Kulit Menjadi Lembut Dengan Jeruk Nipis

25 01 2009

Tentunya anda sudah mengenal jeruk nipis yang terkenal dengan rasanya yang asam. Walaupun rasanya asam, tetapi banyak manfaat yang bisa diambil dari buah yang memiliki kulit buah berwarna hijau kekuningan itu. Salah satu manfaat yang bisa diambil dari jeruk nipis yaitu untuk melembapkan bagian kulit di tubuh yang kering.

Kulit sebagai bagian terluar yang melindungi tubuh dari sengatan sinar matahari, terkadang sering terabaikan perawatannya, sehingga membuat kulit menjadi kering bahkan sampai bersisik. Hal itu sering kali mengurangi kepercayaan diri seseorang pada saat berjabat tangan dengan orang lain ataupun bersentuhan dengan orang lain.

Sebelum anda bersiap mandi, jeruk nipis dibelah menjadi beberapa bagian, lalu siram tubuh dengan air. Potongan jeruk nipis yang sudah dibelah-belah tadi diusapkan ke seluruh tubuh. Pada saat jeruk nipis diusapkan, berikan ekstra penekanan dibagian tubuh yang terasa kering, seperti di bagian lengan, telapak tangan dan kaki (boleh juga diusapkan ke wajah). Setelah itu bilas dengan air, lalu kemudian bisa menggunakan sabun mandi (body soap), kemudian bilas tubuh dengan air dan keringkan tubuh dengan handuk.

Untuk hasil yang maksimal, sehabis mandi anda bisa mengoleskan body lotion ke seluruh tubuh, yang gunanya untuk memberikan kelembapan pada tubuh. Lakukanlah langkah-langkah secara rutin, minimal sehari dua kali.





Merawat Payudara

25 01 2009

Saat seorang wanita hamil, terjadi perubahan-perubahan pada tubuhnya yang memang secara alamiah dipersiapkan untuk menyambut datangnya si buah hati. Perubahan-perubahan itu antara lain berat badan bertambah, perubahan pada kulit, perubahan pada payudara atau susu, dll. Perawatan payudara atau susu sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini karena payudara atau susu merupakan satu-satunya penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin. Inilah karunia Allah yang sangat besar kepada kaum wanita di mana ASI merupakan makanan paling cocok bagi bayi, komposisinya paling lengkap, dan tidak bisa ditandingi susu formula buatan manusia.

Perawatan payudara atau susu selama hamil memiliki banyak manfaat, antara lain:

  • Menjaga kebersihan payudara atau susu terutama kebersihan puting susu.
    Melenturkan dan menguatkan puting susu sehingga memudahkan bayi untuk menyusu.
  • Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga produksi ASI banyak dan lancar.
  • Dapat mendeteksi kelainan-kelainan payudara atau susu secara dini dan melakukan upaya untuk mengatasinya.
  • Mempersiapkan mental (psikis) ibu untuk menyusui.

Bila seorang ibu hamil tidak melakukan perawatan payudara atau susu dengan baik dan hanya melakukan perawatan menjelang melahirkan atau setelah melahirkan maka sering dijumpai kasus-kasus yang akan merugikan ibu dan bayi. Kasus-kasus yang sering terjadi antara lain:

  • ASI tidak keluar. Inilah yang sering terjadi. Baru keluar setelah hari kedua atau lebih.
  • Puting susu tidak menonjol sehingga bayi sulit menghisap.
  • Produksi ASI sedikit sehingga tidak cukup dikonsumsi bayi.
  • Infeksi pada payudara atau susu, payudara atau susu bengkak atau bernanah.
  • Muncul benjolan di payudara atau susu, dll.

Kasus-kasus tersebut insya Allah bisa dicegah dengan melakukan perawatan payudara atau susu sedini mungkin. Berikut ini perawatan payudara atau susu yang bisa dilakukan:

a. Umur kehamilan 3 bulan

Periksa puting susu untuk mengetahui apakah puting susu datar atau masuk ke dalam dengan cara memijat dasar puting susu secara perlahan. Puting susu yang normal akan menonjol keluar. Apabila puting susu tetap datar atau masuk kembali ke dalam payudara atau susu, maka sejak hamil 3 bulan harus dilakukan perbaikan agar bisa menonjol.
Caranya adalah dengan menggunakan kedua jari telunjuk atau ibu jari, daerah di sekitar puting susu diurut ke arah berlawanan menuju ke dasar payudara atau susu sampai semua daerah payudara atau susu. Dilakukan sehari dua kali selama 6 menit.

b. Umur kehamilan 6-9 bulan

  • Kedua telapak tangan dibasahi dengan minyak kelapa
  • Puting susu sampai areola mamae (daerah sekitar puting dengan warna lebih gelap) dikompres dengan minyak kelapa selama 2-3 menit. Tujuannya untuk memperlunak kotoran atau kerak yang menempel pada puting susu sehingga mudah dibersihkan. Jangan membersihkan dengan alkohol atau yang lainnya yang bersifat iritasi karena dapat menyebabkan puting susu lecet.
  • Kedua puting susu dipegang lalu ditarik, diputar ke arah dalam dan ke arah luar (searah dan berlawanan jarum jam).
  • Pangkal payudara atau susu dipegang dengan kedua tangan, lalu diurut ke arah puting susu sebanyak 30 kali sehari.
  • Pijat kedua areola mamae hingga keluar 1-2 tetas.
  • Kedua puting susu dan sekitarnya dibersihkan dengan handuk kering dan bersih.
  • Pakailah BH yang tidak ketat dan bersifat menopang payudara atau susu, jangan memakai BH yang ketat dan menekan payudara atau susu.

Itulah tips-tips perawatan payudara atau susu. Lakukan secara teratur dan sedini mungkin.





Mengalahkan Diri Sendiri

24 01 2009

Dalam hidup ini, bahagia tidaknya kita, kita sendiri yang akan menentukan. Hanya karena kebodohan, kita dibayangi oleh rasa kekhawatiran dan rasa takut yang sebenarnya tidak perlu ada.

Berhati lurus adalah menjaga hati dan pikiran agar tidak mudah goyah oleh godaan. Bagi yang berkepribadian lemah dan berjiwa rapuh akan mudah tergoda pada kesenangan duniawi.

Mata kita hanya melihat benda-benda yang indah, telinga kita hanya akan mendengar suara yang merdu, dan lidah hanya mau mencicipi makanan yang lezat. Tubuh menjadi manja, dan pikiran mengembara ke mana-mana tanpa dapat dikendalikan.

Orang bijak mengatakan bahwa perang yang tidak ada habisnya adalah perang melawan diri sendiri. Musuh yang paling sulit ditaklukkan adalah diri sendiri.

Hati yang bercabang ibarat kuda yang lepas dari kendali. Karena itu kita harus menjaga keseimbangan hati dan pikiran kita. Hindari pikiran yang menyesatkan, karena nantinya akan menimbulkan malapetaka bagi diri sendiri.

Bila kita ingin menuai benih kebahagiaan, taburlah benih kebaikan. Kita mulai dengan menanam bibit-bibit kebaikan, mencabut rumput-rumput ketamakan, kebencian, iri hati, mengairinya dengan ketabahan dan kemurahan hati, serta menyuburkannya dengan memberi pupuk perilaku yang berbudi.

*”Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan”**





Setiap Orang Itu Unik

23 01 2009

Setiap orang itu unik.  Anda memiliki bakat, keterampilan, pengetahuan dan sumber daya yang unik.  Manfaatkanlah itu untuk membantu orang lain dengan sesuai dengan jalanmu.  Belajarlah dari yang lain tetapi jangan membandingkan dirimu dengan orang lain.  Orang lain bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa anda lakukan dan anda bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan orang lain.

Seseorang yang bisa menyanyi dengan baik harus memanfaatkannya untuk menyenangkan orang yang sedang sedih, sakit dan mereka yang membutuhkan peningkatan semangat .

Mereka yang kaya bisa menolong mereka yang membutuhkannya.

Mereka yang punya waktu dan energi bisa menjadi voluntir untuk menolong para manula dan yang membutuhkan bantuan fisik.

Mereka yang punya pengalaman hidup bisa berbagi pengalamannya pada mereka yang membutuhkan.

Anak muda bisa memberikan bantuan yang tidak bisa dilakukan oleh orang tua.

Orang tua bisa memberikan bantuan yang tidak bisa dilakukan oleh anak muda.

Seorang yang profesional bisa memberian bantuan dengan cara tertentu dan orang biasa juga bisa memberikan bantuan dengan cara yang lain.

Kurangannya sumberdaya seseorang disuatu saat bahkan bisa membuatnya lebih efektif disaat lainnya.

Jangan biarkan perasaan bahwa orang lain bisa berbuat lebih mengurangi keberanian anda untuk berbuat kebaikkan. Yang pasti, anda tidak akan pernah tahu berapa besar dampak dari tindakan kebaikkan anda yang kelihatannya kecil bagi anda.

Lebih jauh lagi, anda mungkin mendapatkan kesempatan untuk melakukan kebaikan besar untuk individu maupun kelompok. Kesempatan untuk berbuat baik bisa timbul dengan cara yang tidak diduga duga dan karena anda menjadi orang yang tepat, ditempat yang tepat dan disaat yang tepat untuk melakukan perbedaan yang besar. Jadi tetaplah berfokus keada apa yang bisa anda lakukan ketimbang pada apa yang telah dilakukan, sedang dilakukan atau akan dilakukan orang lain.Tugas hidupmu adalah melakukan apa yang bisa engkau lakukan dan hal ini sepenuhnya tergantung kepada anda sendiri.

“Kindness Grows on Trees”

The author wishes to remain anonymous

Edited by Shmuel Greenbaum and other volunteers

Printed with Permission of http://www.TraditionOfKindness.org

From Kindness: Making a Difference in People’s Lives: Formulas, stories, and insights

By Zelig Pliskin





Hal-Hal Saat Mencuci Rambut Bayi

22 01 2009

Seperti halnya rambut orang dewasa yang selalu di keramas 3-4 kali seminggu dengan menggunakan sampo dan tambahan perawatan lain untuk menyehatkan dan menyuburkan rambut, rambut bayi pun juga harus di cuci. Perhatian yang ekstra pada saat mencuci rambut bayi harus benar-benar diperhatikan. Seperti apa langkah-langkahnya? berikut ini ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan pada saat mengeramas rambut buah hati Anda.

Siapkan air hangat di dalam bak mandi khusus untuk bayi. Pastikan temperatur suhu airnya, jangan terlalu dingin dan juga jangan terlalu panas (hangat-hangat kuku), karena kulit bayi sangat sensitif sekali.

Jeli dalam memilih dan menetukan produk sampo bayi yang aman digunakan sangat diperlukan, seperti bahan-bahan yang terkandung di dalamnya apakah mengadung bahan kimia berbahaya atau tidak, tanggal kadaluwarsa dari produk juga harus diperhatikan dengan seksama dan terutama pilihlah sampo yang tidak pedih di mata si kecil.

Saat membasahi rambut si kecil, pastikan airnya tidak mengenai mata atau telinga bayi. Lalu berikan sampo dan usap-usapkan secara perlahan. Sesekali berikanlah pijatan disekitar kulit kepalanya, namun jangan membiarkan terlalu lama sampo melekat di rambut si kecil.

Saat membilas rambutnya, perhatikan dengan seksama bagian belakang kepala dan lehernya, jangan sampai membuat si kecil keseleo. Gunakan sarung tangan atau sponge untuk membasuh rambutnya dari sampo. Hindari si kecil dari kemungkinan terkena cipratan air atau sampo, karena hal itu bisa membuat iritasi.matanya teriritasi.

Keringkan rambut si kecil dengan handuk berbahan lembut. Jangan terlalu keras saat mengusapkan handuk di kepalanya. Setelah setengah kering, sisir rambutnya dengan sisir yang lembut.





Menyiasati Kepribadian Tipe A

21 01 2009

Setelah dalam artikel “Perilaku Anda bertipe A atau tipe B?” Anda tahu tipe Anda, dalam artikel ini Anda akan dibawa untuk mengetahui langkah-langkah menyiasati tipe A. Langkahnya terdiri dari 4 tahapan, yang diharapkan akan mengurangi perilaku tipe A, dan sebaliknya mempertinggi perilaku tipe B.

Tahap 1.

Mengetahui dan menyadari perilaku tipe B.

· Lihatlah daftar perilaku tipe B. Klik di sini untuk daftarnya.

· Mintalah teman untuk memberikan umpan balik tipe A yang Anda miliki

· Lihatlah ke cermin sepanjang hari. Perhatikan mimik muka yang mengindikasikan marah, tersinggung, atau tegang.

· Tanyalah pada diri Anda sendiri setelah hari berakhir, “Apakah saya telah melakukan sesuatu yang telah menyakiti orang lain?”

· Tanyalah pada diri Anda sendiri setelah hari berakhir, “Apakah saya telah menunjukkan bahasa tubuh dan perkataan yang baik pada orang lain?”

· Setiap hari, tulislah hal-hal yang membuat Anda marah. Catatlah waktu, tempat, pikiran dan tindakanmu ketika itu terjadi. Lihatlah hal-hal sama yang selalu berulang.

Tahap 2.

Adopsi perilaku tipe B dalam gaya hidup Anda

· Ambillah waktu beristirahat tanpa perlu memikirkan apa-apa

· Makanlah dengan santai, dan berjalan-jalanlah ke toko atau jalan-jalan ke taman

· Tersenyum pada seseorang

· Menyendirilah selama beberapa waktu setiap hari

· Perhatikanlah hal-hal yang indah

· Praktekkan teknik relaksasi

· Berhentilah menggunakan bahasa cabul

· Praktekkan kesabaran dan percaya

· Membiarkan diri Anda kalah dalam sebuah permainan

· Biarkan diri Anda untuk diatur orang lain

· Belajar untuk menertawai diri sendiri

Tahap 3.

Tunjukkan kebaikan

· Terimalah orang lain sebagaimana dirinya

· Katakan kepada teman dekat atau rekan bahwa Anda menghargai mereka

· Belilah hadiah kecil untuk seseorang tanpa perlu alasan apa-apa

· Teleponlah atau tulislah email atau surat untuk teman

· Rencanakan makan malam atau nonton ke bioskop untuk memberikan surprise pada seseorang

· Sampaikan salam yang ceria pada keluarga atau rekan kerja atau bawahan

· Carilah kesempatan untuk mengatakan, “Mungkin saya salah,” setiap hari, meskiopun Anda ragu telah berbuat salah.

Tahap 4.

Jauhkan mitos-mitos berikut:

· Saya perlu bertindak memusuhi untuk selalu menjadi yang terdepan.

· Saya tidak dapat berubah, inilah cara saya.

· Menunjukkan cinta dan kebaikan hati adalah tanda kelemahan

· Selalu ada solusi yang benar dan sempurna untuk setiap hal

· Merupakan kelemahan besar bertindak tanpa kepastian atau ragu-ragu.

Sumber : American Institute for Preventive Medicine (2001)





Belajar Dari Monyet

20 01 2009

Mungkin ada yang pernah membaca artikel menarik tentang teknik berburu monyet di hutan-hutan Afrika, Caranya begitu unik. Sebab, teknik itu memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun. Maklum, ordernya memang begitu. Sebab, monyet-monyet itu akan digunakan sebagai hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika.

Cara menangkapnya sederhana saja. Sang pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang dan sempit. Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma.

Tujuannya,agar mengundang monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup.

Para pemburu melakukannya di sore hari. Besoknya, mereka tingal meringkusmonyet- monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan. Kok,bisa ? Tentu kita sudah tahu jawabnya.

Monyet-monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples. Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya. Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula mereka terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat. Jadi, monyet-monyet itu tidak akan dapat pergi ke mana-mana !

Mungkin kita akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet itu. Tapi, tanpa sadar sebenamya kita mungkin sedang menertawakan diri sendiri. Ya, kadang kita bersikap seperti monyet-monyet itu. Kita mengenggam erat setiap permasalahan yang kita miliki layaknya monyet mengenggam kacang.

Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf.

Mulut mungkin berkata ikhlas, tapi bara amarah masih ada di dalam dada. Kita tak pernah bisa melepasnya.

Bahkan, kita bertindak begitu bodoh, membawa “toples-toples” itu ke mana pun kita pergi. Dengan beban berat itu, kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa sadar, kita sebenamya sedang terperangkap penyakit hati yang akut.

Teman, sebenarnya monyet-monyet itu bisa selamat jika mau membuka genggaman tangannya.

Dan, kita pun akan selamat dari penyakit hati jika sebelum tidur kita mau melepas semua “rasa tidak enak” terhadap siapapun yang berinteraksi dengan kita.

Dengan begitu kita akan mendapati hari esok begitu cerah dan menghadapinya dengan senyum. Dan, kita pun tahu surga itu diperuntukkan bagi orang-orang yang hatinya bersih.

” Jadi, kenapa kita masih tetap menggenggam toples-toples itu ? “





Kepribadian Anda bertipe A atau tipe B?

20 01 2009

Mimi memiliki sifat mudah marah, senang berkompetisi dan mudah gelisah. Sebaliknya, Manu memiliki sifat yang berlawanan dengan sifat Mimi. Manu lebih tenang, kurang suka berkompetisi dan tidak mudah marah. Para ahli psikologi menyebut Mimi memiliki perilaku tipe A, sedangkan Manu memiliki perilaku tipe B. Nah, Anda cenderung mirip Mimi atau Manu?

Friedman & Ulmer (1984), dalam bukunya “Treating Type A Behavior – And Your Heart”, mengidentifikasi sebagian ciri-ciri orang dengan tipe A, sebagai berikut:

· Mengepalkan jari dalam pembicaraan biasa

· Menggeremetukkan gigi

· Terobsesi berkompetisi hampir di semua aktivitas, meskipun hanya hal-hal kecil

· Kurang rela kalah meskipun pada anak kecil

· Ingin mendominasi dalam situasi sosial maupun bisnis

· Mudah tersinggung dan tidak sabaran pada orang lain, terutama orang yang kontra

· Memiliki opini yang tidak berubah

· Terlihat kurang mampu menikmati kesuksesan orang lain

· Mudah tersinggung hanya oleh kesalahan kecil yang dilakukan orang lain

· Berkonsentrasi pada hal-hal yang salah dan hal-hal yang bisa menjadi salah

· Tidak mampu menertawakan diri sendiri atau orang lain

· Sangat bangga dengan diri sendiri

· Berpikir bahwa orang lain tidak bisa dipercaya dan memiliki motif tersembunyi

· Merasa kurang menyukai orang lain

· Sering menyalahkan berbagai hal, khususnya kelompok yang besar seperti pemerintah, generasi muda, kondisi ekonomi, dan lainnya

· Sering mengedipkan mata

· Berbicara dengan cepat

· Menginterupsi pembicaraan orang lain, meskipun belum selesai

· Melakukan gerakan-gerakan dengan cepat

· Tidak sabaran

· Memperhatikan kecepatan aktivitas orang lain dan menyarankannya untuk memperlambat

· Sulit untuk duduk diam tanpa melakukan apa-apa

· Tidak nyaman untuk terus duduk di meja setelah selesai makan semua makanan

· Mencoba berpikir atau melakukan lebih dari satu hal pada saat yang sama

Sudah tentu tidak semua ciri-ciri di atas dimiliki orang dengan tipe A, dan bisa saja sebagian cirinya dimiliki hanya dalam kadar rendah. Akan tetapi itulah sebagian ciri-ciri yang biasanya tampak pada orang-orang tipe A.

Berikut adalah sebagian ciri-ciri orang dengan tipe B

· Sabar

· Jarang melihat jam

· Pendengar yang baik

· Menghargai kenyamanan dan keindahan

· Tidak asyik sendiri dengan pencapaian-pencapaiannya

· Bersifat gampangan atau easy going

· Tidak kompetitif

· Membagikan tugas dengan nyaman

· Mengalokasikan waktu khusus untuk memikirkan suatu hal secara khusus

· Bergaya kasual

· Melakukan satu hal pada satu waktu

· Menikmati keberhasilan yang diraih baik oleh diri sendiri maupun orang lain

· Pembicara yang pelan

· Tidak membiarkan diri merasa terburu-buru

· Menikmati hadiah-hadiah

· Senang dengan bersantai

· Mengekspresikan kasih secara terbuka

Hm… mana tipe yang lebih cocok untuk Anda? Jika Anda masih kesulitan mengidentifikasi tipe Anda, cobalah untuk mengerjakan kuis berikut.

Petunjuk

Ingat-ingatlah perilaku yang kerap Anda lakukan setiap hari. Lalu lihatlah pernyataannya, dan perhatikan apakah cocok dengan Anda. Beri jawaban “YA” jika merasa cocok menggambarkan diri Anda dan jawaban “TIDAK” jika merasa kurang tepat dengan diri Anda.

Apakah Anda ………..

1. Menghentikan kalimat orang lain sebelum mereka menyatakan berhenti?

2. Bergerak atau berjalan atau makan dengan cepat?

3. Lebih menyukai ringkasannya ketimbang membaca bukunya?

4. Menjadi tidak sabar dan marah dalam lalu lintas yang macet?

5. Secara umum merasa kurang sabaran?

6. Cenderung kurang mempercayai orang lain?

7. Berusaha melakukan dua atau lebih hal pada saat yang bersamaan?

8. Merasa bersalah jika bersantai atau berlibur?

9. Menilai kualitas kerja Anda berdasarkan bayaran yang diperoleh, jumlah pegawai yang dimiliki atau peringkat sebagai ukuran?

10. Menjadwalkan semakin banyak kegiatan untuk waktu yang semakin sempit?

11. Berpikir tentang hal lain ketika sedang berbicara dengan seseorang?

12. Menunjukkan bahasa tubuh yang gugup seperti menggeremetukkan gigi, meremas-remas telapak tangan, dan lainnya?

13. Mengira Andalah yang lebih banyak memiliki tanggung jawab?

14. Sangat mementingkan kata-kata dalam percakapan

15. Sedikit terbakar ketika pelayanan yang didapatkan kurang standar?

Skoring

Jika Anda menjawab “YA” untuk 10 pernyataan atau lebih, maka Anda cenderung berperilaku tipe A. Ingatlah, kadang-kadang perilaku tipe A hanya muncul dalam kadar yang rendah.

Berhati-hatilah jika Anda memiliki tipe perilaku A atau sering juga disebut kepribadian A. Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ray Rosenman & Dr. Meyer Friedman, dua orang ilmuwan kardiologi, menunjukkan bahwa ada kaitan erat antara perilaku dengan penyakit jantung. Mereka menganalisa ribuan orang dari usia 31 tahun sampai 59 tahun, dan menyeleksinya berdasarkan profil kepribadian; sebagian golongan tipe A dan sebagian yang lain golongan tipe B. Hasilnya, orang-orang dengan tipe A 70% lebih berisiko mengalami penyalkit jantung koroner, meskipun sebelumnya mereka tidak memiliki riwayat gangguan tersebut.

Dr. Rosenman & Dr. Friedman menduga bahwa kepribadian tipe A berasal dari perasaan tidak aman dan rendahnya harga diri. Nah, dalam masyarakat yang berbasis kompetisi, maka perasaan tidak aman mudah sekali muncul. Alhasil tujuan yang ingin dicapai sering tidak realistis dan harapannya pun sangat berlebihan. Hasilnya bisa berupa rendahnya harga diri. Agar merasa aman dan meningkatkan harga diri, maka mereka pun berusaha terus menerus meningkatkan pencapaian; berusaha lebih keras dan lebih cepat. Mereka pun bisa menjadi lebih mementingkan waktu. Tidak jarang mereka menjadi lebih agresif sekaligus kejam, yang muncul karena ketidakmampuan memenuhi ambisi.

Akan tetapi jika Anda memiliki kepribadian tipe A, tidak perlu terlalu khawatir. Penelitian yang dilakukan Universitas Duke menemukan bahwa tidak semua perilaku tipe A tidak sehat. Temuan mereka menunjukkan bahwa hanya 4 karakteristik perilaku tipe A yang sangat dekat kaitannya dengan penyakit jantung, yakni:

1. Permusuhan

2. Secara sinis tidak mempercayai orang lain

3. Mudah dan sering marah

4. Mengekspresikan kemarahannya secara terbuka.

Jadi, waspadalah terhadap keempat perilaku itu. Meminimalkan 4 hal di atas akan membawa Anda ke kehidupan yang lebih sehat.