak selalu kepada orang yang dekat dengannya, baik kepada teman sekerja ataupun kepada sesama wanita yang sama-sama sedang mengantre di kasir. Bahkan kepada dokter dan tukang potong rambut pun mereka bisa bercerita dengan bebas.

Perbedaan 5: Pendekatan Saat Ada Masalah
Saat menghadapi masalah, pria akan berpikir untuk mencari jalan keluarnya. Bagi wanita, tidak cukup hanya dengan memikirkan permasalahan yang dihadapi. Wanita memerlukan seseorang untuk mendengarkan keluhannya walaupun orang tersebut tidak selalu harus memberi solusi. Pria memerlukan solusi. Pria senang memecahkan permasalahan, tidak hanya membicarakannya.

Perbedaan 6: Tujuan
Baik pria maupun wanita ingin mencapai tujuannya, tetapi masing-masing punya cara yang berbeda. Pria cenderung memfokuskan hasil akhir dan tertarik pada cara pencapaian usaha. Wanita lebih memfokuskan pada pencapaian sasaran dan cenderung untuk mempertimbangkan penilaian orang lain. Bila di dalam suatu rapat terdapat dua orang pria yang saling berdebat dengan serunya, maka hal itu tidak berarti mereka saling membenci.

Perbedaan 7: Komentar
Pria dapat memberikan komentar secara terus terang dan memotong pembicaraan orang lain bila ingin berkomentar, sementara wanita cenderung lebih peka dan berhati-hati. Oleh karena itu, bila Anda meminta pendapat kepada rekan pria, mereka akan langsung memberikan pendapatnya. Bila Anda tidak suka dan marah pada kejujuran mereka, sulit bagi mereka untuk dapat mengerti reaksi Anda. Jangan lupa, pendapat yang mereka berikan memang merupakan pendapat yang bukan ditujukan kepada pribadi karena pada dasarnya mereka tidak bermaksud untuk menyerang secara pribadi.

Perbedaaan 8 : Mengajukan Pertanyaan
Pria jarang mengajukan pertanyaan. Dan bila mereka bertanya, biasanya untuk mendapatkan informasi. Wanita sering mengajukan pertanyaan tetapi untuk dua alasan, yaitu untuk memperoleh informasi dan untuk menjaga jalinan suatu hubungan. Itulah sebabnya wanita sering mengajukan pertanyaan yang sebetulnya jawabannya telah mereka ketahui.

Perbedaan 9: Cara Menelepon
Pada umumnya pria berbicara lebih singkat di telepon. Sebaliknya, wanita senang mengobrol.

Nah, sekarang Anda sudah memahami perbedaannya, bukan? Tapi jangan lupa, hal itu tak berarti yang satu lebih baik dari yang lain. Wajar saja bila pria bersikap lebih terus terang. sedangkan wanita lebih peka serta cenderung lebih memerhatikan pentingnya sebuah hubungan. Perbedaan gaya yang dimiliki pria dan wanita justru akan dapat saling mengisi sehingga terjalin kerja sama yang lebih baik dengan adanya keterbukaan dan pengertian kedua belah pihak.





Ciri-ciri Pria Gemar Berselingkuh

5 10 2008

TENTU senang memiliki pasangan yang sangat perhatian dan mencintai Anda. Tetapi Anda jangan percaya seutuhnya jika mengetahui sikapnya itu hanyalah berpura-pura. Kenapa?

Ternyata dia berselingkuh. Menurut berita yang dikutip Health24, seseorang yang mencintai pasangannya secara berlebihan itu sering kali dicirikan sebagai pria yang gemar berselingkuh. Dengan bersikap seperti itu, mereka biasanya ingin bersembunyi dari masalah perselingkuhan yang tengah dia alami sekarang.

Agar Anda tidak penasaran mengetahui ciri-ciri pria yang gemar berselingkuh, inilah jawabannya.

Berpura-pura menjadi kekasih setia

Pria yang gemar berselingkuh biasanya pintar bersilat lidah. Dia juga pintar merayu pasangannya dengan rangkaian kata-kata indah.

Sering marah

Tanpa ada alasan yang jelas, dia sering kali memarahi Anda. Dia juga sangat posesif ingin memiliki Anda. Padahal, cara itu hanyalah sebagai bagian dari strateginya. Dia berharap agar Anda tidak mengetahui hubungannya dengan wanita lain.

Cemburu berlebihan

Banyak orang percaya bahwa cemburu itu merupakan ekspresi cinta seseorang kepada pasangannya. Tapi Anda jangan sepenuhnya percaya jika pasangan Anda mempunyai sikap cemburu yang terlalu berlebihan. Tanyakanlah kepadanya kenapa dia berubah sikap.

Sering salah bicara

Anda patut curiga jika si dia sering salah menyebut nama Anda dengan wanita lain. Siapa tahu pasangan Anda lagi kasmaran dengan wanita tersebut.

Sering membatalkan janji

Ternyata dia selalu mempunyai alasan agar tidak bertemu dengan Anda. Bahkan, dia juga dengan santai membatalkan setiap janji yang sudah direncanakan dengan matang. Rasa kecewa pun semakin menyelimuti hati Anda begitu tahu si dia memilih berkencan dengan wanita lain.

Sumber : Okezone





Kebiasaan Perempuan yang Disukai Pria

19 09 2008

Meski terkadang menuai protes dan Si Dia mengomel panjang pendek, ternyata pasangan suka, lho, dengan kebiasaan-kebiasaan Anda yang menggemaskan. Tanpa disadari, sebenarnya itulah salah satu sebab Si Dia lengket pada Anda. Kebiasaan apa saja yang khas Anda, namun bisa bikin pasangan makin cinta?

1. Berdandan

Ritual ini sering jadi alasan keterlambatan Anda. Bahkan kerap kali ia terpaksa menunggu Anda berjam-jam lamanya. Selama penantian ia memang sempat kesal, tapi sirna begitu melihat penampilan Anda yang cantik dan memesona. Percaya dirinya akan timbul, egonya bangkit, karena ia akan bersama perempuan tercantik malam itu.

2. Mendandani Pasangan

Tangan Anda selalu gatal ingin mengganti jins atau kausnya yang sudah pudar warnanya. Ia mungkin bersungut-sungut ketika Anda mengritiknya, apalagi sambil menyodorkan pakaian baru. Tapi sebenarnya ia mengakui selera Anda yang pas untuknya. Meski awalnya sebal karena Anda memengaruhinya dalam hal berpakaian, tapi belakangan ia mengikuti saran-saran Anda.

3. Meninggalkan Jejak

Sejak jadi kekasihnya, Anda suka meninggalkan barang di daerah teritorialnya, seperti kamar, mobil, atau ruang kerja. Misalnya bantal Teddy Bear, sandal, dompet, atau tempat make up. Tujuan Anda mungkin agar ia selalu ingat Anda, pertanda bahwa Anda bagian dari hidupnya. Kebiasaan ini ternyata disukai mereka, karena menunjukkan Anda memercayainya.

4. Bergosip

Mereka sebenarnya tak suka bergosip, tapi punya pacar yang tahu segala berita, memudahkan mereka up date informasi. “Saya bukan orang yang terlalu suka nonton televisi atau baca koran berbau gosip. Tapi, berkat pacar yang punya kebiasaan itu, tanpa melihat saya jadi tahu semua. Jadi, enggak kuper-kuper amat ketika teman di kantor membicarakan gosip terkini,” kata Ryan, 28, manajer promosi.

5. Membelai Pangkal Lengan

Anda punya kebiasaan menelusupkan tangan ke balik lengan kemeja Si Dia untuk membelai-belai pangkal lengannya? Ternyata ia suka, lho. Pasalnya, daerah dekat ketiak ini, terutama di bagian bawah pangkal lengan, merupakan hot spot-nya Si Dia. Kulitnya yang lebih lembut membuat daerah ini lebih peka.

6. Bernyanyi di Mobil

Pernah melihat Si Dia menutup telinganya ketika Anda menyanyi? Enggak, kan ? Kalaupun iya, jangan dimasukkan ke hati. Sebenarnya, ia senang cara Anda menghidupkan suasana. Bagi dia, lebih baik Anda menyanyi dengan suara fals daripada ngomel sepanjang jalan.

7. Bersikap Tegas

Anda punya kebiasaan bersikap tegas dalam hal apa pun? Sebel kalau pasangan ngaret, bete kalau pasangan plin plan. Kesannya mungkin galak. Tapi, ia suka, lho, pada perempuan yang tak menurut begitu saja padanya.

8. Memanggil dengan Nama Kesayangan

Sebagian perempuan sepertinya punyai nama panggilan sayang untuk kekasihnya. Biasanya, nama-nama tersebut tidak biasa, lucu, dan hanya Anda berdua yang tahu artinya. Pertama kali terdengar, ia mungkin merasa risih, tapi di dalam hati ia tersenyum. Karena Anda memberi warna lain dalam kehidupan kelaki-lakiannya yang macho.

9. Rajin Menyatakan Cinta

Pada kesempatan apa pun, Anda tak pernah lupa mengucap “I Love You”. Kebiasaan yang tampak remeh atau seperti basa-basi ini berdampak luar biasa. Ia mungkin tak terbiasa dan risih, tapi sebenarnya menikmati. Kata-kata seperti itu menunjukkan Anda peduli padanya, dan sangat menghargai hubungan yang sedang berlangsung.

10. Bergandengan

Bagi sebagian lelaki, berjalan bergandengan tangan mungkin membuat mereka kurang nyaman. Mungkin tangan Anda akan ditepis. Tapi jangan menyerah. Sebenarnya ia suka, hanya saja tak mau mengakui. Penolakan terkadang hanya triknya agar Anda menggandengnya lebih mesra lagi.

12. Pelupa

Kebiasaan Anda yang pelupa kadang membuat ia bete. Tapi, efeknya bisa membuat Si Dia terhibur dan mencairkan suasana. “Aduh, pacar saya lupanya parah. Kadang saya ngomel. Tapi sering kali itulah yang membuat saya tertawa. Waktu itu, ia lupa meletakkan kacamata hitamnya, padahal jelas-jelas ada di kepalanya. Pelawak banget enggak sih, ha..ha…”

13. Mencium Makanan

“Kebiasaan pacar saya unik. Sebelum makan, ia punya kebiasaan mencium-cium dulu makanannya sebelum dimasukkan ke mulut. Enggak tahu kenapa saya suka dengan kebiasaannya itu. Mungkin karena itulah dirinya, dan saya suka dia seperti itu,” kisah Bagas, 27, Web Designer.

Jadi pada dasarnya, asal sesuai porsi dan tidak berlebihan, kebiasaan-kebiasaan kecil mampu menghangatkan hubungan.





Posisi Tidur dan Sifat Pria

11 09 2008

Hei, Anda bisa meneropong sifat pria bukan cuma dari hobinya, namun juga dari posisi favoritnya saat dia tidur.

Posisi tidur favorit pria mencerminkan akan menjadi pasangan seperti apa dia.

“Itu indikator terkuat sebab dengan posisi seperti itu biasanya dia merasa paling nyaman,” kata Samuel Dunkell, M.D., direktur Insomnia Medical Services di New York City, yang mempelejari keterkaitan antara posisi tidur dan kepribadian.

Penasaran seperti apa? Yuk intip saja:

1. Full Fetal
Pria yang suka posisi tidur seperti bayi dalam kandungan ini biasanya peka dan mudah tersinggung. Dia selalu menjaga hatinya benar-benar. Biasanya dia memeluk bantal sebagai teman tidur demi keamanannya. Ini mengindikasikan pria tersebut butuh jaminan perasaanya mendapat balasan sama dari perempuan yang diincarnya sebelum dia memutuskan untuk meneruskan sebuah hubungan.

2. Face Down
Jika si dia suka tidur dengan wajah menghadap bantal dan perutnya sebagai tumpuan mengindikasikan dia punya semangat dan energi. Dia jenis laki-laki yang tepat waktu dan cenderung mudah meraih kesuksesan. Satu pesannya: Posisi tidur seperti ini mengindikasikan dia seseorang yang suka mengendalikan. Hati-hati!

3. On His Side
Pria yang hobi tidur dengan posisi ini cenderung pola hidupnya serba teratur dan rasional. Sementara posisi semi fetal ini hanya mengambil sedikit jatah tempat tidur, dia cenderung menjadi seorang giving lover. Tertarik?

4. On His Back
Pria yang tidur dengan wajah dan badan menghadap ke atas cenderung punya rasa percaya diri yang tinggi dan mungkin cenderung menjadi sombong. Kenapa demikian? Dari posisi tidurnya saja terlihat, dia menguasai seluruh tempat tidur dengan badan terekspos sedemikian rupa. Dia ingin menjadi pusat perhatian. Kabar baiknya: Dia orang yang terbuka dan mau mencoba hal-hal baru, baik di tempat tidur atau di luar sana. Asyik juga tuh!

sumber : http://hanyawanita.com





Mengapa Pria Tak Kunjung Memulai Komitmen?

8 09 2008

Berikut ini beberapa alasan mengapa pria tidak juga berinisiatif untuk memulai berkomitmen:

Takut Akan Penolakan

Saat dia mulai berbicara, anda menyadari bahwa pria-pria ini memikirkannya lebih dari sekedar emosi. Kenyataannya, memang jika mereka jujur, emosi-emosi itu tidak cukup. Seorang pria mungkin saja tertarik pada seorang wanita dan masih juga tidak melakukan ataupun mengatakan apa-apa. Mengapa? Karena mereka percaya bahwa ada lebih banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan selain perasaan. Salah satu dari faktor itu adalah rasa takut akan penolakan.

Salah seorang pria menceritakan bahwa ketika satu saat dia memberanikan diri untuk mengajak seorang wanita pergi keluar, namun wanita ini menolak ajakannya. Kata “tidak” dari wanita ini sudah merupakan sesuatu yang berat untuk diterimanya karena dia benar-benar menyukai wanita ini. Tapi yang terjadi adalah, wanita ini memberitahu semua teman-temannya tentang hal itu dan teman-temannya mulai menilai semua kelebihan dan kekurangannya. Seiring waktu berlalu, ternyata yang tahu bukan hanya teman-teman wanita itu, tapi juga teman-temannya dan saudara teman-temannya. Mereka tahu bahwa dia pernah mengajak wanita itu dan dia menolak, dan bahwa dia tidak cukup ok untuk dipertimbangkan sebagai calon pasangan bagi kebanyakan wanita. Kesempatannya dengan wanita ini sudah tidak ada, begitu juga dengan wanita-wanita lain yang ada dalam lingkungan yang sama. Karena “dipermalukan” dan penolakan itu, dia memilih untuk lebih baik tidak mengalaminya lagi.

Belum Siap Secara Keuangan

Pria lain mengatakan bahwa alasan utamanya untuk tidak bersikap aktif dalam memulai suatu hubungan adalah karena dia merasa bahwa dia perlu lebih dahulu siap secara finansial sebelum berkomitmen serius dengan seorang wanita. Dia mulai bercerita bagaimana orang tuanya melalui pergumulan keuangan dan hal itu menyebabkan stress dalam kehidupan pernikahan mereka. Dia tidak ingin dirinya gagal. Jika dia sudah merasa aman secara finansial, maka dia akan lebih mudah untuk mempertimbangkan komitmen dengan seorang wanita. Lagipula dia juga percaya bahwa kebanyakan wanita juga menginginkan pasangan dengan kondisi finansial yang aman. Meskipun dia sudah mempunyai pekerjaan tetap setelah lulus dari sekolah, dia masih merasa belum lengkap sebagai seorang pria karena dia belum bisa menghidupi seorang wanita bahkan walaupun dia menginginkannya. “Untuk menjalin komitmen dengan seorang wanita, seorang laku-laki harus menjadi seorang pria. Dia harus merasa bahwa dia adalah seorang pria. Kalau tidak, apa yang bisa dia tawarkan?”

Pesimis Akan Hubungan Romantis

“Saya tidak berkencan karena saya tidak akan berhasil!” Pria ini langsung mengungkapkan alasannya dengan jujur mengenai fakta bahwa dia lebih memilih menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang dia tahu bisa dia lakukan dengan baik. Dia membeberkan beberapa alasan mengapa hubungan romantis memang tidak diwariskan dalam darahnya. Orang tuanya dan kebanyakan kerabatnya yang lain hanya menikah untuk bercerai pada akhirnya. Riwayat hubungan-hubungannya sendiri di masa lalu selalu berakhir dengan rasa sakit, dan dia dapat melakukan hal-hal yang jauh lebih baik dalam area kehidupannya yang lain. Mengapa mempertahankan sakit hati dan membuang-buang waktunya (dan juga waktu seorang wanita lain) dengan memulai sesuatu yang tidak akan berhasil juga pada akhirnya? “Tidak seorangpun menyukai kegagalan… Saya tidak mau gagal…”

Benci Kisah-kisah Dongeng Tentang Cinta

“Anda benar, tidak seorangpun menyukai kegagalan, tapi bagaimanapun juga kami berusaha, kami selalu mengalami kegagalan…” Seorang pria menceritakan bahwa bagaimanapun juga dia mencoba, pada akhirnya dia selalu merasa tidak cukup baik. “Saya menyalahkan dongeng-dongeng tentang kisah cinta dan film komedi romantis, ada ksatria berkuda, cincin pertunangan yang indah, dan pria-pria yang selalu tahu apa yang harus mereka katakan dengan tepat.”

Mungkin ini mengingatkan anda juga pada bagaimana media telah begitu mempengaruhi persepsi dan gambaran tentang kecantikan yang ideal dan juga tekaann-tekanan yang anda alami dengan semua artis yang tampil di TV. Mungkin anda tidak menduga sebelumnya bahwa hal yang sama bisa juga terjadi pada pria. Apa yang kisah-kisah dongeng dan film komedi romantis itu katakan tentang pria? Mereka selalu berpakaian rapi, mempunyai rumah yang bagus (mungkin seekor kuda dan kereta dalam kisah dongeng), tidak pernah marah, mempunyai keseimbangan yang nyaris sempurna dalam hal kepekaan pada perasaan sekaligus memiliki karakter maskulin, mampu emengalahkan 1 sampai 40 pria lain dengan kekuatannya sendiri jika mungkin, dan yah, mereka juga pria-pria yang sangat memperhatikan wanitanya.

Pria ini memulai ceritanya dengan bagaimana dia dulu pernah membelikan mantan pacarnya 12 tangkai mawar. Namun mantannya merasa kecewa, karena dia tidak membelikannya bunga lili. Mantannya berpikir bahwa dia seharusnya mengenalnya lebih baik dari itu, karena bunga lili adalah bunga kesukaannya… bukan mawar. Banyak contoh lainnya, namun kesimpulan akhirnya tetap, dia tidak merasa bahwa masuk ke dalam sebuah hubungan akan menguntungkan bagi dia. Dia selalu “kalah” dengan figur pria yang ideal…

Tidak Menemukan Yang Dia Cari

Tipe pria ini mau untuk menjalin hubungan dengan wanita, hanya saja dia tidak menemukan apa yang dia cari. Saat ditanya apa yang sebenarnya dia cari, dia menjawab, “Mudah saja, saya mencari sama seperti yang dicari pria-pria lainnya. Saya mencari…” Lalu ada jeda yang panjang…

Sekarang, apakah pandangan anda terhadap kaum pria sedikit berbeda? Mungkin anda menjadi lebih bisa berempati pada mereka, karena anda sekarang telah mengetahui beberapa hal yang mungkin mereka lalui. Para pria bukan semuanya “jerks” yang tidak memperdulikan apapun tentang anda maupun teman-teman wanita anda. Mereka adalah para pria, manusia yang tidak sempurna, yang belum menemukan gambaran yang tepat akan apa yang penting, apa yang mereka inginkan, dan hal-hal lain yang signifikan.

Sumber : http://www.jawaban.com