Makan Enak Tidur Tak Nyenyak

17 12 2008

Sebuah kata bijak mengatakan bahwa sedikit makanan dapat membawa anda tidur nyenyak, jika bukan mimpi buruk yang anda dapat. Ada jenis pengetahuan yang seringkali tak dapat dibuktikan sama sekali – atau yang lebih buruk, yang terbukti salah. Namun yang satu ini adalah sebuah anjuran yang baik.

Riset telah menunjukkan bahwa makanan pedas atau sangat kaya bumbu yang disantap sebelum tidur memang dapat mengganggu tidur nyenyak anda. Penelitian yang menunjukkan hal ini diterbitkan dalam The International Journal of Psychophysiology oleh sekelompok peneliti Australia.

Mereka merekrut sekelompok pria muda dan sehat dan meminta mereka mengkonsumsi makanan yang diberi saus Tabasco dan mustard pada malam hari dan makanan tidak pedas atau tidak kaya bumbu sebagai pembanding pada malam-malam lainnya.

Pada malam dimana mereka menyantap hidangan yang kaya bumbu, ada perubahan pola tidur mereka. Yang menunjukkan bahwa secara keseluruhan mereka mengalami kurang tidur dan menghabiskan waktu lebih lama untuk mulai tertidur.

Lapar memang sulit tidur, tapi makan malam terlalu nikmat juga berakibat yang sama.





Bruxism, Gigi Gemeretuk Sewaktu Tidur

27 10 2008

Sebagaimana halnya dengan kasus tidur sambil ngorok, bukanlah suatu isapan jempol jika di Australia ada seorang istri minta cerai gara-gara gigi suami suka “ribut” saban kali tidur. Itu cerita dulu, ketika dokter bingung bagaimana menangani teeth grinding, gigi “kreot-kreot” sewaktu tidur. Ditambah lagi obat, cara, atau siasat lain agar kebiasaan “teror” malam hari itu tidak sampai membangunkan teman sekamar belum ditemukan dan dokter sudah angkat tangan

Sukar Dikontrol

Ya, sindroma sendi rahang (temporomandibular jaw syndrome) sering jadi masalah besar karena memang tidak mudah dikontrol dengan cara apa pun. Tidak ada obat penenang apa pun yang bisa mengerem kebiasaan yang berlangsung tanpa disadari. Si pengidap tidur sadar kalau tidurnya suka ribut sendiri. Teman tidurnya yang merasa terganggu, tak cukup sekadar punya rasa cinta dan bertenggang rasa untuk menerima kondisi ini. Terganggu tidur tidak ada urusan dengan rasa kasih. Cinta atau tidak cinta, suara keras gigi beradu, tak segan mengganggu tidur orang yang paling dicintai sekalipun.

Komplikasi Gigi-Geligi

Bukan cuma mengganggu teman tidur, gemeretuk tidur malam juga merusak gigi-geligi. Permukaan enamel gigi akan aus, menipis dan bisa jadi retak. Kekuatan gemeretuk gigi amat keras, sehingga suaranya terdengar memilukan, yang tak bisa diterima normal oleh telinga. Sungguh mengerikan, seakan gigi tergosok batu

Gesekan gigi-geligi digoyang oleh gerakan rahang bawah, mirip kambing sedang memamah rumput. Rata-rata pengidap bruxism permukaan giginya tidak sempurna lagi. Lapisan bening mengkilap giginya sudah hilang dan tampak kasar. Gigi yang sudah begini tentu lebih rentan keropos, selain menjadi goyang bila jaringan gusi sudah semakin longgar dengan bertambahnya usia.

Komplikasi bukan cuma pada gigi-geligi. Lama-kelamaan bisa juga muncul keluhan pada sendi rahang. Merasa ada rasa nyeri di pangkal rahang, misalnya, tanda bahwa sendi rahang sudah menderita saking kerasnya gerakan rahang sewaktu serangan gemeretuk itu datang dalam tidur

Rasa nyeri di pangkal rahang juga bisa dirasakan di dalam telinga (bertetangga dengan sendi rahang). Pada beberapa kasus bahkan bisa membuat penderita susah tidur (kalau pasangan tidur galak atau menjadi marah akibat (bruxism). Pada yang lain mungkin sampai terjadi gangguan dalam makan. Itu semua yang menambah depresi penderita.

Mereka yang “berbakat” (bruxism), serangan gemeretuk giginya menjadi-jadi bila siangnya menghadapi stres yang lebih dari biasanya. Pengalaman stres harian ikut menentukan derajat kekerasan gigi “kreot-kreot.

Tidur para pengidap bruxism umumnya kurang begitu tenang. Jika diamati, mereka kelihatan gelisah sepanjang tidurnya, tanpa ia sendiri menyadarinya. Sering membolak-balik badannya beberapa saat sekali dalam tidurnya, sembari terus mengeluarkan bunyi tak elok dari mulutnya. Bunyi yang tak mungkin bisa dilakukannya dalam keadaan sadar.

Perlu Protektor Gigi

Sekarang sudah banyak ragam alat pelindung gigi selama tidur. Karena memang belum ada obat yang tepat, yang dilakukan medis hanya memberi perlindungan agar komplikasinya tidak sampai cepat merusak gigi. Ada berbagai bentuk protektor gigi yang dipasang (mirip memakai gigi palsu) selama pengidap bruxism dalam masa tidur

Dengan pemakaian protektor gigi, selain gigi pengidap tidak lekas rusak, suara yang muncul pun tentu tidak sekeras tanpa pelindung gigi. Oleh karena terbuat dari bahan lunak yang tidak mengganggu selaput lendir mulut, suara gesekan, kendatipun terjadi juga, tidak menimbulkan suara yang mengerikan lagi

Di Jepang misalnya dibuat sebuah perangkat elektrik, yang diduga dapat menahan gerakan rahang yang tak terkontrol itu. Namun, belum jelas apa berhasil meredam bruxism secara total

Kendati belum menimbulkan keluhan gigi, pemeriksaan gigi-geligi secara rutin perlu dilakukan pengidap bruxism, sebelum kerusakan gigi menjadi fatal dan tak bisa dikoreksi, telanjur terjadi. Akibat gesekan, sudah disebut, permukaan gigi semakin kehilangan lapisan keras gigi yang melindungi gigi dari ancaman zat kimiawi. Bila pelindung ini semakin tipis dan bahkan sudah hilang, gigi mudah sekali aus, keropos dan bolong

Obat Penenang atau Terapi Jiwa

Di mana-mana para ahli bilang belum tahu apa penyebab seseorang sampai rajin gaduh begitu gigi-geliginya. Namun, faktor stres dituduh menjadi biang keladi. Ada tipe kepribadian orang-orang tertentu yang rentan untuk mengidap gigi gemeretuk. Orang-orang penggugup, yang hidupnya tegang tension atau memiliki sikap kemarahan yang ringan munculnya, frustrasi, agresif dan merasa dikejar waktu (serba tergopoh-gopoh), dan hidupnya kompetitif, cenderung jadi begitu

Satu-satunya yang dapat dilakukan pihak medis adalah dengan memberikan obat penenang, antistres. Dengan cara demikian stres sebagai pemicu bruxism bisa diredam dan diharapkan serangan gemeretuk gigi tidak muncul.

Namun, apakah pengidap bruxism harus terus-menerus bergantung pada obat, di situ masalahnya. Sebagian dokter lebih menyarankan memakai protektor gigi, dan kadang-kadang saja memberi penenang, bila stres hariannya benar-benar lagi angot

Sebagian pasien mungkin membutuhkan psikoterapi, terapi kejiwaan, atau mengubah perilaku (agresif, pemarah, sikap kompetitif), dengan behavior modification, misalnya. Selain itu dilakukan juga biofeedback, seperti salah satu cara terapi bagi orang yang ingin menghentikan kebiasaan merokok. Memang tidak mudah mengatasi bruxism.





Jangan Tidur Larut Malam

28 09 2008

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT,GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).

Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.

Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Penyebab utama kerusakan hati adalah:

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama

2. Tidak buang air di pagi hari

3. Pola makan yang terlalu berlebihan.

4. Tidak makan pagi

5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan

6.Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan

7. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit
8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.

Sebab:

Malam hari pk 21.00 – 23.00:

Adalah pembuangan zat-zat tidak berguna / beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 23.00 – dini hari pk 01.00:

Saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas

Dini hari pk 01.00 – 03.00:

Proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur

Dini hari pk 03.00 – 05.00:

De-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran

Pagi pk 05.00 – 07.00:

De-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi pk 07.00 – 09.00:

Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.

Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna.

Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 04.00 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!

Sumber : milist





Posisi Tidur dan Sifat Pria

11 09 2008

Hei, Anda bisa meneropong sifat pria bukan cuma dari hobinya, namun juga dari posisi favoritnya saat dia tidur.

Posisi tidur favorit pria mencerminkan akan menjadi pasangan seperti apa dia.

“Itu indikator terkuat sebab dengan posisi seperti itu biasanya dia merasa paling nyaman,” kata Samuel Dunkell, M.D., direktur Insomnia Medical Services di New York City, yang mempelejari keterkaitan antara posisi tidur dan kepribadian.

Penasaran seperti apa? Yuk intip saja:

1. Full Fetal
Pria yang suka posisi tidur seperti bayi dalam kandungan ini biasanya peka dan mudah tersinggung. Dia selalu menjaga hatinya benar-benar. Biasanya dia memeluk bantal sebagai teman tidur demi keamanannya. Ini mengindikasikan pria tersebut butuh jaminan perasaanya mendapat balasan sama dari perempuan yang diincarnya sebelum dia memutuskan untuk meneruskan sebuah hubungan.

2. Face Down
Jika si dia suka tidur dengan wajah menghadap bantal dan perutnya sebagai tumpuan mengindikasikan dia punya semangat dan energi. Dia jenis laki-laki yang tepat waktu dan cenderung mudah meraih kesuksesan. Satu pesannya: Posisi tidur seperti ini mengindikasikan dia seseorang yang suka mengendalikan. Hati-hati!

3. On His Side
Pria yang hobi tidur dengan posisi ini cenderung pola hidupnya serba teratur dan rasional. Sementara posisi semi fetal ini hanya mengambil sedikit jatah tempat tidur, dia cenderung menjadi seorang giving lover. Tertarik?

4. On His Back
Pria yang tidur dengan wajah dan badan menghadap ke atas cenderung punya rasa percaya diri yang tinggi dan mungkin cenderung menjadi sombong. Kenapa demikian? Dari posisi tidurnya saja terlihat, dia menguasai seluruh tempat tidur dengan badan terekspos sedemikian rupa. Dia ingin menjadi pusat perhatian. Kabar baiknya: Dia orang yang terbuka dan mau mencoba hal-hal baru, baik di tempat tidur atau di luar sana. Asyik juga tuh!

sumber : http://hanyawanita.com





Sleep Apnea (mengorok) terkait kehilangan memori

6 09 2008

Sebuah studi menemukan kelainan sel-sel otak mengecil bila kebanyakan alkohol, demikian pula dengan alzheimer. Studi di Universitas California menunjukkan bahwa orang-orang yang mengalami sleep apnea menunjukkan kehilangan jaringan di daerah otak yang membantu mempertahankan memori. Menurut peneliti utama Ronald Harper, seorang profesor neurobiologi di David Geffen School of Medicine UCLA, temuan mereka mengenai gangguan tidur dapat mengarah pada kerusakan otak serius yang mengganggu memori dan pikiran.

Penderita sleep apnea berhenti bernapas dan sering bangun saat tidur malam, yang mengarah pada kelelahan kronik dan masalah ingatan dan konsentrasi. Penelitian telah menghubungkan sleep apnea dengan peningkatan risiko stroke, penyakit jantung dan diabetes.

Di dalam studi ini, tim UCLA menggunakan MRI untuk memindai otak penderita sleep apnea. Para peneliti fokus pda struktur otak yang disebut badan mamiliari, terletak di bagian dalam otak.

Studi ini menemukan bahwa badan mamiliari dari 43 pasien penderita sleep apnea kebanyakan 20% lebih kecil daripada mereka yang 66 tahun tanpa sleep apnea. hasil ini dipublikasikan di dalam Neuroscience Letter edisi 27 Juni 2008.

Menurut Harper, penurunan oksigen berulang yang dialami penderita dapat mengarah pada kerusakan otak. Kekurangan oksigen selama episode sleep apnea dapat menyebabkan kematian sel-sel otak. Penurunan ukuran badan mamiliari menjelaskan bahwa badan ini mengalami kejadian buruk yang menyebabkan ukuran sel menurun. Fakta bahwa masalah memori pasien terus berlanjut walaupun ditangani gangguan tidurnya menunjukkan kerusakan otak jangka panjang.

Menurut Rajesh Kumar, seorang asisten peneliti neurobiologi, temuan ini penting karena pasien yang menderita penurunan memori dari sindroma lain seperti ketergantungan alkohol dan penyakit alzheimer, juga menunjukkan penciutan badan mamiliari. Dokter yang menangani penurunan memori pada pasien-pasien alkoholik dengan pasien dengan tiamin (vitamin B1) dalam jumlah besar. Para dokter mengira dosis besar membantu dinding-dinding sel untuk pulih, membuat otak dapat digunakan kembali.

Sumber : http://apoteker-online.blogspot.com