6 Tipe Pria Yg Hrs Dihindari Setelah Putus

29 10 2008

Sendiri lagi? Ada tiga peraturan yang perlu dijalankan bila Anda ingin berkencan lagi sesudah mengalami putus hubungan, yaitu:
1. Jangan menyalahkan diri sendiri.
2. Jangan samakan teman kencan baru dengan sang mantan.
3. Walaupun Anda tergila-gila pada teman kencan yang baru, jangan buru-buru serahkan seluruh hati Anda padanya. Nah, sebelum menjalin hubungan baru, perhatikan jenis-jenis pria berikut agar Anda tak salah pilih pasangan:

1. TIPE SI PEMARAH
Cara mengenalinya:
Belum apa-apa dia sudah menceritakan pacarnya yang berselingkuh dengan pelatih fitness-nya atau membawa kabur tabungannya dan dia mengatakan tak sabar mendengar cerita mengenai putusnya hubungan Anda dengan si mantan.

Mengapa dia menggoda hati:
Anda menghadapi musuh yang sama, yaitu sama-sama punya mantan. Di satu sisi, sifat “panas” mantan Anda dapat membuat Anda bergairah.

Tinggalkan:
Bila teman kencan baru (yang juga baru putus hubungan) selalu menyalahkan mantannya, biasanya dialah yang bermasalah dan umumnya belum siap memulai hubungan baru.

2. TIPE SAHABAT DAN BEKAS MANTANNYA
Cara mengenalinya:
Dia tidak tertarik pada pembicaraan lain kecuali membicarakan mantannya.

Mengapa dia menggoda hati:
Tampaknya dia ingin memberi penyegaran bagi Anda.

Hindari:
Tetap menjaga hubungan baik dengan sahabat, tentu tidak ada salahnya. Tetapi bila dia selalu membicarakan mantannya, seolah-olah tak ada yang lebih baik dari mantannya, berarti dia masih mencintai dan masih ingin kembali ke mantannya. Tinggalkan dia.

3. TIPE KAWAKAN
Cara mengenalinya:
Dia tipe yang tertutup, memakai sepatu mahal, tampak rapi, dan selalu menghindari pembicaraan yang bersifat pribadi.

Mengapa dia menggoda hati:
Seperti pada permainan tenis, bila lawan main Anda orang yang sudah mahir, tenaga Anda tidak terkuras seperti bila main dengan pemula. Demikian juga halnya dengan tipe orang yang sudah kawakan. Dia pandai membuat Anda merasa nyaman, relaks, dan aman.

Hindari:
Orang dengan tipe ini pintar berkencan dan pada umumnya tidak mau terlibat dalam pembicaraan yang menyangkut masalah pribadi. Biasanya dia juga tipe yang tidak mau terikat.

4. TIPE PENASIHAT ULUNG
Cara mengenalinya:
Dia pandai bicara dan jago memberi nasihat.

Mengapa dia menggoda hati:
Bila berkonsultasi ke ahli, Anda harus bayar, kan? Nah, kalau bisa konseling gratis, mengapa tidak?

Tinggalkan:
Kencan Anda akan seperti sesi terapi alias tidak romantis dan tidak menarik. Masalah yang paling utama adalah, orang dengan tipe seperti ini bertambah bahagia mendengarkan kesedihan orang lain.

5. TIPE POSESIF
Cara mengenalinya:
Pada waktu dia mendengar Anda menikah, yang dia tanyakan sambil bercanda adalah, “Pasangan kamu menyakiti kamu?”

Mengapa dia menggoda hati:
Cemburu membuat orang merasa tersanjung. Dia menginginkan Anda hanya untuk dirinya.

Tinggalkan:
Rasa cemburu yang besar menunjukkan sifat emosi yang tidak stabil.
Pada awalnya memang tampak seperti memberi perhatian, tapi selanjutnya akan merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan bila semua tindakan dan apa yang Anda kerjakan harus diketahuinya.

6. TIPE ANAK MUDA
Cara mengenalinya:
Dia akan mengatakan, Anda jauh lebih menarik dari gadis usia 22 tahun yang pernah dikencaninya. Dan begitu tahu Anda baru saja menjanda, dia merasa seperti baru dapat lotere.

Mengapa dia menggoda hati:
Dia sangat seksi dan mempunyai daya tarik yang kuat.

Tinggalkan:
Dia hanya ingin memanfaatkan Anda. Kencan dengan Anda berarti dia tidak perlu mengeluarkan uang.

Sumber : Kompas

Advertisements




Bila Hubungan Putus Sambung

10 10 2008

Berkali-kali putus sambung, menurut Henny Wirawan, psikolog dari Universitas Tarumanegara, mengindikasikan hubungan belum matang sehingga kurang bisa menghadapi konflik. Akibatnya, kata putus sering kali diucapkan. Henny menambahkan, putus sambung berkali-kali menandakan hubungan tidak sehat.

“Keputusan untuk putus seharusnya bukan keputusan bangun tidur, keputusan semalam, tapi sudah melalui proses perenungan yang cukup panjang,” kata Henny. Bila hanya mengandalkan emosi akan sulit karena Anda akan berkali-kali mengalami putus sambung, tapi akar persoalannya tidak pernah selesai.

Sebelum terucap putus, perlu dicari tahu dulu permasalahan yang sesungguhnya terjadi di antara Anda berdua, apakah menyangkut ketidakcocokan pendapat atau yang lebih fatal, misalnya menyangkut prinsip. Bila karena kebiasaan atau karakter yang beda, perlu juga Anda tanya pada diri sendiri, apakah Anda bisa menyesuaikannya atau tidak. Bagaimana bila ternyata setelah kata putus diucapkan, pasangan ingin kembali menjalin hubungan? Ada beberapa hal yang perlu dilihat bila pasangan ingin minta kembali pada Anda, di antaranya:

1. Cari tahu sumber konfliknya apa dan tanyakan bisakah Anda berdua mengatasi atau mencari jalan keluarnya.

2. Adakah perubahan dalam dirinya? Hal ini perlu dibuktikan dulu dengan kesungguhannya, perubahan sikapnya. Jangan buru-buru memutuskan iya sebelum Anda yakin dia telah berubah.

3. Jangan memutuskan kembali pada pasangan hanya karena kasihan, tidak bisa mengatasi rasa kangen, dan sebagainya. Tapi pastikan Anda sudah berhitung untung ruginya.

4. Beri waktu. Hindari berhubungan lagi setelah kata putus. Anda perlu waktu untuk diri sendiri, setidaknya untuk melihat persoalan secara jernih.

Sumber : Kompas





Tiga Besar Penyebab Perpisahan

7 10 2008

Terkadang, kita perlu membuat keputusan yang sulit dalam sebuah hubungan. Salah satunya adalah keputusan untuk berpisah. Namun, sebelum keputusan diambil sebaiknya Anda mengerti dulu mengapa hubungan asmara yang sudah dijalin perlu diakhiri sehingga Anda bisa memprediksi konsekuensi dari keputusan ini.

Menurut alasannya, secara umum sebenarnya ada tiga latar belakang yang membuat pria dan wanita putus hubungan asmara. Tiga alasan tersebut antara lain, kesalahan yang sulit dimaafkan, perspektif yang terbatas, dan perbedaan visi. Perpisahan biasanya terjadi karena satu atau kombinasi dari alasan-alasan tersebut.

Kesalahan yang sulit dimaafkan
Selingkuh adalah contoh paling tepat untuk jenis kesalahan yang sulit dimaafkan. Meski demikian, tak semua perselingkuhan terjadi karena hilangnya rasa cinta. Banyak juga orang yang selingkuh mengaku melakukannya karena alasan kesepian, kurang perhatian, atau karena nafsu semata. Karena itu, berpikirlah secara positif sehingga Anda bisa mengevaluasi hubungan yang selama ini dijalin dengan lebih rasional. Pikirkan baik-baik sebesar apakah kesalahan yang telah dilakukan pasangan sehingga bisa berpotensi mengganggu hubungan jika terus dilanjutkan.

Perspektif yang terbatas
Seiring dengan berjalannya waktu, kadang-kadang perspektif kita jadi terbatas. Akibatnya saat perspektif baru muncul dalam hubungan, ikatan antara kedua orang yang terlibat di dalamnya menjadi renggang. Misalnya saja hubungan jarak jauh. Anda yang berada di kota yang berlainan lama-lama akan merasa perspektif yang makin terbatas sehingga tak ingin melanjutkan hubungan. Untuk menghindarinya, lakukan komunikasi yang terbuka dengan pasangan. Dengarkan keluhan kekasih, sehingga Anda bisa menilai sejauh apa perspektifnya. Bila memang tak bisa dilanjutkan, sebaiknya keputusan berpisah dilakukan secara baik-baik.

Beda visi
Perbedaan visi terjadi manakala Anda dan kekasih punya sifat, pekerjaan, atau harapan yang berbeda. Selain itu konflik dan perbedaan keyakinan juga bisa menyebabkan terjadinya perbedaan ini. Mungkin pada awalnya Anda berdua menjalin hubungan karena adanya hubungan emosi, namun seiring dengan waktu, logika-lah yang akan mendominasi hubungan asmara.

Pada titik tersebut, wajar jika muncul pertanyaan-pertanyaan seperti, “apakah saya ingin bersamanya di masa depan, bisakah ia memenuhi harapan saya, apakah ia juga menginginkan nilai hidup yang sama?,” dan sebagainya. Anda mungkin akan memilih untuk mengakhiri hubungan karena tujuan Anda tak lagi sejalan dengannya. Tapi tak sedikit pula yang melanjutkan hubungan hingga menikah hanya karena sudah terlanjur pacaran lama. Akibatnya mereka tak bisa menemukan kebahagiaan yang selama ini dicari.

Andalah yang harus menentukan apakah hubungan bisa berlanjut atau lebih baik berakhir. Bila keputusan telah diambil, meski tak mudah, tetaplah menikmati hidup. Carilah dukungan emosional dari orang-orang terdekat agar Anda bisa melalui fase perpisahan ini dengan baik.

Sumber : Kompas





Putus Cinta

8 09 2008

Kamu putus cinta? Jangan panik, karena itu bukan akhir dari dunia. Ketahuilah bahwa seberat apapun rasanya, kamu AKAN dan PASTI bisa melewati waktu-waktu ini dengan baik. Caranya?

Jika seseorang putus cinta, maka ia akan diperhadapkan dengan pilihan: apakah ia akan bergelut dengan perasaan sedih dan nelangsa yang makin lama akan menghancurkan hidupnya sendiri, atau ia mau bersikap tegar, berpikir positif, bertindak positif, supaya membuatnya lebih kuat dan bijaksana. Jikalau kamu putus cinta, tentukan pilihanmu sekarang!

Ini adalah aturan dasar menghadapi putus cinta:

1. Jangan lupa bahwa rasa kehilangan dan kesedihan ini hanya bersifat sementara karena terbawa oleh perasaan dan keadaan.

2. Jangan malu atau takut untuk meminta dukungan teman-temanmu. Pastikan kamu memilih teman yang bisa memberikan kekuatan positif kepada dirimu. Jika perlu pilih teman yang pernah dalam posisi yang sama, namun telah berhasil keluar sebagai pemenang!

3. Ingatkan dirimu sendiri jika memang ia bukan untukmu, di luar sana pasti ada orang lain yang JAUH LEBIH BAIK yang disiapkan Tuhan untuk kamu.

4. Apapun penyebab putusnya hubungan kamu, jangan pernah terjebak dengan kebiasaan menyalahkan diri sendiri. Lebih baik kamu refleksi diri dan mengambil komitmen untuk menjadi orang yang lebih baik di masa depan ketimbang menyesali masa lalu.

5. Perhatikan diri sendiri. Jangan sampai kamu menjadi sakit atau terlihat kumal akibat putus cinta. RUGI!!

6. Ingatlah bahwa di dunia ini, bukan kamu satu-satunya orang yang pernah putus cinta. Masih banyak orang dengan masalah lain yang jauh lebih berat ketimbang masalahmu. Karena itu jangan sibuk mengasihani diri sendiri seolah-olah kamu adalah orang termalang di dunia ini.

7. Ingatlah bahwa jika kamu diijinkan mendapat masalah ini, Tuhan pasti tahu bahwa kamu sanggup menghadapi dan mengatasinya.

8. Berdoalah. Ketahuilah hanya Tuhan yang sanggup membantumu secara total dalam menghadapi masalah putus cinta. IA ahlinya!

Berikut ini adalah langkah praktis menghadapi putus cinta:

1. Pastikan kamu tidak menyentuh alkohol, rokok atau terjebak dalam ‘pelarian-pelarian’ negatif lain yang bisa menjerumuskanmu ke dalam masalah baru.

2. Jangan coba menghubungi mantanmu jika kamu masih dalam keadaan rentan. Sebaiknya tenangkan diri dulu supaya setiap perbincangan dengan mantan adalah perbincangan dengan kepala dingin.

3. Jangan tonton film memori kalian berdua atau pergi ke tempat memori kalian berdua dengan sengaja. Itu hanya akan memperburuk keadaan.

4. Jangan pernah mengunci diri di kamar sambil mendengar lagu-lagu tentang putus cinta. Musik dapat masuk ke alam bawah sadar dan mendorong seseorang untuk mengasihani diri bahkan melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri atau orang lain.

5. Jangan pernah tergoda untuk melakukan balas dendam, menguntit mantanmu, atau melakukan hal aneh lainnya.

6. Ambil cuti kerja jika memang perlu daripada performa kerjamu berpengaruh akibat masalah ini.

7. Jangan mengembangkan kebiasaan makan banyak secara tiba-tiba untuk mengalihkan stress.

8. Jangan simpan foto mantanmu di dompet.

9. Menangis itu wajar, asal jangan sampai larut berminggu-minggu.

10. Jangan langsung mencari ‘korban’ pelampiasan cintamu. Berteman saja sebanyak-banyaknya dan nikmati pergaulan dengan banyak orang. Mumpung single! Siapa tahu teman hidupmu yang sebenarnya ada di antara teman-temanmu tersebut.

11. Jangan melulu membicarakan masalah putus cintamu. Ganti subjek pembicaraan.

12. Mulailah kebiasaan baru yang baik untuk kamu. Ubah pola makan sehat, rutin pergi ke pusat kebugaran, atau rajin ke salon misalnya. Sehabis putus cinta, kamu bisa menjadi orang yang terlihat lebih menarik dari sebelumnya.

Dengan menerapkan hal-hal di atas, putus cinta tidak lagi menjadi kengerian yang menghancurkan. Justru inilah saatnya bagi kamu berlatih menghadapi masalah sampai masalah tersebut tuntas dan tidak lagi mengganggu kehidupanmu.

Dan setelah kamu menang, jangan lupa untuk membantu memberi kekuatan dan nasehat bagi teman-temanmu yang putus cinta! We all can make it!

Sumber : http://www.jawaban.com





Siap Untuk Kekasih Baru

8 09 2008

Siapa bilang putus cinta itu mudah dihadapi? Banyak orang yang harus melewati masa terburuk dalam hidupnya ketika harus putus cinta dengan pasangan. Biasanya, semakin lama dan berkualitas hubungan itu, maka semakin sulit pula proses perpisahan yang harus dijalani. Tapi hidup harus tetap berlanjut. Kamu tidak bisa menutup diri selamanya. Seseorang yang baru harus mulai kamu sambut dalam hidupmu. Bagaimana caranya?

Sadari…..

Langkah pertama ialah bahwa mantan sudah menjadi mantanmu, dan bukan pasangan kamu lagi. Karena itu hentikan percakapan tentangnya, berhenti membayangkan dirinya, dan bahkan buang hakmu untuk mendapatkan dirinya kembali.

Semakin cepat kamu tiba di dalam kesadaran penuh bahwa dia bukan milikmu lagi, maka semakin mudahlah bagi kamu untuk bisa bebas dan memulai hubungan baru dengan orang lain.

Bersihkan…..

Yang dimaksud ialah pembersihan seutuhnya. Pertama, pembersihan kepala. Jika kamu sudah mulai mengingat-ingat dirinya, segera hentikan otak kamu. Kedua, pembersihan hati. Jika hatimu mulai merasa sakit akibat putus cinta, segera pikirkan cara untuk menghapuskan rasa sakit itu. Caranya ialah dengan mengampuni. Jika kamu belum mengampuni kesalahan mantanmu yang menyebabkan retaknya hubungan, maka itu akan menghantui dan bahkan bisa merusak hubungan kamu dengan orang lain.

Belajar…..

Jika kamu sudah bisa tenang, tersenyum tanpa histeris dan air mata ketika kamu mengingat-ingat hubunganmu yang retak tersebut, maka sudah saatnya kamu mengevaluasi dan belajar dari hubungan itu untuk menjadikan hubunganmu yang baru menjadi sesuatu yang lebih baik.

Dengan belajar, kamu bisa menghindarkan diri dari mengulangi kesalahan yang sama dengan pasangan sebelumnya dan memungkinkan hubungan selanjutnya lebih lancar.

Berteman…..

Jika kamu sudah bisa memaafkan dan belajar dari hubungan yang telah putus, kamu bisa menjadikan mantanmu sebagai teman. Jangan pernah jadikan mantanmu sebagai musuh. Jadikan dia teman baik yang bisa memberi masukan yang baik untuk hidupmu.

Batasi…..

Memang sulit bisa menjadi teman baik dengan mantan tanpa perasaan apa-apa. Biasanya, akan banyak kenangan yang muncul tiba-tiba di tengah perbincangan atau pertemuan dengan mantan. Karena itu, agar hubungan dengan orang baru dalam hidupmu bisa lancar, batasi hubungan pertemanan dengan mantanmu. Jangan terlalu sering bertemu atau telepon. Jika kamu ingin memulai sesuatu yang baru, jaga perasaan orang baru dalam hidupmu dan jaga perasaanmu sendiri supaya tidak bercabang nantinya. Fokuslah pada sesuatu yang baru di depan kamu.

Disiplin…..

Disiplin adalah bagian dari pertemanan yang dibatasi. Ini ada hubungannya dengan kegiatan yang kamu buat tanpa ada orang di sekitarmu. Apakah kamu masih menyimpan foto-foto mantanmu dan memandanginya sambil berkaca-kaca saat tidak ada orang lain? Apakah kamu masih menyimpan baju pemberiannya dan ketika memakainya membuat kamu terharu selama berjam-jam? Jika efek mantan terhadap dirimu begitu besar, lebih aman jika kamu mendisplinkan diri dengan membuang foto-fotonya atau minimal menitipkan pada temanmu yang bisa membantumu mendisiplinkan diri. Jika kamu masih hidup dengan sisa-sisa kenangan, itu akan membuat hubungan barumu tersendat.

Baru…..

Ketika bersama orang baru, sebisa mungkin cari tempat baru, dengar lagu baru dan ciptakan sesuatu yang benar-benar baru, tidak meniru hubunganmu yang lama. Sesuatu yang baru akan menciptakan suasana dan kenangan yang fresh!

Jangan bandingkan…..

Jika kamu sudah berani menjalin hubungan dengan orang yang baru, selalu ingat bahwa dia adalah pribadi yang unik dan orang yang benar-benar berbeda dari mantan kamu sebanyak apapun kesamaan yang ia miliki dengan mantan kekasih kamu. Dia adalah orang lain yang butuh dihargai dan dilihat karena keunikannya sebagai seorang manusia. Karena itu, jangan pernah banding-bandingkan dirinya dengan mantan yang mungkin lebih sempurna! Perbandingan akan menjurus ke keretakan hubungan karena satu dan lain alasan.

Jika kamu bisa melakukannya, maka harapkan dan perjuangkanlah hubungan barumu untuk menjadi sesuatu yang sukses hingga ke pelaminan tanpa bayangan masa lalu…..

Sumber : http://www.jawaban.com